Google Save My Bucks

Facebook It:SukaBiasaBenci

 

Tepat 1 Januari kemarin saya dapat order untuk menulis review dan memasang link di salah satu blog niche saya. Ngga besar, cuma $50 untuk 2 artikel (@200-250 kata) dan satu link di blogroll.

Order ini datang tanpa melalui jasa broker review, tapi lewat salah satu konsultan SEO di Crestview, Florida untuk sebuah situs e-commerce tentang home furniture. Kesepakatan harga terjadi pada tanggal 15 Januari 2010, dan order selesai dikerjakan pada 21 Januari 2010 (lama yah… maklum lagi distracted sama kerjaan kampus) dengan email konfirmasi dari saya bahwa order sudah dilaksanakan.

Dalam deal sudah saya sebutkan untuk melakukan pembayaran maksimal 7 hari setelah pekerjaan saya nyatakan selesai sambil meminta koreksi apabila pekerjaan masih belum sempurna. Kenyataannya, sampai molor hampir 2 minggu dari tanggal yang disepakati pembayaran tidak kunjung hadir dan tidak ada komunikasi apapun. Saya juga tidak menanyakan lagi, biar saja, yang tidak profesional bukan saya. Saya putuskan untuk langsung menghapusnya.

Nah, yang menarik, 2 minggu setelah penghapusan itu (pada tanggal 2 Maret ini) pihak peng-order mengirim email yang berbunyi sebagai berikut:

“Dhany,
I have officially received payment from xxxxxxxxx.com for these links.  Can pay you today by PayPal for $50 as agreed.  How long before the links are back up?
David”

Uh… oh… kenapa engga ngobrol dari dulu sih. Login ke WordPress (mau coba undo penghapusan), wah… ternyata belum versi 2.9.x – gak ada fitur Undo.

Kebetulan saya pasang plugin WP-DBmanager (untuk backup database wordpress) yang punya fitur kirim email salinan backup pada interval waktu yang ditentukan. Cek email… loh kok kiriman terakhir cuma sampai Februari 2009. Cek setting plugin… weleh ternyata setupnya ngga beres, walhasil tidak ada salinan sejak bulan tersebut.

Coba cek arsip di archive.org. Alamak… arsipnya cuma ada sampai Juli 2008 (blog niche tersebut sempat vakum beberapa bulan) dan dinyatakan bahwa material arsip hanya ada untuk 6 bulan ke belakang. Pantes.

Huff… hampir saja kirim email balasan, yang hendak menyatakan kalau order tidak akan bisa di-recover (salah sendiri :D ), kalau tidak ingat langkah terakhir ini.

Googling seperti biasa untuk permalink artikel orderan (ada salinannya pada email konfirmasi job accomplished yang saya kirim sebelumnya ke si David). And… voila… hasil query ditemukan dan link ‘Cached’ tampil dengan manisnya. Klik, terbuka versi ‘tembolok’, Save, dan dengan gagahnya kirim email balasan untuk mas David sebagai berikut;

“David, I can bring them back up right now as we speak, but I need to see the goodwill by you sending me the payment first.
You can pay me in half if you don’t trust me that much and I will still recover them all, but if you don’t pay me in full within 24 hours, I will have to remove them again.
Fair enough?
Dhany”

Hehe… apakah kang David akan menepati janjinya. We’ll see. Nanti saya update lagi posting ini. Mungkin kalau tidak ditepati pun jadinya adalah pengalaman yang bisa saya ceritakan ini.
Btw. nggak usah nanya blog niche-nya apa. :mrgreen:

UPDATE: David ternyata … (lihat komentar no. 11).

zzz

Subscribe by Email


« Dapatkan artikel terbaru. Masukkan email dan ikuti petunjuknya