<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
> <channel><title>Comments on: SEO: Faktor Penilaian Berdasarkan Tautan</title> <atom:link href="http://dhany.web.id/seo-faktor-penilaian-berdasarkan-tautan-2.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://dhany.web.id/seo-faktor-penilaian-berdasarkan-tautan-2.html</link> <description>SEO, Manajemen, Internet Marketing</description> <lastBuildDate>Thu, 11 Aug 2011 14:12:51 +0000</lastBuildDate> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=300</generator> <xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" /> <item><title>By: SEO: Faktor Penilaian Berdasarkan Tautan Bag.2 &#124; Dhany.Web.id</title><link>http://dhany.web.id/seo-faktor-penilaian-berdasarkan-tautan-2.html#comment-767</link> <dc:creator>SEO: Faktor Penilaian Berdasarkan Tautan Bag.2 &#124; Dhany.Web.id</dc:creator> <pubDate>Tue, 15 Mar 2011 02:43:14 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=625#comment-767</guid> <description>[...] tentang faktor penilaian mesin pencari berdasarkan tautan (link-based ranking factors) menyambung artikel sebelumnya.Relevansi halaman yang menautRelevansi halaman yang menaut dinilai berdasarkan:Konten dari halaman [...]</description> <content:encoded><![CDATA[<p>[...] tentang faktor penilaian mesin pencari berdasarkan tautan (link-based ranking factors) menyambung artikel sebelumnya.Relevansi halaman yang menautRelevansi halaman yang menaut dinilai berdasarkan:Konten dari halaman [...]</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Mukhtaruddin</title><link>http://dhany.web.id/seo-faktor-penilaian-berdasarkan-tautan-2.html#comment-227</link> <dc:creator>Mukhtaruddin</dc:creator> <pubDate>Sat, 06 Feb 2010 01:41:38 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=625#comment-227</guid> <description>Sip..Kang, ternyata Google juga mengambil konsep dari Indonesia, &quot;Keragaman&quot; :D ..Haturnuhun tipsna</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Sip..Kang, ternyata Google juga mengambil konsep dari Indonesia, &#8220;Keragaman&#8221; <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ..Haturnuhun tipsna</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Dhany</title><link>http://dhany.web.id/seo-faktor-penilaian-berdasarkan-tautan-2.html#comment-226</link> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <pubDate>Thu, 04 Feb 2010 16:01:46 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=625#comment-226</guid> <description>Panjang artikel bisa jadi poin tersendiri dalam hal relevansi, tapi juga tergantung faktor seperti densitas/kepadatan kata kunci, posisinya, variasi kata, dll.
Usia situs juga ngaruh, situs/blog yang sudah &#039;cukup umur&#039; *biasanya* lebih &#039;dipercaya&#039;.
Pada akhirnya, ambil gampangnya, SEO itu tergantung kuantitas dan terutama kualitas tautan.
Kuantitas bisa gampang dikalahkan kualitas.Percaya atau tidak (bukan maksud pamer ya - toh saya ga punya barang bukti), beberapa bulan lalu waktu backlink dhany.web.id baru belasan, bisa &#039;mengalahkan&#039; situs dengan 1300-an backlink (menurut Yahoo). Baik dari PR maupun posisi SERP. Padahal blog ini masih terhitung muda. :)
Sekarang, kayanya lagi main di sandbox nih. :D
Jadi, usahakan dofollow, tapi miliki juga nofollow. Karena mesin pencari suka keragaman.</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Panjang artikel bisa jadi poin tersendiri dalam hal relevansi, tapi juga tergantung faktor seperti densitas/kepadatan kata kunci, posisinya, variasi kata, dll.<br /> Usia situs juga ngaruh, situs/blog yang sudah &#8216;cukup umur&#8217; *biasanya* lebih &#8216;dipercaya&#8217;.<br /> Pada akhirnya, ambil gampangnya, SEO itu tergantung kuantitas dan terutama kualitas tautan.<br /> Kuantitas bisa gampang dikalahkan kualitas.</p><p>Percaya atau tidak (bukan maksud pamer ya &#8211; toh saya ga punya barang bukti), beberapa bulan lalu waktu backlink dhany.web.id baru belasan, bisa &#8216;mengalahkan&#8217; situs dengan 1300-an backlink (menurut Yahoo). Baik dari PR maupun posisi SERP. Padahal blog ini masih terhitung muda. <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br /> Sekarang, kayanya lagi main di sandbox nih. <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br /> Jadi, usahakan dofollow, tapi miliki juga nofollow. Karena mesin pencari suka keragaman.</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Mukhtaruddin</title><link>http://dhany.web.id/seo-faktor-penilaian-berdasarkan-tautan-2.html#comment-225</link> <dc:creator>Mukhtaruddin</dc:creator> <pubDate>Thu, 04 Feb 2010 14:10:19 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=625#comment-225</guid> <description>Saya pernah beranggapan google menyukai artikel yang panjang.. tapi waktu saya lihat dalam sebuah kontes SEO sebuah peserta hanya mempost beberapa kata saja tapi posisinya bagus di SERP..setelah saya lihat backlinknya memang sangat banyak... terus waktu saya mengikuti sebuah kontes seo..backlink saya lebih banyak dari pemuncak SERP 1,2 dan 3..tapi kok posisi saya di bawah mereka?? inilah yang selalu membingungkan saya tentang apa maunya google.. terus juga backlink dofollow yang susah sekali untuk nyangkut buat blog saya..tapi buat blog kompetitor saya sangat cepat sekali terindex backlinknya, walau pun nyepam di tempat yang sama :D... dan itu pun membuat saya semakin bingung. :D kenapa ya blog saya kang kok bisa gitu?? maaf ni seueur tataros..</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Saya pernah beranggapan google menyukai artikel yang panjang.. tapi waktu saya lihat dalam sebuah kontes SEO sebuah peserta hanya mempost beberapa kata saja tapi posisinya bagus di SERP..setelah saya lihat backlinknya memang sangat banyak&#8230; terus waktu saya mengikuti sebuah kontes seo..backlink saya lebih banyak dari pemuncak SERP 1,2 dan 3..tapi kok posisi saya di bawah mereka?? inilah yang selalu membingungkan saya tentang apa maunya google.. terus juga backlink dofollow yang susah sekali untuk nyangkut buat blog saya..tapi buat blog kompetitor saya sangat cepat sekali terindex backlinknya, walau pun nyepam di tempat yang sama <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> &#8230; dan itu pun membuat saya semakin bingung. <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> kenapa ya blog saya kang kok bisa gitu?? maaf ni seueur tataros..</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Dhany</title><link>http://dhany.web.id/seo-faktor-penilaian-berdasarkan-tautan-2.html#comment-224</link> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <pubDate>Sun, 31 Jan 2010 06:12:28 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=625#comment-224</guid> <description>Masa sih? :DLink analysis banyak dibahas di forum-forum &amp; blog SEO profesional. Beberapa referensi coba lihat artikel saya yang ini; http://dhany.web.id/bagaimana-dengan-mesin-pencari-lain.html</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Masa sih? <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p><p>Link analysis banyak dibahas di forum-forum &#038; blog SEO profesional. Beberapa referensi coba lihat artikel saya yang ini; <a href="http://dhany.web.id/bagaimana-dengan-mesin-pencari-lain.html" rel="nofollow">http://dhany.web.id/bagaimana-dengan-mesin-pencari-lain.html</a></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: SeaGate</title><link>http://dhany.web.id/seo-faktor-penilaian-berdasarkan-tautan-2.html#comment-223</link> <dc:creator>SeaGate</dc:creator> <pubDate>Sun, 31 Jan 2010 05:18:41 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=625#comment-223</guid> <description>Whew, rumit banget artikelnya.. :-DBtw belajar soal link analysisnya dari mana Pak? Saya baru baca buku &quot;Web Data Mining&quot; karya Bing Liu.</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Whew, rumit banget artikelnya.. <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /></p><p>Btw belajar soal link analysisnya dari mana Pak? Saya baru baca buku &#8220;Web Data Mining&#8221; karya Bing Liu.</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Dhany</title><link>http://dhany.web.id/seo-faktor-penilaian-berdasarkan-tautan-2.html#comment-222</link> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <pubDate>Sat, 23 Jan 2010 01:22:08 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=625#comment-222</guid> <description>Alami di sini relatif terhadap pertumbuhan situs itu sendiri dan pola kuantitas serta kualitas tautan yang didapat sebelumnya.Kalau situs yang tadinya sepi dan jarang ditaut, tiba-tiba dapat lonjakan pranala/inbound links dalam waktu singkat, kemungkinan memang masuk sandbox dulu, tapi kemudian spike ini menurun dan dalam beberapa bulan/minggu terus mendapat tautan secara konstan apalagi kalau didukung tautan dari situs-situs dengan otoritas, biasanya level trust meningkat dan keluar dari kotak pasir dengan status lebih terpercaya.
Level spike yang sama atau bahkan lebih besar tidak akan membuat situs tersebut masuk kotak pasir lagi.Sandbox ini mirip kawah candradimuka.
Masalah kriteria besaran pastinya, sulit dipastikan. Kata kuncinya ada di &#039;relatif&#039;, tiap situs pasti beda.
Apakah mungkin dimanipulasi? Ya. :)</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Alami di sini relatif terhadap pertumbuhan situs itu sendiri dan pola kuantitas serta kualitas tautan yang didapat sebelumnya.</p><p>Kalau situs yang tadinya sepi dan jarang ditaut, tiba-tiba dapat lonjakan pranala/inbound links dalam waktu singkat, kemungkinan memang masuk sandbox dulu, tapi kemudian spike ini menurun dan dalam beberapa bulan/minggu terus mendapat tautan secara konstan apalagi kalau didukung tautan dari situs-situs dengan otoritas, biasanya level trust meningkat dan keluar dari kotak pasir dengan status lebih terpercaya.<br /> Level spike yang sama atau bahkan lebih besar tidak akan membuat situs tersebut masuk kotak pasir lagi.</p><p>Sandbox ini mirip kawah candradimuka.<br /> Masalah kriteria besaran pastinya, sulit dipastikan. Kata kuncinya ada di &#8216;relatif&#8217;, tiap situs pasti beda.<br /> Apakah mungkin dimanipulasi? Ya. <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: dani</title><link>http://dhany.web.id/seo-faktor-penilaian-berdasarkan-tautan-2.html#comment-221</link> <dc:creator>dani</dc:creator> <pubDate>Fri, 22 Jan 2010 22:47:02 +0000</pubDate> <guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=625#comment-221</guid> <description>Pertumbuhan pranala yang bagaimana disebut alami? Adakah kriteria jumlahnya?Logikanya, misalnya saat kita pindah domain blog, pranala pun biasanya beralih dengan pertumbuhan lebih cepat dibanding biasanya. Apakah ada peluang terdampar dan bermain di kotak pasir? :)</description> <content:encoded><![CDATA[<p>Pertumbuhan pranala yang bagaimana disebut alami? Adakah kriteria jumlahnya?</p><p>Logikanya, misalnya saat kita pindah domain blog, pranala pun biasanya beralih dengan pertumbuhan lebih cepat dibanding biasanya. Apakah ada peluang terdampar dan bermain di kotak pasir? <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p> ]]></content:encoded> </item> </channel> </rss>
