Apa Tujuan Situs Anda?

Pada artikel seri Panduan SEO kali ini akan dibahas tentang tujuan – atau tepatnya adalah kegunaan – dari situs anda. Untuk siapa? Pada gilirannya adalah untuk anda, tapi sebelum anda ‘mendapat’ giliran anda harus ‘memberi’ dulu. Jadi tujuan atau kegunaan situs ini pada awalnya adalah untuk user/audien.

  • Bagaimana situs anda memecahkan masalah utama para target audien-nya?
  • Informasi apa yang disajikan untuk pengguna?
  • Tindakan pengguna apa yang anda inginkan pada tiap halaman yang disajikan, dan bagaimana tindakan ini terkait dengan tujuan utama anda?

Mungkin sekarang anda berpikir; itu bukan SEO!

Anda benar. Poin-poin di atas memang bukan SEO tradisional. Hanya harus dipahami bahwa SEO sudah sangat banyak berubah sejak beberapa tahun terakhir, saat para pelakunya sadar bahwa SEO hanyalah satu bagian saja dari proses monetisasi situs. Skill SEO berbeda dengan skill web desain atau copywriting, tetap anda harus tahu elemen keduanya (web desain/copywriting dan SEO) agar hasil SEO terkonversi dengan baik.

Apa gunanya trafik gratis (dari SEO) kalau tidak ada mekanisme untuk mengubahnya menjadi income? … selengkapnya

Google Buzz Social Media Baru

Google Buzz resmi diluncurkan, layanan jejaring sosial baru ini akan meramaikan persaingan social media yang saat ini didominasi Facebook dan Twitter. Google Buzz merupakan perluasan (yang sangat luas) dari Gmail.

Fitur-fitur utamanya antara lain:

  • Auto following
  • Pengalaman berbagi yang cepat (khas Google) dan “penuh warna”
  • Public & private sharing
  • Terintegrasi dengan inbox

Artikel ini sementara masih teks dulu. Screenshot belum sempat di-take. … selengkapnya

Siapa Target Audien Anda?

kartun gelandangan - bukan targetSetelah anda memutuskan tujuan SEO-isasi, maka langkah selanjutnya adalah menentukan siapa target audien situs anda. Tidak masalah apakah situs  tersebut menjual sepatu atau hendak menggalang dana, anda harus menentukan siapa target pengunjungnya.

Biasanya orang menggambarkan target audience secara luas, misal:

  • Seorang developer software pembuat resume/CV misalnya mendefinisikan pengunjung situsnya sebagai orang-orang yang butuh resume yang lebih baik
  • Perusahaan yang menjual peralatan stereo high-end mendefinisikan audien situsnya sebagai para penggemar audio fanatik

Sebetulnya akan lebih sederhana dan lebih berpeluang sukses nantinya kalau menentukan jenis audien

Kalau anda baru belajar mempromosikan situs dengan Google AdWords, besar kemungkinannya anda mendapati bahwa pengeluaran kampanye promosi anda lebih besar daripada return yang didapat. Itu disebabkan karena penggunaan seting yang salah dalam campaign yang dilakukan.

Long tail keywords menghasilkan konversi yang lebih baik

Sejumlah studi menemukan bahwa long tail keywords mempunyai tingkat konversi yang lebih tinggi daripada kata kunci tunggal. Long tail keywords adalah kata kunci yang sangat spesifik dan terdiri dari 4 atau lebih kata.

Salah satu sudi yang dilakukan Hitwise baru-baru ini disimpulkan bahwa lebih dari 18% pencarian ternyata mengandung lima atau lebih kata. Selain itu Google juga menyatakan bahwa 20% query pencarian yang Google terima setiap hari adalah … selengkapnya

Official: Bagaimana Google Menilai Tweet?

Seperti yang pernah saya tulis, sejak bulan Desember kemarin Google mulai menampilkan hasil pencarian real-time selain hasil pencarian reguler pada halaman SERP (Search Engine Result Page) mereka. Hasil pencarian real-time ini menawarkan akses terhadap item-item yang sedang hot untuk suatu query pencarian.

Elemen hasil pencarian Google realtime yang utama adalah tweet. Tweet adalah pesan-pesan yang dikirim oleh pengguna Twitter.com. Amit Singhal, yang mengepalai pengembangan Google realtime, akhirnya mempublikasikan bagaimana cara Google menilai tweet yang tampil pada hasil pencarian realtime.

twitter

Tweet juga ada “PageRank” nya

Algoritma PageRank Google mempertimbangkan struktur tautan halaman web. Semakin banyak situs yang menaut ke sebuah situs (misal A ke C dan B juga ke C) dan makin  banyak situs yang menaut ke situs yang menaut (D dan E ke A; F, G, H dan I ke B) maka semakin ‘relevan‘ situs yang ditaut (C).

Bedanya, pada tweet yang dinilai bukanlah tautan, tapi … selengkapnya