<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dhany.Web.iddirectory submission &#187;</title>
	<atom:link href="http://dhany.web.id/tag/directory-submission/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dhany.web.id</link>
	<description>SEO, Manajemen, Internet Marketing</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Aug 2010 11:35:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Latent Semantic Indexing (LSI) &#8211; Apa dan Bagaimana?</title>
		<link>http://dhany.web.id/latent-semantic-indexing-lsi-apa-dan-bagaimana.html</link>
		<comments>http://dhany.web.id/latent-semantic-indexing-lsi-apa-dan-bagaimana.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 May 2010 08:05:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[arsitektur situs]]></category>
		<category><![CDATA[article directory]]></category>
		<category><![CDATA[backlink]]></category>
		<category><![CDATA[directory submission]]></category>
		<category><![CDATA[latent semantic indexing]]></category>
		<category><![CDATA[mesin pencari]]></category>
		<category><![CDATA[relevansi]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>
		<category><![CDATA[serp]]></category>
		<category><![CDATA[siloing]]></category>
		<category><![CDATA[strategi seo]]></category>
		<category><![CDATA[topical authority]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=1380</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://dhany.web.id/latent-semantic-indexing-lsi-apa-dan-bagaimana.html"><img align="left" hspace="5" width="110" src="http://dhany.web.id/wp-content/uploads/latent-semantic-indexing-300x213.gif" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="Latent Semantic Indexing - google bot mencoba menentukan topik sebuah halaman tentang blackberry" title="Ilustrasi Latent Semantic Indexing" /></a>Latent Semantic Indexing (LSI) adalah algoritma yang dikembangkan mesin-mesin pencari utama sekarang ini. Apakah situs anda sudah siap menghadapinya? Bagaimana pengaruhnya terhadap posisi halaman web anda di SERP? Apa itu latent semantic indexing? LSI berarti bahwa mesin telusur internet mencoba mengaitkan sebuah istilah dengan suatu konsep saat mengindeks halaman situs. Misal, Paris dan Hilton dihubungkan [...]<p><a href="http://dhany.web.id/latent-semantic-indexing-lsi-apa-dan-bagaimana.html">Latent Semantic Indexing (LSI) &#8211; Apa dan Bagaimana?</a> di <a href="http://dhany.web.id">Dhany.Web.id</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dhany.web.id/wp-content/uploads/latent-semantic-indexing.gif" target="_blank"><img class="size-medium wp-image-1382  alignleft" title="Ilustrasi Latent Semantic Indexing" src="http://dhany.web.id/wp-content/uploads/latent-semantic-indexing-300x213.gif" alt="Latent Semantic Indexing - google bot mencoba menentukan topik sebuah halaman tentang blackberry" width="240" height="170" /></a><strong>Latent Semantic Indexing (LSI)</strong> adalah algoritma yang dikembangkan mesin-mesin pencari utama sekarang ini. Apakah situs anda sudah siap menghadapinya? Bagaimana pengaruhnya terhadap posisi halaman web anda di SERP?</p>
<h2>Apa itu latent semantic indexing?</h2>
<p>LSI berarti bahwa mesin telusur internet mencoba mengaitkan sebuah istilah dengan suatu konsep saat mengindeks halaman situs. Misal, Paris dan Hilton dihubungkan dengan nama seorang perempuan, alih-alih nama kota atau hotel, Tiger dan Woods diasosiasikan dengan golf.</p>
<p>Untuk mengetahui <em>keyword</em> lain yang terkait dengan sebuah kata kunci, lakukan pencarian untuk kata kunci tersebut dengan menambahkan <em>tilde</em> (~) di depan kata kunci tersebut. Google akan menebalkan (<em>bold</em>) keyword terkait pada SERP. Contohnya, Google menemukan bahwa kata &#8220;Nokia&#8221; terkait dengan &#8220;<a href="http://www.google.co.id/#hl=en&amp;q=~phone&amp;fp=1&amp;cad=b" target="_blank">phone</a>&#8220;.</p>
<p>Teknik yang digunakan <em>webmaster</em> untuk menghadapi LSI biasa disebut metode <em>siloing</em>.</p>
<h2>Bagaimana Google mengaitkan keyword dengan konsep?</h2>
<p>Google punya<span id="more-1380"></span> milyaran halaman situs dalam database indeks-nya. Kalau Google menemukan banyak halaman yang mengandung kata Paris dan Hilton sekaligus maka Google mengasumsikan bahwa kedua kata ini terkait. Kata-kata lain yang terkandung bersamaan pada sebuah halaman memberi petunjuk pada Google bahwa kombinasi kedua kata ini secara sekaligus adalah tentang seorang perempuan.</p>
<p>Kata-kata yang sering muncul berdekatan satu sama lain menunjukkan hubungan keeratan relevansi. Google punya sangat banyak data yang memungkinkannya mengkalkulasi relasi antar kata.</p>
<h2>Apa artinya untuk posisi halaman web anda di hasil pencarian?</h2>
<p>Kalau ingin tercantum untuk sebuah kata kunci, anda harus menunjukkan pada Google bahwa situs anda relevan dengan sebuah topik. Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan relevansi:</p>
<ol>
<li><strong>Optimasi halaman-halaman situs untuk kata-kata kunci berbeda</strong>. Kalau anda menyasar kata kunci &#8220;used cars&#8221; maka anda juga perlu membuat halaman-halaman lain yang relevan dengan kata kunci tersebut, seperti &#8220;auto&#8221;, &#8220;suv&#8221;, dll.<br />
Semakin banyak halaman situs yang relevan dengan sebuah topik, semakin besar kemungkinannya situs anda akan tercantum untuk kata kunci yang terkait dengan topik tersebut (lihat contoh Nokia di atas).</li>
<li><strong>Mendapat <em>backlink</em> dari halaman-halaman yang terkait semantik</strong>. Kalau anda anda menjual mobil (&#8220;cars&#8221;), maka tautan dari halaman lain seharusnya bukan tentang film (&#8220;movie&#8221;). Tautan dari halaman-halaman dengan topik sejenis akan menguntungkan secara semantik.<br />
<em>Backlink</em> dari sebuah halaman yang mengandung tautan ke halaman-halaman web lain dengan topik sejenis akan memberi efek lebih besar untuk peringkat situs daripada <em>backlink</em> dari halaman yang menaut ke sembarang halaman dan juga menaut ke halaman/situs anda.<br />
Karena itu, upayakan mendapat <em>backlink</em> dari situs-situs sejenis. Dan kalau anda memanfaatkan direktori (direktori internet dan direktori artikel) tempatkanlah pada kategori yang tepat. Penempatan pada kategori yang salah akan berpengaruh negatif untuk ranking situs di mesin pencari.</li>
<li><strong>Terapkan arsitektur situs yang &#8220;bermakna&#8221;</strong>. Tata konten situs secara logis. Buat kategorisasi atau seksi yang tepat untuk menampung keragaman topik utama dan tempatkan sedemikian rupa agar mudah ditemukan baik oleh pembaca (manusia) dan mesin pencari.</li>
<li><strong>Cari tahu kenapa situs lain menempati posisi lebih tinggi</strong>. Kalau anda bertanya-tanya kenapa halaman situs lain punya ranking lebih tinggi daripada halaman situs anda meskipun anda sudah sesempurna mungkin mengoptimalkan halaman-halaman situs untuk kata kunci yang diincar, maka anda harus menganalisa <em>backlink</em> yang diperoleh halaman-halaman tersebut.<br />
Jumlah dan &#8220;<em>power/authority</em>&#8221; yang dimiliki sebuah tautan sangat penting. Demikian, sama pentingnya bahwa tautan berasal dari halaman-halaman yang terkait secara topik dan semantik.</li>
</ol>
<h2>Kesimpulan</h2>
<p>Dalam menghadapi <em>latent semantic indexing</em> jangan fokus hanya pada satu kata kunci saat mengoptimalkan halaman situs. Algoritma canggih mesin pencari terkini berarti anda harus membuat situs yang dioptimasi untuk beragam kata kunci berbeda tapi terkait.</p>
<p>Tambahan lagi, tautan yang &#8220;masuk&#8221; ke situs anda berasal dari halaman/situs yang berhubungan topiknya dengan situs anda agar mesin telusur internet menempatkan situs anda pada konteks yang tepat.</p>
<p><a href="http://dhany.web.id/latent-semantic-indexing-lsi-apa-dan-bagaimana.html">Latent Semantic Indexing (LSI) &#8211; Apa dan Bagaimana?</a> di <a href="http://dhany.web.id">Dhany.Web.id</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhany.web.id/latent-semantic-indexing-lsi-apa-dan-bagaimana.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memahami Mesin Pencari (Search Engine)</title>
		<link>http://dhany.web.id/memahami-mesin-pencari-search-engine.html</link>
		<comments>http://dhany.web.id/memahami-mesin-pencari-search-engine.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 12:55:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar SEO]]></category>
		<category><![CDATA[crawling frequency]]></category>
		<category><![CDATA[directory submission]]></category>
		<category><![CDATA[link building]]></category>
		<category><![CDATA[mesin pencari]]></category>
		<category><![CDATA[yahoo directory]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=246</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://dhany.web.id/memahami-mesin-pencari-search-engine.html"><img align="left" hspace="5" width="110" height="110" src="http://dhany.web.id/wp-content/uploads/search-engine-mesin-pencari-150x150.png" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="memahami search engine atau mesin pencari" title="memahami search engine atau mesin pencari" /></a>Jadi bagaimana sesungguhnya cara kerja mesin pencari dalam konteks SEO (Search Engine Optimization)? Indeks Mesin Pencari Walaupun penting untuk memahami bagaimana cara mesin pencari &#8216;membaca&#8217; sebuah situs web dan menyimpannya di dalam indeks, bagi kita pelaku SEO adalah lebih relevan untuk mengetahui bagaimana caranya agar situs kita bisa tercantum dalam indeks mesin pencari. Hanya ada [...]<p><a href="http://dhany.web.id/memahami-mesin-pencari-search-engine.html">Memahami Mesin Pencari (Search Engine)</a> di <a href="http://dhany.web.id">Dhany.Web.id</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-249 alignright" title="memahami search engine atau mesin pencari" src="http://dhany.web.id/wp-content/uploads/search-engine-mesin-pencari.png" alt="memahami search engine atau mesin pencari" width="276" height="303" />Jadi bagaimana sesungguhnya cara kerja mesin pencari dalam konteks SEO (Search Engine Optimization)?</p>
<h2>Indeks Mesin Pencari</h2>
<p>Walaupun penting untuk memahami bagaimana cara mesin pencari &#8216;membaca&#8217; sebuah situs web dan menyimpannya di dalam indeks, bagi kita pelaku <a id="aptureLink_Is5oUMCwlX" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Search%20engine%20optimization">SEO</a> adalah lebih relevan untuk mengetahui bagaimana caranya agar situs kita bisa tercantum dalam indeks mesin pencari.</p>
<p>Hanya ada satu cara &#8216;benar&#8217; agar website kita cepat terindeks, dan cara tersebut adalah:</p>
<p>Mendapat tautan/link dari website lain yang mengarah ke situs kita (melakukan <em>link building</em>).</p>
<p>Cara yang &#8220;tidak benar&#8221; adalah; menggunakan form pendaftaran (<em>inclusion/submission form</em>) pada mesin-mesin pencari, menggunakan software yang &#8220;menjamin&#8221; situs web anda terdaftar di mesin pencari, membayar <em>spammer</em> yang menawarkan jasa agar website anda tercantum di 100+ <em>search engine</em>&#8230;</p>
<p>Semuanya itu cuma buang-buang waktu dan biaya. Hindari cara-cara tersebut, dan jangan gunakan <em>submission form</em> pada mesin pencari.</p>
<p>Kenapa?<span id="more-246"></span></p>
<p>Karena membuat situs anda terindeks oleh mesin pencari adalah hal yang mudah KALAU anda tahu caranya.</p>
<p>Terus bagaimana caranya saya mendapat tautan dari situs lain?</p>
<p>Ada beberapa cara untuk mendapat tautan ke website anda dengan mudah dan gratis (lebih banyak lagi cara kalau anda mau keluar biaya) dimana situs baru anda akan ter-indeks di Google dalam 2-4 hari sejak pertama online dan dalam hitungan jam bahkan menit setelah mendapat tautan.</p>
<p>Catatan: Pada bagian akhir <a title="Panduan SEO" href="http://dhany.web.id/panduan-seo" target="_self">Panduan SEO</a> ini anda akan mendapatkan banyak artikel tentang <em>link building</em> pada fase peluncuran situs web baru. Untuk memahami mesin pencari dan mendapatkan <em>inbound link</em> terbaik untuk situs anda, ketahui satu hal;</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Crawling Frequency</strong></span></p>
<p><em>Crawling </em>adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan perilaku bot/<em>spider </em>mesin pencari (bot singkatan dari robot) yaitu program komputer yang berfungsi untuk &#8216;membaca&#8217; situs. Robot atau &#8216;laba-laba&#8217; ini memanfaatkan tautan untuk bergerak dari satu situs ke situs lainnya &#8211; itu sebabnya anda perlu tautan ke situs anda.</p>
<p><em>Crawling frequency</em> adalah nilai yang menyatakan seberapa sering sebuah situs &#8216;dibaca&#8217; oleh mesin pencari. Frekuensi ini tergantung pada beberapa faktor, tapi ada dua faktor utama yang harus anda perhatikan:</p>
<ol>
<li>Kesegaran/<em>freshness </em>(seberapa sering konten situs diperbarui)</li>
<li><em>Site importance</em> (berapa banyak tautan yang menaut ke situs tersebut)</li>
</ol>
<p>Kalau anda mendapat tautan dari situs yang sering di-update, sudah bisa dipastikan bahwa tautan ke situs anda akan cepat ditemukan oleh si &#8220;laba-laba&#8221; dan tentu hasilnya situs anda ter-indeks dengan cepat.</p>
<p><strong>Contoh:</strong><br />
Performancing.com adalah situs populer untuk blogger profesional &#8211; diperbarui setiap hari dan memiliki puluhan ribu link yang menaut ke sana dari berbagai situs dan blog lainnya.</p>
<p>Satu saja tautan dari Performancing.com ke situs anda akan membuat robot <em>mesin pencari</em> segera mengetahui keberadaan situs anda.</p>
<p><strong>Contoh lain:</strong><br />
Article direcory seperti EzineArticles.com biasanya di-update beberapa kali dalam sehari (dengan banyak artikel baru diunggah setiap harinya) dan punya ribuan tautan masuk (inbound links). Mengirim satu artikel ke direktori seperti itu (dan dilakukan dengan benar) akan membuat situs anda ter-indeks dengan cepat.</p>
<p>Ada banyak software gratis ataupun berbayar yang mempermudah pengiriman artikel ke ratusan <em>article directory</em> di internet. Dengan mengirim artikel, bukan saja anda mendapat tautan berkualitas dari article directory, tapi juga ada kemungkinan situs lain akan mengambil dan memuat artikel anda, yang hasilnya adalah lebih banyak lagi tautan yang &#8216;menunjuk&#8217; situs anda.</p>
<p><strong>Contoh berbayar:</strong><br />
Yahoo Directory (http://dir.yahoo.com/) adalah direktori <em>online</em>. Ongkos pasang link di direktori tersebut sebesar $299/tahun, tentu bukan biaya murah untuk kebanyakan dari kita.</p>
<p>Keuntungannya senilai dengan harganya. Tercantum di Yahoo Directory (proses yang butuh waktu seminggu &#8211; karena situs anda di-review dulu) tidak hanya menjamin bahwa situs anda terindeks di <span style="text-decoration: underline;">semua mesin pencari</span>, peringkat situs anda di halaman pencarian juga akan terdongkrak (terutama di Yahoo, yang mencantumkan juga isi direktori pada halaman hasil pencariannya DAN memberi prioritas lebih pada situs-situs yang tercantum dalam direktori tersebut).</p>
<p>Contoh-contoh di atas menunjukkan bagaimana anda bisa menggunakan link berkualitas tinggi agar situs anda dapat ter-indeks dengan cepat.</p>
<p>Sumber-sumber tautan berkualitas seperti di atas mudah didapat, kalau tahu cara benar untuk melakukannya. Tentu akan saya jelaskan caranya, tapi untuk saat ini kita lihat dulu  &#8216;teka-teki&#8217; lainnya: <a title="Komponen SERP: Search Engine Results Page" href="http://dhany.web.id/komponen-serp-search-engine-results-page.html">halaman hasil pencarian</a> (SERP &#8211; <em>Search Engine Result Page</em>) dalam artikel berikutnya.</p>
<p>Stay tune and <a title="subscribe dhany.web.id via email" href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=dhany&amp;loc=en_US" target="_blank" rel="nofollow">get yourself updated</a>.</p>
<p><a href="http://dhany.web.id/memahami-mesin-pencari-search-engine.html">Memahami Mesin Pencari (Search Engine)</a> di <a href="http://dhany.web.id">Dhany.Web.id</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhany.web.id/memahami-mesin-pencari-search-engine.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SEO: Pentingnya Sistem dan Prioritas</title>
		<link>http://dhany.web.id/seo-pentingnya-sistem-dan-prioritas.html</link>
		<comments>http://dhany.web.id/seo-pentingnya-sistem-dan-prioritas.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2009 07:31:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar SEO]]></category>
		<category><![CDATA[directory submission]]></category>
		<category><![CDATA[mesin pencari]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>
		<category><![CDATA[strategi seo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://dhany.web.id/seo-pentingnya-sistem-dan-prioritas.html"><img align="left" hspace="5" width="110" src="http://dhany.web.id/wp-content/uploads/sistem-dan-prioritas-300x222.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="sistem dan prioritas" title="sistem dan prioritas" /></a>Memiliki sebuah &#8216;sistem&#8216; untuk mencapai tujuan adalah langkah berikutnya untuk seseorang yang harus menyelesaikan suatu jenis proyek lebih dari satu kali. Contoh; web desainer yang harus menyelesaikan 10-20 situs setiap tahun punya sistem, programer yang bekerja pada proyek besar, patuh pada &#8216;sistem&#8216; kerja mereka, dll. Kalau anda belum punya sistem, sekarang saatnya memikirkan SEO sebagai [...]<p><a href="http://dhany.web.id/seo-pentingnya-sistem-dan-prioritas.html">SEO: Pentingnya Sistem dan Prioritas</a> di <a href="http://dhany.web.id">Dhany.Web.id</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-233" title="sistem dan prioritas" src="http://dhany.web.id/wp-content/uploads/sistem-dan-prioritas-300x222.jpg" alt="sistem dan prioritas" width="300" height="222" />Memiliki sebuah &#8216;<strong>sistem</strong>&#8216; untuk mencapai tujuan adalah langkah berikutnya untuk seseorang yang harus menyelesaikan suatu jenis proyek lebih dari satu kali. Contoh; web desainer yang harus menyelesaikan 10-20 situs setiap tahun punya sistem, programer yang bekerja pada proyek besar, patuh pada &#8216;<em>sistem</em>&#8216; kerja mereka, dll.</p>
<p>Kalau anda belum punya sistem, sekarang saatnya memikirkan <strong>SEO </strong>sebagai sebuah sistem aktivitas dan proses yang efektif untuk menghasilkan trafik terarah (targeted traffic) bagi website anda dari mesin pencari.</p>
<p>Suatu <span style="text-decoration: underline;">sistem </span>disebut efektif jika sistem tersebut dapat membantu anda memenuhi target setiap saat anda menjalani proyek yang serupa (bukan sama &#8211; karena tidak pernah ada proyek yang sama).<span id="more-230"></span></p>
<p>Dan seperti yang <a title="Pola Pikir SEO" href="http://dhany.web.id/pola-pikir-seo.html">dijelaskan sebelumnya</a>, fokus pada pekerjaan yang paling efektif dan tetap berlaku dalam jangka panjang, bukan yang paling mudah atau murah, atau paling cepat, atau yang dibilang oleh Google (dan mesin pencari lainnya).</p>
<p>Kerjakan apa yang berhasil saat ini dan nanti.</p>
<h2>Buat <em>Prioritas</em></h2>
<p>Kalau sudah punya <em>basic system</em> untuk melakukan berbagai aktivitas <em>SEO</em>, membuat <strong>prioritas </strong>dan menentukan tugas mana yang harus dikerjakan lebih dulu akan jadi lebih mudah.</p>
<p>Seperti halnya dalam kehidupan nyata, di SEO juga terdapat sejumlah aktivitas yang perlu sedikit waktu dan usaha tapi berdampak besar pada peringkat di mesin pencari. Ingat aturan 80-20 (<a title="Hukum Pareto" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pareto_principle" target="_blank">hukum Pareto</a>)? Hal ini juga berlaku di SEO, dan tentu ini membuat hidup kita sebagai SEOer jadi lebih mudah.</p>
<p>Tugas-tugas SEO yang paling penting butuh waktu sekitar 15-25% dari daur hidup proyek SEO, dan memberikan pengaruh sebesar 70-85% terhadap hasil. Misal:</p>
<ul>
<li>Mengoptimalkan tag Title pada blog anda cuma butuh waktu kurang dari 2 menit, tapi hasilnya sangat jelas pada bagaimana halaman-halaman blog tersebut tampil di mesin pencari.</li>
<li>Membayar listing direktori (directory submission) di Yahoo butuh waktu 5 menit, tapi tautan yang anda bayar tersebut lebih berharga daripada men-submit ke 100 direktori gratis yang sudah sekarat dibombardir spam.</li>
</ul>
<p>Tanyakan diri sendiri seberapa penting yang anda lakukan sebelum anda melakukannya, inilah yang menjadi <span style="text-decoration: underline;">dasar prioritas</span>. Jadikan &#8216;bertanya pada diri sendiri&#8217; ini sebagai kebiasaan, karena dengan begitu anda menghemat banyak waktu dan membuat anda lebih fokus pada hal-hal yang lebih penting dalam SEO.</p>
<h2>Peringkat BUKAN Segalanya!</h2>
<p>Pada kenyataannya, trafik yang melimpah (karena menempati halaman 1 atau posisi #1) dari hasil SEO tidak ada gunanya kalau anda tidak punya cara untuk memanfaatkan trafik tersebut. Ini fakta.</p>
<p>Kalau anda punya tujuan khusus untuk website tersebut, anda juga akan punya gambaran jelas tentang target audien dan apa yang seharusnya mereka lakukan (action) saat mereka mengunjungi website anda.</p>
<p>Mungkin saja <em>action </em>ini berupa pendaftaran (signup), penjualan, klik pada iklan, <em>Feed/RSS subscription</em>, dll.</p>
<p>Kalau situs anda tidak melakukan &#8216;tugasnya&#8217;, maka semua peringkat dan trafik yang didapat terbuang sia-sia.</p>
<p>Kesimpulannya; <strong>Search Engine Optimization (<span style="text-decoration: underline;">SEO</span>)</strong> adalah sesuatu yang hebat kalau berhasil, tapi anda juga harus tahu bagaimana memanfaatkan trafik tersebut sebaik mungkin.</p>
<p><a href="http://dhany.web.id/seo-pentingnya-sistem-dan-prioritas.html">SEO: Pentingnya Sistem dan Prioritas</a> di <a href="http://dhany.web.id">Dhany.Web.id</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhany.web.id/seo-pentingnya-sistem-dan-prioritas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Contoh Kustomisasi Strategi SEO</title>
		<link>http://dhany.web.id/contoh-kustomisasi-strategi-seo.html</link>
		<comments>http://dhany.web.id/contoh-kustomisasi-strategi-seo.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Dec 2009 06:38:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhany</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar SEO]]></category>
		<category><![CDATA[directory submission]]></category>
		<category><![CDATA[link building]]></category>
		<category><![CDATA[mesin pencari]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>
		<category><![CDATA[strategi seo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://dhany.web.id/contoh-kustomisasi-strategi-seo.html"><img align="left" hspace="5" width="110" src="http://dhany.web.id/wp-content/uploads/kustomisasi-seo-150x150.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="kostumisasi seo" title="kostumisasi seo" /></a>Setiap website punya tujuan yang berbeda, tujuan ini yang akan menentukan jenis keyword apa yang ingin disasar, bagaimana komposisi audien-nya, seberapa ganas persaingannya, seberapa kuat modal dan waktu yang mampu anda keluarkan. Seperti yang sudah saya janjikan disini, pada artikel ini akan saya tampilkan contoh untuk meng-kustomisasi strategi SEO pada dua jenis proyek yang berbeda: [...]<p><a href="http://dhany.web.id/contoh-kustomisasi-strategi-seo.html">Contoh Kustomisasi Strategi SEO</a> di <a href="http://dhany.web.id">Dhany.Web.id</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-182" title="kostumisasi seo" src="http://dhany.web.id/wp-content/uploads/kustomisasi-seo-150x150.jpg" alt="kostumisasi seo" width="150" height="150" />Setiap website punya tujuan yang berbeda, tujuan ini yang akan menentukan jenis keyword apa yang ingin disasar, bagaimana komposisi audien-nya, seberapa ganas persaingannya, seberapa kuat modal dan waktu yang mampu anda keluarkan.</p>
<p>Seperti yang sudah saya janjikan <a href="http://dhany.web.id/sesuaikan-strategi-seo.html">disini</a>, pada artikel ini akan saya tampilkan contoh untuk meng-<em>kustomisasi strategi SEO</em> pada dua jenis proyek yang berbeda:</p>
<p><strong>Situs A</strong> adalah situs informasi (bukan situs produk) yang fokus pada niche tertentu. Sifat ini menentukan kata kunci/keyword yang hendak &#8220;ditembak&#8221;. Kata-kata kunci tersebut (begitu juga dengan target niche-nya) memiliki tingkat persaingan rendah, sehingga dibutuhkan sedikit saja kerja, waktu, dan biaya yang perlu dikeluarkan agar Situs A ini mendapat posisi #1 untuk target keyword-nya. Kemudian, ditentukan bahwa Situs A ini akan sangat mengandalkan traffic dari mesin pencari.</p>
<p>Dengan informasi ini, ada dua alternatif solusi &#8211; pertama<span id="more-167"></span>, anda bisa <span style="text-decoration: underline;">menekan biaya</span> dengan melakukan SEO &#8216;gratis&#8217; dan tidak perlu mengeluarkan ongkos untuk membayar tautan dan <em>directory submission</em>. Atau, anda bisa <span style="text-decoration: underline;">menghemat waktu</span> dengan membayar beberapa direktori dengan otoritas tinggi untuk menempatkan tautan agar hasilnya cepat terasa di mesin pencari.</p>
<p>Contoh lain:</p>
<p><strong>Situs B</strong> adalah website korporat sebuah perusahaan yang sedang berkembang pesat dalam industri yang cukup kompetitif secara offline, tapi persaingan di dunia online-nya belum terlalu sengit. Sebagian kata kunci yang lazim digunakan dalam industri ini memiliki tingkat kompetisi rendah sampai menengah (nanti akan kita bahas juga apa sebetulnya arti &#8216;kompetisi&#8217; ini dan bagaimana anda bisa menentukan situs-situs yang paling kuat persaingannya).</p>
<p>Kemudian diketahui bahwa mesin pencari hanya salah satu aspek dalam strategi <em>online marketing</em> perusahaan tersebut. Tujuan utama situs ini adalah untuk menekankan keunggulan layanan dan produk mereka, dan menyasar sejumlah kata kunci utama (punya level kompetisi yang tinggi).</p>
<p>Berdasarkan informasi ini, anda tahu bahwa untuk mendapat posisi #1 perusahaan harus menginvestasikan waktu dan uang. Membayar directory submission menjadi wajib, begitu pula membeli tautan. Sebagian dari kata kunci tersebut juga perlu upaya <em>link building</em> terpadu dan terkoordinasi serta biasanya perlu waktu cukup lama sebelum hasilnya terlihat di halaman pertama (bukan/belum posisi #1) SERP.</p>
<p>Dalam kasus ini, strategi SEO anda juga akan tergantung pada seberapa luwes kebebasan yang dimiliki untuk mengeluarkan uang dan melakukan perubahan pada situs &#8211; anda mungkin diminta dulu contoh hasil terdahulu sebelum proposal anggaran disetujui dan dana yang dibutuhkan cair. Selain itu, melakukan perubahan pada situs korporat biasanya tidak terlalu mudah karena hambatan-hambatan birokratis dan non-teknis lainnya.</p>
<p>Tentu saja, apapun jenis proyeknya, anda harus memutuskan sendiri kostumisasi strategi SEO yang harus dibuat, saya bisa menunjukkan cara dan alat bantunya, tapi andalah yang harus membuat keputusan.</p>
<p>Namun jangan khawatir, jika berpegang pada panduan yang dijelaskan nanti, anda tidak akan menemukan masalah berarti. Tidak sabar? Silakan cek artikel-<a title="Belajar SEO" href="http://dhany.web.id/panduan-seo">artikel Panduan SEO</a> selengkapnya.</p>
<p><a href="http://dhany.web.id/contoh-kustomisasi-strategi-seo.html">Contoh Kustomisasi Strategi SEO</a> di <a href="http://dhany.web.id">Dhany.Web.id</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhany.web.id/contoh-kustomisasi-strategi-seo.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
