Riset Kata Kunci (Keyword Research)
Riset keyword masih memegang peranan penting walaupun peta dan strategi SEO sudah banyak berubah (dari optimalisasi on-page menjadi link building dan sekarang ini social marketing). Sejak awal, Panduan SEO ini hanya membahas analisis topik dan bagaimana melakukan optimalisasi pada subtopik tertentu.
Masalahnya, cara berpikir casual searcher seringkali tidak sesuai dengan optimalisasi yang kita lakukan, mereka menggunakan pencarian sederhana yang kadang sulit dipahami atau tidak tepat (misal; “mesin pencari selain mozilla”) atau malah memasukkan setumpuk kata (misal; “cara penggunaan dan teknologi dari website-website pencari (search engine)” – long tail anyone?).
Penentuan tujuan situs web dan identifikasi audien adalah satu aspek dari SEO untuk membuat anda fokus, adapun keyword research bertujuan untuk memperluas cakupan ‘bahasa’ dan ‘istilah’ yang digunakan target audien saat mereka menggunakan mesin pencari.
Proses utama dalam riset kata kunci adalah sebagai berikut:
- Membuat list kata kunci – yang mungkin digunakan audien situs anda.
- Menghitung perkiraan jumlah pencarian harian – pada major search engines untuk kata-kata kunci tersebut.
- Mengevaluasi persaingan – yaitu situs-situs web yang akan anda hadapi untuk mendapat ranking pada setiap keyword.
- Dari data yang terkumpul kemudian pilih sejumlah kata kunci dengan volume pencarian tinggi (banyak pencari yang menggunakan keyword tersebut setiap harinya) tapi dengan kompetisi yang rendah (tidak terlalu banyak situs yang mempromosikan dirinya untuk kata kunci tersebut).
Membuat list keyword
Tidak ada rumus baku untuk membuat list keyword – saya coba rangkum beberapa strategi saja. Idealnya semua strategi ini digunakan untuk konfirmasi dan pengayaan. Pada proyek kecil bisa saja beberapa langkah dilewat dan digunakan saat situs mulai berkembang.
Brainstorming
- Siapa anda? Nama perusahaan anda (singkatan dan nama lengkap)? Untuk bisnis kecil barangkali perlu juga dicantumkan nama pemilik atau pengurusnya.
- Produk/jasa apa yang ditawarkan? Tuliskan istilah yang biasa digunakan pada industri anda dan nama produk yang ditawarkan.
- Dimana posisi anda? Optimalisasi lokasi geografis (geo-targetting) sangat penting kalau jenis bisnis/organisasi anda adalah brick and mortar.
- Special needs apa yang hendak dipenuhi situs/bisnis anda? Ide kata kunci bisa banyak diperoleh kalau anda sudah menentukan tujuan dan target audien situs anda.
- Posisikan diri anda sebagai pencari atau target audience, dan bayangkan diri anda sebagai orang yang akan dilayani. Apa yang akan anda ketik pada kotak pencarian?
- Gunakan variasi semua kata kunci yang sudah dibuat. Misal; ‘search engine marketing‘ dan ‘search engine optimization‘ bisa dianggap hal yang sama dan varian satu sama lain (begitu pula ‘search marketing‘). Gunakan bentuk tunggal dan jamak (tergantung bahasa).
- Perhatikan tema dan event yang biasa mempengaruhi bisnis anda (seasonal, misal; Ramadhan, Halloween, atau Natal).
Namanya juga brainstorming, intinya adalah membuat list sebesar mungkin. Memang kesannya repot dan membosankan, tapi anda tidak usah takut kelupaan sesuatu – cantumkan saja semua yang terpikirkan.
Langkah berikut? Gunakan bantuan.
Mengembangkan list
Ada banyak resource yang bisa anda gunakan untuk mengembangkan master list. Dalam beberapa kasus sumber-sumber ini tahu lebih banyak atau – kadang – hanya memberi tambahan minor. Meski begitu, tambahan minor bisa memberi perspektif berbeda dan sering cukup berharga untuk dimasukkan.
- Tim anda – siapapun. Kalau anda bekerja pada konsultan SEO (atau mengerjakan SEO dalam sebuah tim), lebih baik lakukan brainstorming bersama. Atau kalau anda anggota tim khusus di organisasi/perusahaan yang sedang dikembangkan situsnya, lakukan brainstorming dengan karyawan lain.
- Media industri – Gunakan forum online, situs berita, situs referensi dan media offline untuk mengembangkan daftar terminologi yang biasa digunakan untuk mendeskripsikan produk atau jasa anda.
- Customer – Konsumen berpengalaman akan mengenal istilah canggih yang anda gunakan, tapi orang kebanyakan tidak akan paham. Kalaupun tahu, mungkin mereka cuma pernah mendengar tanpa tahu artinya, dan kemungkinan tidak akan pernah menggunakannya pada saat melakukan pencarian umum.
- Kompetitor – Cara cepat dan mudah melakukan keyword research adalah dengan menemukan top 5 competitor (pilih kata kunci paling luas maknanya dalam industri anda, misal; “golf”, lakukan pencarian di Google, ambil 5 situs yang ditampilkan paling atas) dan perhatikan keyword apa saja yang mereka gunakan.
Terakhir, kalau website-nya sudah ada dan terpasang program traffic monitoring, catat kata kunci pencarian yang digunakan oleh pengunjung (soal webstat kita perdalam nanti).
Tag: brainstorming • keyword research • mesin pencari • planning • sem • seo | Topik: Belajar SEO • Manajemen
Artikel sejenis:
- Alat Bantu Riset Kata Kunci
- Keyword Research dengan Google
- Keyword Tools: WordTracker dan Keyword Discovery
- (Bukan Cuma) Riset Keyword dengan Market Samurai
- Faktor Pemeringkatan On-Page
- Membuat Rencana SEO
Kata kunci pencarian:
cara melakukan research keywords, kata kunci web, keyword bentuk jamak atau bentuk tunggal SEo, list riset, riset kata kunci, riset kata kunci seo, tidak ada saran ketik kata kunci pencarian anda, website tentang riset,
Mau dikabari saat ada Artikel baru? Subscribe via Email | Feed
Latest Tweet @danzell: Dofollow Blog List Vol.2: Dofollow Bloglist Volume 2 Subscribe to get the text version list… http://goo.gl/fb/hhnbP #


pas saya komentar kok tampilannya berubah yah? ada settingan yg salah atau gimana nih?
Berubah bagaimana? Jadi latar belakang putih polos?
wahh rumit juga ngatur keyword ya
susah juga ya kalo mau risetr kata kunci,,belom lagi optimasi nya hm..
Kang, apakah pemilihan kata kunci berupa ejaan salah, penulisan yang mirip, dan kombinasi istilah asing-lokal memang dianjurkan? Misal, kata kunci: google, gogle, googel, gugel, dll.
@hasi aulia & rizal, praktiknya tidak terlalu sulit karena alat bantunya juga banyak. Itu bahan artikel berikutnya.
@dani, penggunaan ejaan salah dan mirip sih “untung-untungan” saja untuk menangkap traffic typo (SEO) dan cenderung untuk “gaul” (human). Google sendiri menampilkan saran koreksi pencarian kalau query dianggap misspelled. Tidak dianjurkan sebagai strategi.
Kombinasi bahasa asing-lokal bertujuan memperkuat relevansi on-page (SEO), dan memperkenalkan istilah aslinya (human) – sisi salahnya adalah buat gaya saja walau makin sulit dimengerti.
Saya sendiri cenderung menggunakan kombinasi istilah asing-lokal karena merasa terminologi lokal terlalu asing/panjang dan membingungkan pembaca.
Ada kemungkinan Google dan mesin telusur internet lainnya akan semakin mendayagunakan fasilitas translate untuk menganalisis relevansi dalam SEO non-English.
dalam soal seo, mas dhan memang jagonya. makasih, mas, sudah mau berbagi.
Hmmm … susah de keknya masalah keyword ini, apalagi kalo banyak pesaing.
pastinja kalah ama yang punya bekling bejibun dan faktor lainnya ..
Web Designer Indonesia -> naik turun di halaman 3-7 … waduuuuhhhh … pusinggggg …
@sawali tuhusetya, wah saya bukan jagoan pak.
@Arie Putranto, mm… sekilas saya lihat; densitas kata kuncinya untuk keyword dimaksud masih tipis, kemudian h1 bukan kata kunci yang disasar, dan nama domain masih terlalu “generik”.
Kemudian inbound link (backlink) memang kelihatannya masih sedikit (itupun mixed sama nofollow).
otak saya belum sampe ke masalah SEO kang..trimakasih krg kang dhany saya jadi sedikit tau ttg ini semua..
salam, ^_^
Nampaknya saya harus byk belajar ttg ikmu SEO kesini…
nice info bro..
WA habat SEO nya bermanfaat banget bos!!
[...] kata kunci ini; alat bantu riset sebagai pembangkit ide untuk mendapat gambaran umum, kemudian teknik keyword research manual untuk kustomisasi daftar keyword yang lebih cocok dengan target audience [...]
@Didien, nanti tahu banyak mas.
@Caride & @adib, Enjoy & selalu ditunggu kunjungan baliknya.
bung dhany bkin 1 topik test case donk, misal sitenya mas arie putranto diatas.
coba bung dhany pandu, mana2 yg msh kurang, step-by-step, sampai site tsb naik lagi ke halaman 1.
jd sekalian jd analis SEO site gtu..
oh iy, komentar no 13 itu gmn bkinnya. kok saya sering lihat komen sperti itu. tujuannya apa ya?
thx atas jawabannya..
ide yang bagus.
komentar no. 13 itu trackback, sebagai hasil dari pingback. ada di situ karena artikel berjudul “Alat Bantu Riset Kata Kunci” menaut (mengirim pingback) ke artikel ini, dan diberi trackback di sini sebagai balasannya.
itu fitur standar wordpress dan kebanyakan platform blogging kecuali blogger.com/blogspot. bisa bermanfaat untuk sarana link exchange (semi)otomatis.
oo.. link exchange ya..
oh iy, klo jadi bkin test case, selanjutnya kalo bisa buka klinik, terima pasien SEO. dan utk pasien yg sukses dipandu, wajib mencantumkan tulisan, “website ini telah teroptimasi oleh dhany.web,id”. keren kan?
hohoho… cape dong entar kebanyakan pasien.
terpikir juga buka klinik & service SEO, tapi formatnya mesti enak, praktis dan terutama… menebalkan dompet.