Apakah Situs Web Anda Termasuk Spam?
“Apa yang dimaksud webspam? Apa itu black/white hat SEO? Bagaimana mesin pencari mendeteksi web spam? Kenapa ethical SEO? Grey hat SEO?”
Bing merilis artikel pada blognya tentang web spam. Menurut definisi Bing, web spam adalah
“unwanted web content that uses overtly manipulative techniques in an effort to fraudulently attain undeservingly high ranking in search engines.“
Kenapa web spam jadi masalah?
Saya yakin anda sudah tahu jawabannya. Yaitu karena mesin pencari ingin menampilkan situs-situs yang relevan pada halaman SERP mereka untuk memuaskan penggunanya. Kalau halaman web spam ditampilkan pada SERP, maka pencari akan kecewa karena hasil yang didapat tidak sesuai dengan apa yang dicari.
Bagaimana Bing mengklasifikasi web spam?
Bing menyaring spam berdasarkan dua jenis sinyal: page-level dan link-level.
- Page-level spam adalah teknik-teknik SEO curang (atau dikenal sebagai black hat SEO) pada sisi on-page. Teknik spam on-page ini antara lain hidden text, keyword stuffing, doorway pages dan cloaking.
- Link-level spam adalah teknik-teknik linking strategy curang (off-page). Misalnya seperti menggunakan jaringan pertukaran link otomatis, atau dengan men-setup banyak domain dengan halaman-halaman yang dibuat secara otomatis dan saling menautkan satu domain dengan yang lainnya.
Kalau salah satu teknik spamming ditemukan oleh Bing pada salah satu sinyal saja maka halaman terkait akan ditandai sebagai spam.
Apakah halaman web spam diberi hukuman?
Para insinyur Bing sedang gencar mengembangkan teknik untuk mendeteksi webspam, dan memang penalti akan diberikan kalau halaman webspam ini ditemukan.
“We penalize those sites with actions commensurate with the egregiousness of their offenses, ranging from rank neutralization (intentionally lowering their organic page rank) to permanent expulsion from the index.“
Meskipun pernyataan ini dikeluarkan oleh Bing, saya pikir tidak ada bedanya dengan Google. Bahkan Google kelihatannya lebih ketat lagi soal web spam ini. Kalau anda tidak mau ambil resiko dengan ranking situs anda di mesin pencari, maka pilihan anda adalah menggunakan metode-metode SEO yang etis (white hat SEO).
Penggunaan teknik black hat memungkinkan anda mendapat posisi tinggi di mesin pencari dalam waktu singkat. Tapi percayalah, bahwa mesin pencari akan menemukan kecurangan tersebut cepat atau lambat, dan resikonya situs anda akan dihapus sepenuhnya dari indeks pencarian.
Di sisi lain, ethical SEO butuh waktu lebih lama untuk mencapai posisi tinggi di mesin pencari. Namun pertumbuhannya akan lebih stabil dan hasil jangka panjangnyapun jauh lebih baik. Penggunaan black hat SEO akan balik menusuk anda.
Q: Omong-omong, spam itu apa mas?
A: Yang pasti bukan merek kornet, coba klik arti spam disini.
Tag: bing • black hat • grey hat • mesin pencari • seo • web spam • white hat | Topik: Online
Artikel sejenis:
- Perlukah Anda Mengetahui Black-Hat SEO?
- Apa Tujuan Situs (Website) Anda?
- SEO: Faktor Penilaian Berdasarkan Situs
- Google Geotargeting
- SEO: Sudahkah Anda Lakukan Dengan Benar?
- Pentingkah Faktor Kecepatan Loading Situs?
Kata kunci pencarian:
web spam, apakah situs, arti scraping ip, cara membuka web filter violation, cara ngecek domain web agar tidak kena spam, cara ngecek spam pada web, dhany web id, situs web apakah itu ?,
Mau dikabari saat ada Artikel baru? Subscribe via Email | Feed
Latest Tweet @danzell: Dofollow Blog List Vol.2: Dofollow Bloglist Volume 2 Subscribe to get the text version list… http://goo.gl/fb/hhnbP #


apakah blog kopi paste termasuk spam mas??
hmmm… mudah2an blogku g tergolong spam hehe..
Thanks atas infonya, Mas. Tentu ini bermanfaat sekali buat saya untuk menambah pengetahuan.
@yos, sangat mungkin.
@wahyu, amin…
@M Mursyid, sama-sama.
semoga blogku gak ketangkap sat-spam
sip infonya mas
salam kreatif dari kalimantan tengah
lho aku tadi dah komen kok kag muncul,…jangan-jangan ketangkep sat-spam yang jaga blog ini
Muncul kok pak, nggak nyangkut sedikitpun di pos satspam.
heheh hampir nyerempet spam kalo ngak diingetin
Nah masalah hidden text, dengan trik css, seperti display:none, apakah itu termasuk trik spam?
gw ada beberapa pake display:none, seperti untuk akses option:
– skip to main
– skip to sidebar
jadi keterangan itu baru kelihatan kalau di disable cssnya. gimana untuk kasus itu?
Trus gw sempet terapin kasus webnya “Accessites.org”. Kasus situs itu kalo kita disable image di halaman postingan untuk tag
h1itu: [judul blog + judul postingan], baruh2[judul postingan].satu lagi yah, ini misalnya (pertanyaan bodoh), sebuah blog yang sudah punya “trus” ternyata melakukan melakukan cara2 spam (tanpa sengaja), apakah akan di pinalti juga?
blognya yuni buka bog spam euy…..
tadi saya nanya2.. katanya harimulya dot com bukan spam…
Ada cara praktis buat ngecek apakah blog kita termasuk webspam ato tidak?
berarti blog saya sepam juga donk
Knapa ya email ku kok bnayak spam nya??
wah punyaku kayanya bisa jadi tersangka spam deh. kaalo mo dirubah berarti perlu sedikit kerja keras nih..
@choen; Ga masalah. Lagipula maksudnya hidden text kalo warna font & background sama. Kalopun nantinya soal hidden text ala CSS ini dipertimbangkan SE, selama minor sih gw pikir fine aja. Mungkin jadi problem kalo diterapkan pada >50% content.
Soal heading, disini juga begitu, judul artikel individu h1. Untuk frontpage, judul situs/tagline yang h1, judul(-judul) artikel h2. Nah, tapi mungkin ini konflik sama aksesibilitas/usabilitas, soal ini konsul lagi aja sama bli dokter deh.
Last question gw ga bisa jawab. Tiap SE punya policy sendiri, bisa aja standar ganda.
@yuni, @Hari Mulya; yaqien??
@Nasir; coba googling site:NamaDomain kalo muncul hasilnya berarti situs situ masih keindeks (not flagged as spam, at least di google).
@yudi, @hersu; segeralah bertobat.
@wildan; ini beda topik dan banyak penyebabnya, kalo ada kesempatan nanti saya coba tulis soal email spam.
informasinya sangat membantu mas… mudah-mudahan blog saya tidak kena spam plus ketangkap satpam heee… mudah2 semua blog kita sahabat blog semuanya aman2 aja mas yah… supaya dunia blog tetap beryanyi dan berwarna….
untunglah blog saya bukan termasuk webspam…
tulisan yg bagus dan bermanfaat sob…lain waktu aaya bakal sering berkunjung kesini…
salam, ^_^
tulisan yg informatif sekali kang dhany…trimakasih sharenya…
harus banyak belajar tentang web disini..
salam persahabatan dari saya..
mudah²an blog saya bukan webspam yg selalu di uber² sateppaam..
thx for your share..
nanya lagi ya Pa Dhany, maklum masih awam, ngak papa kan
1. misalnya, gw komen di blog ini pake nama keyword langsung, contoh pakai nama sebuah kontes, apa itu kita melakukan spam off-page?
2. kalau tukeran link pakai nama keyword gimana?
3. misal gw punya web jualan, trus gw pasang iklan langsung di sepuluh blog secara bersamaan, ini juga gimana yah? ada ngak sih prosedur standar agar memang iklan ngak dianggap spam?
makasih sebelumnya ya.
oh iya kok ngak fungsi “kirim email kalau ada komentar baru”
choen,
1. Ingat lagi konsep “trust” dalam konteks link evaluation: http://dhany.web.id/seo-site-based-ranking-factors.html
Kalau yang menaut dan ditaut kurang punya kesamaan (relevancy) maka:
- Yang menaut berresiko kehilangan trust kalau terlalu banyak outbound link yang irelevan (makanya default setting komentar adalah nofollow).
- Yang ditaut mendapat skor relevansi yang kecil.
Apakah itu tindakan spam? Dari sisi SE bukan juga, karena SE tidak peduli apakah suatu keyword spam atau bukan (kata siapa ‘viagra’ spam?), tapi jangan lupa kerelaan dari yang punya blog dan cara kerja filter spam seperti Akismet dkk (ada alasannya kenapa ‘viagra’ dikaitkan sebagai spam).
2. Sama. Note: Bisa saja cara 1 & 2 menunjukkan hasil, karena kita belum ngomong soal persaingan. Untuk keyword yang ‘sepi’, trik tukeran link bisa ‘ngepek’. Tapi coba tembak keyword yang populer. Dijamin tidak akan efektif, dan hasilnya kurang permanen.
Kalau mau ngepek pada tingkat persaingan tinggi, harus dapatnya sebanyak mungkin. Resikonya;
cara 1, kejegal blacklist kalo blog owner gak suka
cara 2, tukeranlah dengan puluhan ribu blog ber-PR rendah (berarti naut balik ke puluhan ribu blog lain) dan/atau bayar mahal ke belasan blog PR tinggi buat pasang one-way link.
3. Iklan gimana dulu nih? Kalo pasangnya di komentar, resikonya seperti diatas. Kalo beli space iklan ya ngga masalah, cuma di limit waktu tayang aja, tinggal ukur efektivitasnya (ukurannya apa? posisi SERP atau jumlah buyer?). SEO & link building ini cenderung seni juga. No hard and fast rules.
Fungsi ‘kirim email’ jalan kok. Cuma kali ini ‘on’ by default. Masuk junk folder email situ kali.
btw, kok google adsense nya bisa muncul ya mas??
keren tuh… jangan2 bisa konten bahasa Indonesia to??
hohohoho…
aku pernah buat blog kopas semua, dan ditangkap sama blogger sebagai blog spam, hehehe… sekarang mah kapok main black hat…
apakah yang terkena spam itu bisa berdampak buruk ya om, wakh kalo begitu bahaya dong
@ndop; mbokya di-klik (hihi… tos violation dah), jangan cuma dipertanyakan.
@beranda jiwa, siapakah namamu pak/bu? btw. alamat URL-nya gak bisa dibuka, daripada broken link saya hapus aja ya. baca lagi rule berkomentar. makasih.
waaahhhh mesti sewa satpam neh biar gak gampang kena spam ?? xixixixi ^_^
untuk jangka panjang memang lebih baik untuk tidak melakukan black seo. kebanyakan penggunanya lebih mementingkan pr terlebih dahulu sih….
bagi saya mending lambat tapi pasti…..
Maunya cepet top tanpa mau kerja keras sehingga memanipulasi dengan cara tertentu agar menjadi top-rank dalam pencarian mesin mencari. Tapi kalau isinya bagus sih ya masih mendinglah, daripada udah spam isinya sampah juga… Yang penting sih buat saya adalah isi (dalam membuat blog atau situs) masalah top sih buat saya nggak begitu penting. Hehehe…
iya mas main yang lurus2 aja ya.. gak perlu lah yang curang2
wah, pinter juga nih para insinyur bing, bisa mendeteksi web2 yang spam dan yang bukan. dg menggunakan teori apa pun, ternyata cara2 yang jujur dan elegan itu lebih terhormat, yak, ketimbang pakai trik2 yang sarat kebohongan.
pusing bro mikirin ini..
bagi saya yang penting ngeblog terus
Ngga sengaja mampir sini, entah di atas itu maksudnya saya atau bukan.
Menanggapi @choen, cara hidden menu skip link itu disebut legal menurut standar Web dan mesin telusur Internet. Hanya saja, menurut saya dan beberapa pengguna, kurang usable bagi pengguna desktop. Lebih baik tetap visible.
Pertanyaan buat Kang Dhany,
banyak situs sekarang makin berusaha menangkap peluang muncul pertama di SERP dari hasil pencarian tentang apapun yang memungkinkan dijadikan objek. Misalnya menyerap hasil pencarian situs lain, hasil tagging blog lain, excerpt pasokan balik/feed, dll. Apakah itu bisa dimasukkan sebagai spam web?
@annosmile; entar juga biasanya kepikir bro.
@dani, Scraping content? Itu sudah jelas webspam dok. Saya pernah eksperimen soal ini. Hehe… dan memang seringnya masuk supplemental index di Google (katanya sih sudah tidak ada), atau omitted result. Btw. kok bisa nggak sengaja dok? Diatas itu memang maksudnya Bli Dani.
Entah bisa disebut scraping atau tidak. Jika mengutip seluruhnya mungkin terlalu jelas sebagai scraping. Tapi ini hanya beberapa kata kunci dari konten, excerpt dari feed, atau sekadar tags yang “ditangkap”. makin “canggih” aja dah pokoknya.
Ini murni ngga sengaja mampir.
Tetap scraping. Justru kebanyakan feed memang cuma ngasih excerpt, kalo yang nge-scrape bisa full content malah canggih (atau primitif; copas manual).
Kadang ‘scraping’ memang sengaja disediakan dan diizinkan, misal Amazon, Commission Junction dan berbagai layanan affiliate menyediakan API untuk ini. Tapi di mata mesin telusur internet tetap webspam kalau mayoritas konten scraper tidak unik.
Yang penting sih menghindari spam hunter, adalah jangan menjadi spam…
Kalau blog itu sama dengan web gak?
masih agak bingung juga sich membedakan tapi semoga punya q bukan spam
saya make trik black hat dan juga white hat. tentu terasa bedanya yg black hat. bisa di cari kok di forum digitalpoint. ups. hehe, yg pasti blackhat itu cuma btuh 2-3 hari alexa langsung kering, eh langsing. hehe, nembus angka 500 ribuan pertama kali daftar. bagaimana dengan google? wah, lebih expert tuh. alogaritmanya gak bisa di tebak, dia gak buka dapur umum. hehe, jadi mungkin punya saya yg termasuk SPAM, dengan kata lain. whatever lah! hehe. cos, dulu cuma pengen tahu, ketagihan, terus tobat. eh. tetep aja sisa blackhatnya nempel di blog. jadi white hat aja sekarang. yah, buat content menarik ajah.
informasi menarik Mas. Memang sangat disayangkan apabila sudah giat ngeBlog eehh… ternyata dianggap spam oleh beberapa pihak search engine yang berakibat ngedropnya rank.
@Qori; blog itu salah satu jenis website.
@dhedhecuit; jauhilah syetan duplicate content.
@hanifIM; forum DP, BHW, WF hehe… tobat nih ye…
@cah ndeso; ngeblognya jangan buat mesin pencari dong.
Saya pernah dengar bahwa google masih menerima wajar jika sebuah blog / web menerima 50 Backlink / hari ..dan angka 50 itu merupakan batas maksimum kewajaran mata google terhadap spam..Apakah benar Kang?? Terus saya pernah komen di suatu blog yang sudah terkenal dan halaman yang terindexnya pun sudah banyak, ketika sekali komen di sana, (kebetulan blog menggunakan recent komen yang ngasih link balik…saya langsung menerima BL 500 lebih dalam 3 hari, tapi gak da pengaruh apa-apa malahan google makin mesra za dengan blog saya tsb. Dan tentunya ini membuat saya semakin bingung tentang apa yang diiinginkan Om G ..
Mohon pencerahannya Kang…hatur nuhun
Spekulasi saja. Kalaupun memang ada threshold pada angka itu dan masuk sandbox, selama konten yang ditautnya unik dan relevan Google akan menyesuaikan lagi dalam beberapa saat/hari/minggu. Apalagi kalau kemudian yang menaut punya trust bagus di mata Google.
Misal kalau Kang Mukhtaruddin ini jadi satu-satunya orang yang tahu kebobrokan Obama lalu mengabarkannya di situs sampeyan. Dalam satu hari dapat ratusan link dari berbagai situs, kemudian puluhan ribu link dalam 2 minggu berikutnya. Kemungkinan besar masuk kotak pasir dulu, apalagi kalo sebelumnya situs Kang Mukhtaruddin tidak ‘trusted’, tapi kemudian Google akan ‘menyadari’ bahwa halaman itu adalah satu-satunya/salah satu sumber yang bonafid karena ditaut juga oleh situs-situs terpercaya lainnya, ya udah, nonjok banget ke atas.
Angka ini kemungkinan besar tidak fixed, tapi variatif. Yang tahu pasnya cuma Google.
Soal komentar, tidak akan ‘ngepek’ karena 500 tapi dari satu IP/domain, counted as one. Itupun kalau dofollow. Kalo tidak, semakin nggak ‘ngaruh’
sampeyan rajin banget mbales komentarnya satu satu, dijelaskan secara rinci pula… hohoho… salut buat profesionalitasnya.
biar kalo ada yg nanya lagi tinggal kasih link komentarnya aja. situ yang rajin, jam 3 masih ngisi komentar.
Dengan mengetahui web spammer kita dapat lebih berhati-hati. Artikel yang bagus. Terima kasih atas infonya