Hello world!

Not really the first post This is here to serve the purpose of marking the revival of this journal. If you really want to know the content history of the site then… you know the way. Hint: go the archive site.

Sesuaikan Strategi SEO

Memahami Cara Kerja Mesin Pencari

Logis saja kalau anda ingin menempati posisi #1 untuk kata kunci yang dipilih, konsekuensinya anda harus memahami bagaimana cara kerja mesin pencari. Artinya, anda tidak hanya harus tahu faktor apa saja yang digunakan search engine untuk memberi peringkat pada sebuah website, anda juga harus tahu bagaimana mesin pencari membaca halaman situs dan menyusun indeks (topik ini akan saya bahas nanti).

Dalam beberapa tahun terakhir ini mesin pencari sudah banyak mengalami perubahan, dan masih terus memperbarui algoritmanya secara berkala. Jadi pada saat mempelajari bagaimana cara kerja mesin pencari, harus dipahami hal-hal berikut:

  • Paham tujuan apa yang hendak dicapai oleh mesin pencari
  • Bagaimana anda bisa mengetahui perubahan dalam algoritma mesin pencari
  • Bagaimana memperbarui pengetahuan anda atas berbagai perkembangan di dunia mesin pencarian (salah satunya dengan memantau blog ini :) )

Kunci penting dari strategi SEO anda adalah mendapat pengetahuan terkini tentang perkembangan di dunia SEO, terutama tentang berbagai perubahan pada mesin pencari.

Sesuaikan Strategi SEO Anda

Hal terpenting tentang SEO adalah bahwa tidak ada satu formula standar yang berlaku untuk semua. Setiap proyek website perlu penyesuaian yang berbeda dan tepat.

Tentu saja satu formula yang mungkin sudah anda ketahui akan memberikan hasil, namun hasil tersebut tidak akan seefektif rencana yang khusus dibuat untuk kebutuhan proyek tertentu. Walaupun prinsip umumnya tetap sama dan bisa diterapkan pada semua proyek website ada perbedaan pada komponen analisis, kesimpulan, dan langkah selanjutnya sebagai hasil dari kesimpulan tersebut.

Putuskan apa yang harus anda fokuskan, lakukan analisa kompetitif, dan evaluasi seberapa sulit atau mudahnya website anda mencapai peringkat untuk kata kunci tertentu.

Setiap website punya tujuan yang berbeda, tujuan ini yang akan menentukan jenis keyword apa yang ingin anda sasar, bagaimana komposisi audien-nya, seberapa ganas persaingannya, seberapa kuat modal dan waktu yang mampu anda keluarkan.

Pada artikel berikutnya akan saya berikan contoh bagaimana anda menyesuaikan proses SEO pada dua jenis proyek yang berbeda. Silakan subscribe biar tidak ketinggalan.

SEO dan Bukan SEO

Kebanyakan orang – okey, hampir semua orang yang baru nyemplung ke dunia SEO - secara sederhana menyamakan SEO dengan mendapat peringkat #1 untuk sebuah website di Google.

Tapi sesungguhnya SEO jauh lebih luas daripada itu. Ada tiga langkah utama dalam proses SEO:

  1. Seperti bisnis lainnya, anda harus menentukan dan mengidentifikasi target audien anda (target market). Di sini anda bukan hanya menentukan tujuan membuat website dan menggambarkan profil audien, tapi juga memantau persaingan/kompetisi dan mengevaluasi apa yang dibutuhkan agar dapat ‘mendominasi’ sektor atau niche tertentu yang anda masuki.
  2. Anda melakukan langkah-langkah yang perlu untuk membuat website anda mendapat ranking setinggi mungkin di mesin pencari untuk kata-kata kunci (keywords) yang sering digunakan target audien website tersebut. Langkah ini termasuk hal-hal yang anda lakukan terhadap situs itu sendiri (kalau anda membuat website baru sebaiknya pastikan bahwa situs tersebut search engine friendly sejak awal). Kemudian langkah ini juga termasuk melakukan berbagai aktivitas off-site yang bertujuan membuat website lain menaut ke situs anda.
  3. Anda memantau perkembangan website anda di mesin pencari secara konstan atau terus menerus dan melakukan berbagai penyesuaian atas strategi SEO pada saat dibutuhkan.

Perlu dicatat bahwa SEO bukanlah aktivitas online yang ditujukan untuk menghasilkan traffic/pengunjung (atau mempromosikan) website anda. Aneh dengan pernyataan ini? Coba pahami lagi.

Apa yang BUKAN SEO

  • Iklan online (online advertising), yaitu membeli promosi untuk mendapat traffic dari situs lain BUKAN SEO. Ini adalah promosi situs (site promotion) meskipun link promosi yang dibeli bisa saja membantu ranking di mesin pencari.
  • Public relation (press release, iklan pada media masa, review dari blog) BUKAN SEO. Sekali lagi ini adalah promosi situs, yang mungkin bisa menghasilkan tautan ke situs anda.
  • Membuat website yang mengeksploitasi kelemahan pada algoritma mesin pencari dengan tujuan mendapat peringkat #1 untuk kata kunci terpilih dalam waktu yang singkat BUKAN SEO. Ini adalah search engine spamming, yang tidak akan saya bahas lebih lanjut.
  • SEO bukanlah trik untuk mendapatkan sekian ribu pengunjung ke website anda dalam 24 jam.
  • SEO tidak selalu gratis – beberapa teknik SEO yang efektif butuh biaya.
  • Membuat buku dan e-book dan memberikannya secara gratis ke pengunjung situs anda BUKAN SEO.

Namun sebagian besar dari aktivitas-aktivitas yang BUKAN SEO di atas BISA menjadi bagian strategi SEO bila anda ingin melakukannya dengan cara demikian. Jangan lupa bahwa SEO itu sendiri biasanya adalah salah satu bagian dari strategi yang lebih besar untuk mempromosikan situs anda. Pisahkan dan pahami lagi aktivitas promosi lainnya dari aktivitas SEO kalau anda memang profesional.

Link Building – Boleh dan Tidak

Bing akhir-akhir ini mempublikasikan dokumen terbaru tentang link building.

Walaupun fokusnya adalah pada bagaimana Bing menangani inbound links, sebagian besar dokumen itu juga berlaku di Google, Yahoo dan mesin pencari lainnya.

Artikel ini menyarikan poin-poin penting dari dokumen tersebut.

Pentingnya link building

Para insinyur Bing tahu pentingnya link building, maka mereka mendeskripsikannya sebagai berikut:

“Link building is a very important form of self-promotion on the Web. You contact webmasters of other, related websites and let them know your site exists. If the value that you have worked so hard to instill in your site is evident to them, they will assist their own customers by linking back to your site. That, my friend, is the essence of link building.”

Arti singkatnya adalah bahwa reciprocal linking atau tukeran link oke-oke saja. Mereka juga mengingatkan bahwa link building adalah proses yang berkelanjutan.

“Think of link building as your chance to build your reputation on the Web. As your website is likely one of your business’ most valuable assets, consider link building to be a primary business-building exercise. Just don’t make the mistake of believing it will result in instant gratification. Successful link building efforts require a long-term commitment, not an overnight or turnkey solution. You need to continually invest in link building efforts with creativity and time. Good things come to those who wait (and work smartly!).”

Bing merekomendasikan hal-hal berikut:

  • Anda harus membangun website anda sebagai sebuah merek (brand) dan mempopulerkan merek tersebut secara konsisten. Bila situs tersebut berkualitas tinggi, tautan akan datang dengan sendirinya/alami.
  • Anda harus menemukan blogger, website, dan product reviewer yang relevan dengan website anda dan membuat mereka sadar akan keberadaan website tersebut.
  • Anda bisa mempublikasikan press release online yang singkat dan informatif.
  • Anda bisa mempublikasikan expert article pada berbagai direktori artikel.
  • Anda bisa berpartisipasi dalam topik yang relevan di berbagai blog dan forum dan mem-posting tautan/link ke website anda kalau diizinkan.
  • Anda bisa menggunakan jejaring sosial untuk berhubungan dengan dengan orang-orang yang berpengaruh dalam industri yang anda terjuni. Gunakan profil anda untuk menaut ke situs anda.
  • Anda bisa menggunakan email newsletter untuk mengabari konten terbaru di website anda.
  • Anda bisa membuat blog atau forum di website anda.
  • Anda bisa berpartisipasi dalam asosiasi industri yang relevan dan forum online-nya.
  • Anda harus berupaya untuk menjadi pakar yang terpercaya untuk industri yang anda masuki sambil mempromosikan website anda.

Peringatan: hal-hal berikut akan menimbulkan masalah untuk website anda

Seperti halnya Google dan mesin-mesin pencari lainnya, Bing tidak suka dicurangi. Jika mereka mendeteksi pola tautan yang tidak alami, website anda bisa kena penalti. Hal-hal berikut bisa mengaktifkan filter mesin pencari:

  • Situs anda mendapat banyak tautan masuk (inbound links) dalam waktu yang singkat.
  • Kebanyakan tautan masuk berasal dari website yang tidak relevan dan dari komentar blog.
  • Halaman web anda mengandung tautan tersembunyi (hidden link).
  • Anda mendapat link dari link farms atau sistem pertukaran link otomatis.
  • Tautan dibayar yang mengarah ke website anda.
  • Spammer yang sudah dikenal menaut ke situs anda.
  • Situs anda menaut ke spammer yang sudah dikenal.

Inilah yang akan dilakukan Bing kalau mereka menemukan hal yang mencurigakan terkait dengan situs anda:

“When probable manipulation is detected, a spam rank factor is applied to a site, depending upon the type and severity of the infraction. If the spam rating is high, a site can be penalized with a lowered rank. If the violations are egregious, a site can be temporarily or even permanently purged from the index.”

Jadi pada intinya memang perlu upaya dan kerja keras untuk mendapat link yang berkualitas. Para insinyur Bing secara jelas menyatakan ini: “Make no mistake: getting legitimate and highly valuable, inbound links is not a couch-potato task.”

Titik Pada Username Gmail

gmailKalau anda calon pengguna Gmail berhati-hatilah apabila hendak membuat account baru. Apabila username ternyata sudah ada yang menggunakan maka sangat disarankan untuk tidak membuat username yang sama dengan menggunakan titik/dot. Misal: [email protected] sudah ada yang pakai maka jangan membuat account baru seperti [email protected]. Lebih baik membuat username yang berbeda sama sekali dan tidak ada yang pakai.

Karena ternyata pesan yang dikirim ke email dengan titik, terkirim ke email tanpa titik.

Ini mungkin masalah yang sudah terjadi sejak lama, dan seingat saya ini sudah terjadi beberapa kali pada saya sejak beberapa tahun lalu walaupun semuanya spam, tapi kejadian terakhir yang saya alami dan bukan spam membuat saya merasa harus menulis artikel ini.

Jadi beberapa hari yang lalu seseorang me-register email baru di Gmail dengan menggunakan username yang serupa dengan alamat email saya yang sudah lama dibuat. Entah sengaja atau tidak. Kemudian yang bersangkutan membuat account Twitter dengan email tersebut. Dan seperti yang bisa anda duga, email registrasi dari Twitter terkirim ke email saya yang tidak menggunakan titik.

Apakah email yang dikirim hanya disampaikan ke alamat serupa yang dibuat paling awal, atau dikirim ke semua email address “serupa tapi tak sama”? Ini juga belum jelas. Jadi saya tidak tahu apakah ybs menerima email yang seharusnya dia terima dari Twitter atau cuma saya saja yang nerima.

Sepertinya bila skenario terakhir yang terjadi maka ini membuka celah besar untuk dieksploitasi dan disalahgunakan karena kalau anda mau tahu email yang dikirim ke seseorang maka anda tinggal membuat account Gmail baru dengan username yang serupa dengan menambahkan titik pada bagian manapun pada username (ini bukan rekomendasi), dan dari pengalaman saya ternyata Google mengizinkannya, walaupun menurut artikel ini seharusnya tidak bisa.

Sedangkan bila skenario pertama yang terjadi, maka pembuat email berikutnya (dengan titik pada username) dirugikan karena email untuknya tidak akan pernah diterima, dan berbahaya bila email tersebut sensitif karena orang lain yang akan menerimanya. Google mestinya tidak bodoh atau ceroboh untuk membiarkan masalah besar seperti ini.

Terakhir, saya juga belum tahu apakah masalah ini terjadi juga di penyedia email lainnya seperti Yahoo, Hotmail, dll.

Ada yang tahu dan mau memberi tahu? Silakan share di komentar, dan yang berniat buat mencoba saya cuma bisa menyarankan agar tidak melakukannya dengan menduplikasi email orang lain. Gunakan saja email anda sendiri.

Kategori dan Tag Menghilang Pada WordPress Self Hosted

Beberapa kali Kategori dan Tag pada blog berbasis WordPress yang saya kelola sendiri (self hosted) menghilang. Gejalanya halaman depan blog menampilkan “eror 404 – Not found”, kemudian apabila login ke halaman administrasi dan meng-klik “Tulisan – Sunting” maka artikel kita masih ada di sana, hanya semua Kategori dan Tag yang sudah kita assign ke artikel menghilang.

Gejala lainnya, bila kita menambahkan Kategori dan Tag baru dengan nama yang sama dengan kategori yang hilang akan muncul pesan bahwa Kategori yang kita tambahkan sudah ada dan kita tidak bisa menambahkan Kategori atau Tag tersebut, walaupun pada listing tidak ada.

Ternyata penyebab masalahnya sangat sederhana (walaupun sepertinya tidak berhubungan), jangan khawatir ini tidak ada kaitannya dengan instalasi WordPress dan anda tidak perlu install ulang WordPress ataupun me-restore salinan (backup) database – sesuatu yang berulangkali saya lakukan saat itu terjadi :( .

Masalahnya ada pada direktori /tmp pada server hosting yang digunakan. Sepertinya ngga nyambung yah, tapi betul ternyata itulah penyebabnya.

Cara mengatasinya:

  • Kalau anda punya akses root ke server, jalankan perintah berikut:
    df -h
    Perintah ini akan menampilkan status free space pada partisi server. Pastikan /tmp tidak terpakai 100%, dan hapus berkas-berkas yang ada di dalamnya dengan perintah:
    cd /tmp
    find . -exec rm {} \;
  • Atau kalau anda punya akses ke Cpanel, ada tautan bernama “Service Status” pada sidebar Cpanel (kiri bawah). Klik tautan tersebut dan periksa partisi /tmp. Kalau partisi tersebut penuh, hubungi technical support hosting yang anda gunakan, dan minta mereka untuk mengosongkan /tmp.

Sudah saya buktikan sendiri dan memang masalahnya adalah di penuhnya partisi /tmp ini, walau sampai sekarang masih belum mengerti apa hubungannya.

O ya, gejala terakhir yang saya lihat adalah masalah ini bersifat intermiten, kadang ada kadang tidak, ini membuktikan bukan instalasi WordPress dan bukan database yang bermasalah.

Selamat mencoba.