<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>Dhany.Web.id &#187; link popularity</title> <atom:link href="http://dhany.web.id/tag/link-popularity/feed" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://dhany.web.id</link> <description>SEO, Manajemen, Internet Marketing</description> <lastBuildDate>Sat, 05 Nov 2011 06:47:50 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=333</generator> <xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" /> <item><title>Update PageRank &#8211; Matinya Bisnis Jual Beli Link?</title><link>http://dhany.web.id/update-pagerank-matinya-bisnis-jual-beli-link.html</link> <comments>http://dhany.web.id/update-pagerank-matinya-bisnis-jual-beli-link.html#comments</comments> <pubDate>Sun, 24 Jul 2011 13:35:22 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Bisnis]]></category> <category><![CDATA[Blogging]]></category> <category><![CDATA[Online]]></category> <category><![CDATA[google]]></category> <category><![CDATA[link building]]></category> <category><![CDATA[link popularity]]></category> <category><![CDATA[pagerank]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[serp]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=1767</guid> <description><![CDATA[Cukup lama saya tidak mem-posting tulisan baru. Alasannya selalu sama; busy&#8230; busy&#8230; busy&#8230; alias sibuk! Kebetulan Minggu malam ini tidak seperti biasanya saya kehabisan ide dan timbul keinginan untuk update blog ini. Kejadian paling menarik di dunia SEO ala Google akhir-akhir ini (setelah ramainya update Panda) adalah update PageRank (PR). Ya, tentu saja ini menarik <a href="http://dhany.web.id/update-pagerank-matinya-bisnis-jual-beli-link.html#more-1767'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Cukup lama saya tidak mem-posting tulisan baru. Alasannya selalu sama; busy&#8230; busy&#8230; busy&#8230; alias sibuk! Kebetulan Minggu malam ini tidak seperti biasanya saya kehabisan ide <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> dan timbul keinginan untuk update blog ini.</p><p>Kejadian paling menarik di dunia SEO ala Google akhir-akhir ini (setelah ramainya update Panda) adalah update PageRank (PR). Ya, tentu saja ini menarik bagi para webmaster yang juga sedikit banyak mendalami SEO karena walaupun PR sebetulnya tidak secara langsung mempengaruhi posisi pada SERP tapi masih banyak yang bangga bila situs atau blognya ber-PR, apalagi bila mendapat peningkatan.</p><p>Yang membuat update PageRank belakangan ini menarik adalah karena rajinnya Google meng-update PR, sampai dua kali dalam satu bulan. Bahkan ada yang mengalami dua kali update dalam <span id="more-1767"></span>waktu hampir dua minggu. Aneh, karena selama ini Google hanya meng-update PR enam bulan sekali (sebelumnya 3 bulan sekali).</p><p>Tentu saya tidak akan sok tahu dengan menyebut penyebabnya, karena saya memang tidak tahu. Selain karena sedang tidak ada kerjaan (sesuatu yang sangat jarang terjadi <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ), juga update PR yang membingungkan ini rupanya memakan banyak korban, terutama domainers yang menyewakan link dari domain ber-PageRank yang mereka miliki.</p><p>Hal ini juga menimpa saya. Beberapa domain ber-PR yang baru saya beli mengalami penurunan PR. Walaupun ini biasa terjadi saat terjadi perubahan <em>ownership</em> pada sebuah domain, namun update dan drop PR yang cepat belakangan ini membuat pusing karena tidak jelas apa yang ada di benak matematis Google.</p><p>Apakah update PR nantinya akan dibuat realtime?<br /> Apakah PR akan dibuat &#8220;tidak dapat diandalkan&#8221; agar webmaster tidak lagi &#8220;mengagungkan&#8221; dan menyalahgunakannya?<br /> Yang jelas Google memang semakin cerdas, dan semakin/sedang tidak jelas (terkait urusan update PR ini). Mungkin PR memang seharusnya tidak usah dipublikasikan saja oleh Google. Toh mesin pencari lain pun tidak. Tujuan penting dalam SEO kan hanya posisi pada SERP untuk sebuah kata kunci dalam rangka menghasilkan traffic yang dapat dikonversi menjadi <em>income</em>.</p><p>Untuk sementara, para domainers sebaiknya menahan diri dulu dari urusan pembelian domain, sampai segala sesuatunya menjadi lebih jelas.</p><p>Dilihat dari persepsi bisnis, barangkali memang industri jual beli link tinggal menghitung hari, dan <em>content is the king even more</em>. Juga jangan &#8220;menaruh semua telur dalam satu keranjang&#8221;. Dilihat dari persepsi kreatif, jangan sampai anda meninggalkan blog yang selama ini anda pelihara hanya karena PR nya turun atau masih tetap nol, dan selalu buat yang terbaik karena memang seharusnya begitu, bukan karena Google bilang itu baik atau harus dilakukan.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/update-pagerank-matinya-bisnis-jual-beli-link.html.pdf"> <span>Update PageRank - Matinya Bisnis Jual Beli Link?</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/update-pagerank-matinya-bisnis-jual-beli-link.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>2</slash:comments> </item> <item><title>Manajemen Reputasi &#8211; Cara Mengatasi &#8216;Bad Press&#8217;</title><link>http://dhany.web.id/manajemen-reputasi-cara-mengatasi-bad-press.html</link> <comments>http://dhany.web.id/manajemen-reputasi-cara-mengatasi-bad-press.html#comments</comments> <pubDate>Sat, 13 Nov 2010 04:02:06 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Bisnis]]></category> <category><![CDATA[Manajemen]]></category> <category><![CDATA[Online]]></category> <category><![CDATA[happy customer]]></category> <category><![CDATA[link popularity]]></category> <category><![CDATA[manajemen reputasi]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=1486</guid> <description><![CDATA[<img align="left" hspace="5" width="150" src="http://dhany.web.id/wp-content/uploads/2010/11/reputation-first-aid.gif" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="reputation-first-aid" title="" />Sebaik apapun perusahaan yang anda miliki, sebagian orang akan menulis sesuatu yang negatif tentangnya, bahkan kalau anda sudah melakukan yang terbaik, tidak semua orang akan senang. Ada saja kustomer yang menulis komentar negatif di blog, atau kompetitor yang dengan senang hati ingin merusak reputasi anda dengan menciptakan komentar palsu. Apa saja yang bisa anda lakukan <a href="http://dhany.web.id/manajemen-reputasi-cara-mengatasi-bad-press.html#more-1486'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1557" src="http://dhany.web.id/wp-content/uploads/2010/11/reputation-first-aid.gif" alt="reputation-first-aid" width="137" height="76" />Sebaik apapun perusahaan yang anda miliki, sebagian orang akan menulis sesuatu yang negatif tentangnya, bahkan kalau anda sudah melakukan yang terbaik, tidak semua orang akan senang.<br /> Ada saja kustomer yang menulis komentar negatif di blog, atau kompetitor yang dengan senang hati ingin merusak reputasi anda dengan menciptakan komentar palsu.</p><p>Apa saja yang bisa anda lakukan kalau halaman web bernada negatif tentang perusahaan atau bahkan nama anda muncul di halaman pertama SERP (Search Engine Result Page) Google?<span id="more-1486"></span></p><p><strong>1. Perbaiki masalahnya</strong></p><p style="padding-left: 30px;">Kalau orang mulai menulis sesuatu yang buruk tentang anda, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyelesaikan akar perkara yang menjadi penyebab munculnya komentar negatif tersebut.</p><p><strong>2. Tidak ada salahnya meminta</strong></p><p style="padding-left: 30px;">Kirim email yang sopan kepada webmaster situs yang menampilkan review negatif tersebut dan mintalah dengan rendah hati untuk menghapusnya. Banyak webmaster yang dengan senang hati bekerja sama kalau anda menjelaskan duduk persoalannya.</p><p><strong>3. Dukung situs yang menampilkan hal positif<br /> </strong></p><p style="padding-left: 30px;">Kalau webmaster situs yang menampilkan komentar negatif tidak mau bekerja sama, cari situs yang memuat review positif tentang situs anda.</p><p style="padding-left: 30px;">Taut halaman web ini dari situs anda untuk meningkatkan link popularity-nya. Semakin banyak tautan/link yang didapat halaman ini, semakin tinggi posisinya di halaman SERP mesin pencari.</p><p style="padding-left: 30px;">Bookmark-lah halaman-halaman web bernada positif tentang situs anda pada situs-situs social bookmark seperti Digg dan Delicious.</p><p><strong>4. Minta testimoni dari &#8216;happy customer&#8217;<br /> </strong></p><p style="padding-left: 30px;">Kalau anda menerima feedback positif dari kustomer, mintalah mereka untuk menulis review di situs seperti ConsumerReview.com, Epinions.com atau yang sejenis.</p><p><strong>5. Tambahkan situs anda ke halaman wiki<br /> </strong></p><p style="padding-left: 30px;">Situs seperti AboutUs.org memungkinkan anda membuat sebuah artikel tentang perusahaan anda. Kalau perusahaan tersebut memang cukup besar dan signifikan dikenal orang, anda bahkan bisa membuat entri di Wikipedia.</p><p style="padding-left: 30px;">Halaman-halaman wiki ini biasanya memiliki posisi tinggi di hasil pencarian saat orang mencari tahu tentang nama perusahaan anda.</p><p><strong>6. Pastikan bahwa situs anda sendiri berada di puncak halaman pencarian.</strong></p><p style="padding-left: 30px;">Kalau situs anda ditampilkan paling atas pada halaman pencarian tentang perusahaan anda, maka kebanyakan orang akan meng-klik-nya dan tidak melihat yang lainnya.</p><p>Menghilangkan komentar negatif dari mesin pencari memang butuh waktu dan upaya. Upaya terbaik adalah menghindari kemunculannya dengan memberikan produk berkualitas dan customer experience/support yang baik.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/manajemen-reputasi-cara-mengatasi-bad-press.html.pdf"> <span>Manajemen Reputasi - Cara Mengatasi 'Bad Press'</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/manajemen-reputasi-cara-mengatasi-bad-press.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>SEO: Faktor Penilaian Berdasarkan Situs</title><link>http://dhany.web.id/seo-site-based-ranking-factors.html</link> <comments>http://dhany.web.id/seo-site-based-ranking-factors.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 15 Jan 2010 01:33:50 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[arsitektur situs]]></category> <category><![CDATA[authority]]></category> <category><![CDATA[link building]]></category> <category><![CDATA[link popularity]]></category> <category><![CDATA[mesin pencari]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[topical authority]]></category> <category><![CDATA[trust]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=561</guid> <description><![CDATA[Selain faktor pemeringkatan on-page dan link based (link based ranking factors &#8211; akan dibahas dalam artikel selanjutnya), ada sejumlah faktor yang diperhitungkan untuk menilai domain (website) itu secara menyeluruh (bukan halaman secara individu &#8211; web page). Memang faktor domain/situs ini kemudian mempengaruhi lagi halaman web. Sebelum diteruskan, harap pahami dulu perbedaan website dan web page. <a href="http://dhany.web.id/seo-site-based-ranking-factors.html#more-561'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Selain faktor pemeringkatan <em>on-page</em> dan <em>link based</em> (<em>link based ranking factors</em> &#8211; akan dibahas dalam artikel selanjutnya), ada sejumlah faktor yang diperhitungkan untuk menilai domain (<em>website</em>) itu secara menyeluruh (bukan halaman secara individu &#8211; <em>web page</em>). Memang faktor domain/situs ini kemudian mempengaruhi lagi halaman web. Sebelum diteruskan, harap pahami dulu perbedaan <em>website </em>dan <em>web page</em>.</p><h2>Link Popularity</h2><p><em>Link popularity</em> adalah ukuran yang menyatakan jumlah tautan yang menunjuk/mengarah ke sebuah website. Mesin pencari melibatkan kualitas tautan (<em>link quality</em>)  untuk mengevaluasi nilai dan seberapa penting tautan-tautan ini, kemudian memberi bobot yang berbeda pada tiap tautan tergantung pada kualitasnya (<em>link quality</em> akan dibahas lebih lanjut dalam artikel tentang <em>link building</em>).</p><p>Kenapa <em>link popularity</em> ini harus diperhatikan? <span id="more-561"></span>Karena seperti halnya <em>link quality</em>, punya banyak <em>inbound links</em> &#8211; artinya banyak situs lain yang &#8216;<em>vote</em>&#8216; untuk situs anda &#8211; adalah sesuatu yang sangat diperhatikan oleh mesin pencari. Dan seperti yang akan atau mungkin sudah anda pahami, kalau anda bisa menghindari tautan yang &#8216;tidak berkualitas&#8217;, maka link yang anda dapat akan mendongkrak posisi di mesin pencari, dan memang itu yang anda mau kan?</p><h2>Topical authority</h2><p>Pertama harus dijelaskan dulu tentang <em>topical community</em>, yaitu perspektif yang dimiliki mesin pencari terhadap sekelompok website yang saling menaut dan memiliki kesamaan topik/tema.</p><p>Bisa dipastikan bahwa untuk setiap <em>niche</em> akan terbentuk komunitas atau hub inti dengan banyak situs dan tautan yang saling terhubung. Situs-situs ini dianggap sebagai <em>topical authority sites</em>, dan untuk <em>niche</em> atau sektor apapun yang anda terjuni, tujuan anda adalah untuk menempatkan situs anda sebagai bagian dari <em>authority </em>pada <em>niche</em> tersebut.</p><p>Tautan dari situs-situs dalam <em>topical community</em> punya nilai lebih karena dianggap besar kemungkinannya situs-situs tersebut saling mengevaluasi secara kritis dan objektif daripada situs lain yang tidak familier dengan topik komunitas tersebut.</p><h2>Topik Situs</h2><p>Topik utama sebuah situs (yang ditentukan mesin pencari dengan menganalisis halaman-halaman yang terkandung di dalamnya) mempengaruhi seberapa kuat halaman-halaman tersebut mampu menanjak menuju posisi puncak untuk pencarian <em>on-topic</em> (serupa) dan <em>off-topic</em> (beda niche).</p><p><em>Website </em>dengan sub-topik khusus mampu menempati posisi lebih tinggi daripada situs dengan topik umum (seperti blog bala-bala ini). Tapi ini bisa saja tidak berlaku bagi situs yang memang sudah mendapat <em>trust</em> dan <em>authority</em>. Contohnya <a href="http://www.bbc.co.uk" target="_blank">BBC</a> atau <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Halaman_Utama" target="_blank">Wikipedia</a> yang meliput banyak topik yang luar biasa luasnya, walaupun sangat luas, situs-situs seperti ini mampu mendominasi mesin pencari untuk kebanyakan atau bahkan semua topik yang ada di dalamnya.</p><p>Yah&#8230; <em>big deal</em>, kebanyakan dari kita tidak akan membuat situs seperti kedua situs besar tersebut, jadi usahakan fokus saja.</p><h2>Arsitektur Situs</h2><p>Tentang struktur internal situs &#8211; bagaimana halaman saling terkait, bagaimana kategorisasi digunakan dan bagaimana konten tersegmentasi pada berbagai kategori.</p><p>Seperti halnya tautan eksternal yang dianggap sebagai <em>vote</em>, tautan dari satu halaman pada situs yang sama juga dianggap sebagai <em>vote</em>. <em>Internal linking</em> seperti ini diperhitungkan oleh mesin pencari sebagai poin tersendiri dalam kemudahan navigasi.</p><p>Cara anda men-<em>setup </em>situs menentukan; seberapa cepat situs tersebut dijelajah oleh bot mesin pencari, apakah semua halaman internal dapat ditemukan atau tidak, dan seberapa dominan halaman-halaman tersebut pada <a title="Komponen SERP: Search Engine Results Page" href="http://dhany.web.id/komponen-serp-search-engine-results-page.html">SERP</a>. Tentu hal ini harus didukung oleh kuantitas, <a title="Google Pagerank Masih Penting" href="http://dhany.web.id/google-pagerank-masih-penting.html">Pagerank</a> dan kualitas tautan eksternal yang &#8216;menunjuk&#8217; situs anda.</p><p><strong>Tips:</strong></p><ul><li>Buat seksi-seksi/kategorisasi berbeda kemudian masukkan konten yang &#8216;cukup&#8217; ke dalam kategori-kategori tersebut. Lakukan <em>cross-link</em> (bisa dengan cara membuat halaman yang cocok untuk dua kategori atau lebih) tapi pastikan bahwa kategorisasi (dan sub-kategorisasi), serta konten yang dibuat jelas, bukan sekedar suka-suka dan tidak terkait (sekali lagi, blog bala-bala ini bukan contoh yang baik).</li><li>Gunakan menu navigasi untuk menandai seksi-seksi atau kategori utama dan munculkan navigasi ini pada seluruh halaman situs.</li><li>Kembangkan <em>reusable system</em> &#8211; kombinasi yang sudah dijelaskan di atas, yaitu strategi <em>internal linking</em> + navigasi standar agar halaman-halaman utama bisa terekspos secara maksimal.</li><li>Gunakan <em>sitemap</em> untuk membantu mesin pencari menemukan semua halaman pada situs (tanpa <em>sitemap</em> ranking situs tidak akan melorot, adapun tidak akan mendongkrak, tapi keberadaan <em>sitemap </em>mempermudah mesin pencari untuk menemukan dan meng-indeks halaman-halaman baru).</li></ul><h2>Kepercayaan (Trust)</h2><p>Lagi-lagi soal <em>trust</em>. Bagaimana cara mesin pencari menilai &#8216;<em>trust</em>&#8216;? Ini bukan pertanyaan yang gampang dijawab, dan jujur saja saya tidak tahu dan tidak ada yang tahu jawaban tepatnya (kecuali Google <em>dong</em>).</p><p>Bagaimana kita menganggap sebuah situs &#8216;terpercaya&#8217;? Nah, untuk ini lazimnya ada tiga cara:</p><ol><li>Sebuah situs kita percayai karena menyediakan informasi akurat, dapat diandalkan (<em>reliable</em>) dan tepat waktu.</li><li>Kita mempercayai sebuah situs karena hanya merekomendasikan situs-situs yang sesuai kriteria pertama di atas.</li><li>Sebuah situs mendapat <em>trust </em>dari kita karena direkomendasikan oleh situs-situs yang punya otoritas.</li></ol><p>Dengan kata lain, <em>trust </em>ditetapkan berdasarkan <em><a title="Relevansi - Apa sih yang Google Mau?" href="http://dhany.web.id/apa-sih-yang-google-mau.html">relevancy</a>, <a title="Authority: Apa sih yang Google Mau? - Bagian 2" href="http://dhany.web.id/apa-sih-yang-google-mau-bag-2.html">authority</a> </em>(poin 1 dan 3) dan &#8216;pola pergaulan&#8217; (poin 2). Kalau sebuah situs mendapat status <em>topical authority</em> dan menaut hanya ke situs-situs yang punya otoritas juga, maka situs tersebut &#8216;dipercaya&#8217; oleh mesin pencari.</p><p><strong>Tapi apa artinya kepercayaan ini?</strong></p><p><em>Trust </em>digunakan dalam konteks ini untuk mengevaluasi tautan yang menunjuk ke sebuah situs &#8211; sebuah <em>link </em>dari situs yang &#8216;terpercaya&#8217; akan punya nilai lebih daripada tautan dari situs yang &#8216;tidak terpercaya&#8217;.</p><p>Praktisnya: kalau Site A konsisten menaut ke situs-situs berkualitas tinggi (yang ditetapkan mesin pencari) dan kemudian Site A ini menaut ke situs anda, maka tautan yang anda dapat dari Site A punya nilai lebih di mata mesin pencari. Sedangkan <em>link </em>dari misal Site B, yang biasa menaut ke siapa saja tanpa peduli siapa yang ditaut dan bagaimana &#8216;reputasinya&#8217;, dianggap tidak berharga.</p><p>Jadi, <span style="text-decoration: underline;"><em>jaim </em>itu memang perlu</span>. <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p><p><em>Trust </em>atau kepercayaan ini menjadi faktor yang semakin penting di masa yang akan datang, dengan berbagai perubahan pada algoritma mesin pencari yang mulai memperhitungkan dan memberi bobot besar pada sejarah situs (ranking, pola <em>link building</em>, pola menaut/<em>link-out</em>, pola penambahan konten, dlsb).<br /> Nah, cobalah untuk menjaga dan memperhatikan <em>track-record</em> situs anda dengan baik.</p><p>Fiuh&#8230; tepat 900 kata. Kurang lebihnya, hitung aja sendiri. <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> Saatnya diakhiri &amp; have a nice weekend.<br /> Artikel selanjutnya tentang <em>link based ranking factors</em>. Jangan lupa <a title="Pantau Dhany.web.id via email" href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=dhany&amp;loc=en_US" target="_blank" rel="nofollow">pantau</a> ya.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/seo-site-based-ranking-factors.html.pdf"> <span>SEO: Faktor Penilaian Berdasarkan Situs</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/seo-site-based-ranking-factors.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>6</slash:comments> </item> <item><title>Google Pagerank Masih Penting</title><link>http://dhany.web.id/google-pagerank-masih-penting.html</link> <comments>http://dhany.web.id/google-pagerank-masih-penting.html#comments</comments> <pubDate>Thu, 07 Jan 2010 23:19:50 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[authority]]></category> <category><![CDATA[crawling frequency]]></category> <category><![CDATA[link popularity]]></category> <category><![CDATA[mesin pencari]]></category> <category><![CDATA[pagerank]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[serp]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=365</guid> <description><![CDATA[Belakangan ini berkembang pandangan bahwa PageRank (PR) sudah tidak penting, tapi kalau saya amati pernyataan tersebut seringkali terlalu didramatisir dan mencerminkan persepsi terbatas (mungkin juga disebabkan frustasi karena periode pembaruan nilai PageRank yang terlalu lama, sehingga efeknya sulit diamati). Google PageRank masih penting. Pernyataan ini bukan karena alasan komersil penggunaan PageRank untuk patokan harga dalam <a href="http://dhany.web.id/google-pagerank-masih-penting.html#more-365'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Belakangan ini berkembang pandangan bahwa <em>PageRank</em> (PR) sudah tidak penting, tapi kalau saya amati pernyataan tersebut seringkali terlalu didramatisir dan mencerminkan persepsi terbatas (mungkin juga disebabkan frustasi karena periode pembaruan nilai PageRank yang terlalu lama, sehingga efeknya sulit diamati).</p><p><span style="text-decoration: underline;">Google PageRank masih penting</span>. Pernyataan ini bukan karena alasan komersil penggunaan PageRank untuk patokan harga dalam aktivitas jual beli tautan, namun karena kenyataannya Google juga masih menggunakan PageRank dalam <span id="more-365"></span>proses <em>crawling, indexing, dan ranking</em>-nya.</p><h2>Bagaimana PageRank (PR) mempengaruhi situs anda?</h2><ul><li>Sebuah halaman situs (<em>web page</em>) butuh level PR tertentu sebelum <a title="memahami mesin pencari" href="http://dhany.web.id/memahami-mesin-pencari-search-engine.html">Google bot</a> mengunjunginya &#8211; jadi agar situs anda terjelajah sepenuhnya oleh Google (Google membaca semua halaman pada situs), situs tersebut harus mendapat PageRank tertentu. Perhatikan, tool apapun yang anda pakai untuk melihat PageRank <span style="text-decoration: underline;">semuanya menampilkan PR yang sudah <em>out-of-date</em>,</span> tapi itulah indikator terbaik yang kita punya.</li><li>Walaupun tidak selalu benar, PageRank tinggi sering dihubungkan dengan situs-situs yang <a title="Apa sih yang Google Mau? - Bagian 2" href="http://dhany.web.id/apa-sih-yang-google-mau-bag-2.html">punya otoritas (<em>authority</em>)</a>. Tautan dari halaman/situs dengan PR tinggi (tentu bila sekaligus relevan dan tepat konteks) adalah cara yang baik untuk membangun <em>authority links</em>.</li><li>Kalau semua aspek dianggap sama, tautan dengan PageRank tinggi lebih berharga daripada tautan dengan PR rendah.</li><li>PageRank sekaligus berperan dalam mengukur <strong><em>link popularity</em></strong> (berapa banyak tautan &#8216;menunjuk&#8217; sebuah situs/halaman web), dan setelah kita tahu bahwa <a title="Faktor yang dinilai oleh mesin telusur Internet selain Google" href="http://dhany.web.id/bagaimana-dengan-mesin-pencari-lain.html">Yahoo dan MSN</a> memberi bobot lebih pada <em>link popularity</em>, maka PR dapat menjadi indikator yang baik untuk mengetahui bagaimana situs anda akan tampil di mesin pencari.</li></ul><p>PageRank kalau berdiri sendiri tidak menjamin posisi di mesin pencari. Situs dengan PR tinggi belum tentu posisinya top pada <a title="Komponen SERP: Search Engine Results Page" href="http://dhany.web.id/komponen-serp-search-engine-results-page.html">SERP</a>. Jadi jangan terlalu &#8216;membanggakan dan mendambakan&#8217; PageRank tinggi.</p><p>Meski demikian <em>Google PageRank</em> masih menjadi metrik penting dalam memperhitungkan nilai tautan dan berperan terbatas dalam memberi peringkat pada halaman hasil pencarian.</p><p>Catatan: Untuk mengetahui<em> Google Pagerank</em> situs anda, gunakan tool gratis <em><a href="http://toolbar.google.com/" target="_blank">Google toolbar</a></em> atau favorit saya <em><a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/321" target="_blank">plugin Search Status</a></em> untuk peramban Firefox.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/google-pagerank-masih-penting.html.pdf"> <span>Google Pagerank Masih Penting</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/google-pagerank-masih-penting.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>5</slash:comments> </item> </channel> </rss>
