Jumat, 25 Desember 2009 16:23 899 kata
Search Engine Results Page (SERP) atau mungkin kalau di-Indonesiakan secara bebas sebagai halaman hasil pencarian adalah halaman yang anda lihat setelah anda mengetikkan kata kunci yang dicari pada berbagai mesin pencari (search engine). Halaman tersebut berisi tautan ke berbagai situs yang dianggap paling relevan dengan kata kunci yang anda cari.
Perlu dicatat bahwa mesin pencari memberi peringkat pada masing-masing halaman dari sebuah website, bukan pada website itu sendiri. Ini basic, tapi pegertiannya mendalam, karena itu berarti bahwa anda bisa meng-optimalkan masing-masing halaman untuk kata kunci yang berbeda. Ini menguntungkan karena situs anda memiliki banyak ‘pintu masuk’ dan peluang yang lebih besar untuk mendapat trafik pengunjung.
Tiap search engine (kita hanya memfokuskan 3 mesin pencari utama, dan lebih khusus lagi pada Google) memberi peringkat dan menampilkan hasil pencarian dengan cara Artikel panjang. Baca selengkapnya...
Rabu, 23 Desember 2009 19:55 627 kata
Jadi bagaimana sesungguhnya cara kerja mesin pencari dalam konteks SEO (Search Engine Optimization)?
Indeks Mesin Pencari
Walaupun penting untuk memahami bagaimana cara mesin pencari ‘membaca’ sebuah situs web dan menyimpannya di dalam indeks, bagi kita pelaku SEO adalah lebih relevan untuk mengetahui bagaimana caranya agar situs kita bisa tercantum dalam indeks mesin pencari.
Hanya ada satu cara ‘benar’ agar website kita cepat terindeks, dan cara tersebut adalah:
Mendapat tautan/link dari website lain yang mengarah ke situs kita (melakukan link building).
Cara yang “tidak benar” adalah; menggunakan form pendaftaran (inclusion/submission form) pada mesin-mesin pencari, menggunakan software yang “menjamin” situs web anda terdaftar di mesin pencari, membayar spammer yang menawarkan jasa agar website anda tercantum di 100+ search engine…
Semuanya itu cuma buang-buang waktu dan biaya. Hindari cara-cara tersebut, dan jangan gunakan submission form pada mesin pencari.
Kenapa? Kupas terus...
Senin, 21 Desember 2009 15:00 433 kata
Search Engine Optimization (SEO) adalah proses untuk mengarahkan trafik pengunjung dari mesin pencari ke sebuah website. Proses ini tidak mungkin dimengerti kalau belum paham bagaimana cara kerja mesin pencari. Secara khusus, sebelum belajar SEO, kita harus mengerti dulu:
- Bagaimana mesin pencari membaca (meng-indeks) website
- Bagaimana mesin pencari memberi peringkat/ranking
- Kenapa mesin pencari mengubah algoritma pencarian
- Bagaimana (dan kapan) mesin pencari mengubah algoritma
Poin 1 dan 2 relatif mudah dipahami (poin 2 adalah alasan kenapa industri SEO berkembang). Ada banyak informasi salah, tapi selama anda punya sumber yang tepat, mempraktekkan sendiri dan belajar menyaring yang perlu dan tidak, anda akan punya gambaran tentang bagaimana mesin pencari memberi peringkat.
Poin 3 dan 4 memberi banyak kesulitan bagi SEO, terutama karena: … selengkapnya
Jumat, 18 Desember 2009 14:31 436 kata
Memiliki sebuah ‘sistem‘ untuk mencapai tujuan adalah langkah berikutnya untuk seseorang yang harus menyelesaikan suatu jenis proyek lebih dari satu kali. Contoh; web desainer yang harus menyelesaikan 10-20 situs setiap tahun punya sistem, programer yang bekerja pada proyek besar, patuh pada ‘sistem‘ kerja mereka, dll.
Kalau anda belum punya sistem, sekarang saatnya memikirkan SEO sebagai sebuah sistem aktivitas dan proses yang efektif untuk menghasilkan trafik terarah (targeted traffic) bagi website anda dari mesin pencari.
Suatu sistem disebut efektif jika sistem tersebut dapat membantu anda memenuhi target setiap saat anda menjalani proyek yang serupa (bukan sama – karena tidak pernah ada proyek yang sama). Baca selengkapnya...
Selasa, 15 Desember 2009 13:35 555 kata
Berpikir Jangka Panjang
Search Engine Optimization bukanlah program ‘kaya mendadak’, juga bukan sebuah aktivitas jangka pendek yang hanya memberi hasil sementara dengan resiko di-ban oleh mesin pencari.
Artikel panduan SEO ini tidak membahas etika ber-SEO – menurut saya (anda boleh saja berpikir lain) mesin pencari menyediakan jasa, dan panduan serta kebijakan yang mereka umumkan bukanlah ‘hukum’ atau peraturan, tapi sekedar pernyataan umum (general statement).
Pernyataan tersebut kadang menyesatkan dan tidak memberi pengertian yang jelas tentang apa yang harus dilakukan agar suatu kata kunci mendapat peringkat di SERP.
Meski begitu, mempertaruhkan website anda dengan secara aktif Baca terus...