51 Pohon Ditebang Biro Iklan
Dikhawatirkan Memengaruhi Penilaian Adipura
Sebanyak 51 pohon dari berbagai jenis di ruas Jl. Soekarno-Hatta, Kota Bandung, ditebang oleh salah satu biro iklan. Terkait dengan hal itu, Dinas Pertamanan (Distam) Kota Bandung menyiapkan sanksi berat bagi biro iklan yang melakukan pemangkasan tersebut.
Pemberian sanksi akan dilakukan setelah diputuskan dalam rapat antara Distam, Dinas Bina Marga Jabar selaku pengelola Jl. Soekarno-Hatta, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Camat Rancasari dan Cinambo.
“Kita akan rapat untuk membahas permasalahan ini. Setelah pembahasan, kita akan tentukan sanksi yang diberikan. Namun, sanksi tersebut tentu sangat berat agar tidak terulang lagi,” ujar Sekretaris Dinas Pertamanan dan Pemakaman (Distamkam) Arief Prasetya, saat dihubungi “PR”, Minggu (7/3).
Arief mengungkapkan, salah satu kemungkinan sanksi yang akan diberikan adalah penggantian pohon yang memiliki ketinggian dan kerimbunan yang sama. Selain itu, jumlah pohon yang diganti pun lebih banyak dibandingkan dengan yang dipangkas.
“Kita mempertimbangkan untuk meminta penggantian terhadap pohon yang dipangkas. Apalagi persoalannya, Kota Bandung akan menghadapi penilaian tahap kedua (P2) pada program Adipura, termasuk di dalamnya penilaian ruas jalan dalam hal kehijauan, kerindangan, dan kerimbunan,” ucapnya pula.
Khawatir
Arief mengaku khawatir akibat pemangkasan tersebut, penilaian Kota Bandung dalam perebutan penghargaan Adipura menjadi turun. “Kita khawatir penilaian akan turun. Makanya, akan dicari solusi terbaik dan paling efektif terhadap masalah tersebut, diantaranya mengganti pohon dengan ukuran yang sama di lokasi yang sama pula,” tuturnya.
Sebelumnya, sebanyak 51 pohon di median Jl. Soekarno-Hatta, sekitar Metro Indah Mall (MIM) dan Pinus Regency, dipangkas oleh salah satu biro iklan. Pohon yang dipangkas terdiri atas pohon anting-anting 22 batang, pohon kersen 6 batang, dan pohon dadap merah 23 batang.
Keterangan yang dihimpun “PR” menyebutkan, pemangkasan dilakukan Jumat (5/3) malam dan baru diketahui Sabtu (6/3) pagi. Menurut Arief, pemangkasan dilakukan karena pohon-pohon tersebut dinilai menghalangi papan reklame di median jalan.
Sumber: Pikiran Rakyat 8/3/2010
zzz
Kalau bukan karena Adipura tidak akan dipedulikan barangkali.
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
Like