Apa Tujuan Situs (Website) Anda?

Facebook It:SukaBiasaBenci

Pada artikel seri Panduan SEO kali ini akan dibahas tentang tujuan – atau tepatnya adalah kegunaan – dari situs anda. Untuk siapa? Pada gilirannya adalah untuk anda, tapi sebelum anda ‘mendapat’ giliran anda harus ‘memberi’ dulu. Jadi tujuan atau kegunaan situs ini pada awalnya adalah untuk user/audien.

  • Bagaimana situs anda memecahkan masalah utama para target audien-nya?
  • Informasi apa yang disajikan untuk pengguna?
  • Tindakan pengguna apa yang anda inginkan pada tiap halaman yang disajikan, dan bagaimana tindakan ini terkait dengan tujuan utama anda?

Mungkin sekarang anda berpikir; itu bukan SEO!

Anda benar. Poin-poin di atas memang bukan SEO tradisional. Hanya harus dipahami bahwa SEO sudah sangat banyak berubah sejak beberapa tahun terakhir, saat para pelakunya sadar bahwa SEO hanyalah satu bagian saja dari proses monetisasi situs. Skill SEO berbeda dengan skill web desain atau copywriting, tetap anda harus tahu elemen keduanya (web desain/copywriting dan SEO) agar hasil SEO terkonversi dengan baik.

Apa gunanya trafik gratis (dari SEO) kalau tidak ada mekanisme untuk mengubahnya menjadi income?

Kita akan bicara tentang conversion analysis nanti, untuk saat ini buatlah list tentang:

  • Informasi/fungsi/halaman apa yang akan disajikan situs anda pada penggunanya?
  • Bagaimana poin-poin pertama di atas berperan dalam mencapai tujuan primer (dan sekunder) situs anda?
  • Langkah apa yang anda ingin para pembaca lakukan di halaman-halaman tersebut?

Setelah membuat list, waktunya mengevaluasi situs anda untuk menilai kondisinya saat ini dan membandingkannya dengan kondisi yang seharusnya.

Analisa Situs yang Sudah Ada (Existing)

Evaluasi situs anda dengan mengikuti ceklis berikut:

  • Apakah sudah fokus pada masalah utama audien? Kalau belum, kenapa, dan apa yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya?
  • Apakah sudah memberikan semua informasi yang diperlukan? Kalau belum, kenapa, dan bagaimana anda akan melakukannya?
  • Apakah setiap halaman ada hubungannya dengan tujuan primer/sekunder yang ditetapkan? Kalau tidak ada, berarti tidak ada gunanya. Bisakah dihilangkan atau ditempatkan di halaman yang lebih relevan?
  • Apakah setiap halaman punya satu tujuan yang jelas? Halaman depan dan halaman kategori biasanya memang kurang fokus, tapi tiap halaman internal sangat bisa dibuat fokus dan memang seharusnya punya satu (dan hanya satu) tujuan dari eksistensinya.

Sekarang posisikan diri anda sebagai pengguna, yang baru saja ‘mendarat’ pada sebuah halaman internal melalui pencarian di mesin pencari.

Apa yang kira-kira anda inginkan?

Tentu jawabannya tergantung pada konteks dan manfaat situs tersebut, tapi kalau anda bisa mengadopsi landasan berpikirnya dan menerapkannya pada setiap halaman, maka anda akan memiliki situs yang sangat fokus, yang tidak hanya menghasilkan trafik tapi juga meng-konversi-nya menjadi income.

Situs Baru

Biasanya lebih mudah membangun situs dari nol yang langsung fokus pada konversi dan on-site SEO yang baik daripada mengoptimasi dan mengembangkan situs yang sudah eksis.

Di sisi lain, existing website biasanya sudah memiliki backlink sehingga upaya link building selanjutnya bisa lebih mudah (atau mungkin masalah saat URL banyak berubah), plus sudah ‘dikenal’ mesin pencari.

Kalau sudah dipertimbangkan dengan matang dan ada gambaran tentang tujuan situs anda, maka saat redesign adalah waktu yang tepat untuk fokus ulang. Anda bisa melakukan proses SEO, content writing dan konversi sejak dari awal.

Indikator Keberhasilan dan Monitoring

Konsekuensi penetapan tujuan adalah anda juga harus menentukan indikator keberhasilan dan memantau perkembangannya.

Misal, untuk sebuah situs, saya menetapkan indikator keberhasilannya (dalam 1 tahun) sebagai berikut:

  • 3.000 hits per day. Niche yang digarap punya ruang yang lebih besar, tapi kisaran tersebut saya tetapkan sebagai target minimum.
  • $500 per bulan. Saya menggunakan affiliate program, direct advertising dan AdSense.
  • Menempati halaman #1 (top 10) untuk kata kunci utama, dan top 5 untuk kata-kata kunci lapis kedua dan ketiga (long tail keywords).
  • Terbentuk komunitas (forum) dengan sedikitnya 250-500 member aktif.

Tujuan di atas sangat mungkin dicapai, itu adalah target minimum (trafik dan revenue) yang bisa saya harapkan kalau melakukannya secara fulltime.

Bagaimana anda mengukur sukses? Untuk sebagian item – seperti AdSense dan keyword ranking, tujuan anda mungkin sangat berbeda, tergantung pada seberapa kompetitif target niche dan sebanyak apa trafik harian yang bisa diharapkan dari kata-kata kunci yang diincar. Posisi #1 untuk keyword populer bisa menghasilkan 10.000 hits per day dengan mudah, tapi kompetisinya juga pasti sengit.

Anda harus melakukan keyword research dan analisa persaingan sebelum bisa mematok indikator keberhasilan.

Kalau indikator keberhasilan sudah ditentukan, lakukan monitoring bulanan (untuk trafik dan search ranking akan saya tunjukkan tools-nya). Kalau tidak terlihat ada perkembangan setiap bulannya, maka anda harus melakukan evaluasi dan cari tahu di mana masalahnya.

Artikel lain yang terkait:

  1. SEO: Penentuan Tujuan
  2. SEO: Faktor Penilaian Berdasarkan Situs
  3. Siapa Target Audien Anda?
  4. Pentingkah Faktor Kecepatan Loading Situs?
  5. Membuat Rencana SEO
zzz

Subscribe by Email


« Dapatkan artikel terbaru. Masukkan email dan ikuti petunjuknya