<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>Dhany.Web.id &#187; planning</title> <atom:link href="http://dhany.web.id/tag/planning/feed" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://dhany.web.id</link> <description>SEO, Manajemen, Internet Marketing</description> <lastBuildDate>Sat, 05 Nov 2011 06:47:50 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=212</generator> <xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" /> <item><title>Riset Kata Kunci (Keyword Research)</title><link>http://dhany.web.id/riset-kata-kunci-keyword-research.html</link> <comments>http://dhany.web.id/riset-kata-kunci-keyword-research.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 05 Mar 2010 15:53:30 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[Manajemen]]></category> <category><![CDATA[brainstorming]]></category> <category><![CDATA[keyword research]]></category> <category><![CDATA[mesin pencari]]></category> <category><![CDATA[planning]]></category> <category><![CDATA[sem]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=1024</guid> <description><![CDATA[Riset keyword masih memegang peranan penting walaupun peta dan strategi SEO sudah banyak berubah (dari optimalisasi on-page menjadi link building dan sekarang ini social marketing). Sejak awal, Panduan SEO ini hanya membahas analisis topik dan bagaimana melakukan optimalisasi pada subtopik tertentu. Masalahnya, cara berpikir casual searcher seringkali tidak sesuai dengan optimalisasi yang kita lakukan, mereka <a href="http://dhany.web.id/riset-kata-kunci-keyword-research.html#more-1024'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Riset <em>keyword</em> masih memegang peranan penting walaupun peta dan strategi SEO sudah banyak berubah (dari optimalisasi <em>on-page</em> menjadi <em>link building</em> dan sekarang ini <em>social marketing</em>). Sejak awal, <a href="http://dhany.web.id/panduan-seo">Panduan SEO</a> ini hanya membahas analisis topik dan bagaimana melakukan optimalisasi pada subtopik tertentu.</p><p>Masalahnya, cara berpikir <em>casual searcher</em> seringkali tidak sesuai dengan optimalisasi yang kita lakukan, mereka menggunakan pencarian sederhana yang kadang sulit dipahami atau tidak tepat (misal; &#8220;mesin pencari selain mozilla&#8221;) atau malah memasukkan setumpuk kata (misal; &#8220;cara penggunaan dan teknologi dari website-website pencari (search engine)&#8221; &#8211; <em>long tail anyone</em>?).</p><p>Penentuan <a title="Apa Tujuan Situs Anda? " href="http://dhany.web.id/apa-tujuan-situs-anda.html">tujuan situs web</a> dan identifikasi audien adalah satu aspek dari SEO untuk membuat anda fokus, adapun <em>keyword research</em> bertujuan untuk memperluas cakupan &#8216;bahasa&#8217; dan &#8216;istilah&#8217; yang digunakan target audien saat mereka menggunakan mesin pencari.</p><p>Proses utama dalam riset kata kunci adalah sebagai berikut:<span id="more-1024"></span></p><ol><li>Membuat list kata kunci &#8211; yang mungkin digunakan audien situs anda.</li><li>Menghitung perkiraan jumlah pencarian harian &#8211; pada <em>major search engines</em> untuk kata-kata kunci tersebut.</li><li>Mengevaluasi persaingan &#8211; yaitu situs-situs web yang akan anda hadapi untuk mendapat <em>ranking</em> pada setiap keyword.</li><li>Dari data yang terkumpul kemudian pilih sejumlah kata kunci dengan volume pencarian tinggi (banyak pencari yang menggunakan <em>keyword</em> tersebut setiap harinya) tapi dengan kompetisi yang rendah (tidak terlalu banyak situs yang mempromosikan dirinya untuk kata kunci tersebut).</li></ol><h2>Membuat list <em>keyword</em></h2><p>Tidak ada rumus baku untuk membuat list <em>keyword</em> &#8211; saya coba rangkum beberapa strategi saja. Idealnya semua strategi ini digunakan untuk konfirmasi dan pengayaan. Pada proyek kecil bisa saja beberapa langkah dilewat dan digunakan saat situs mulai berkembang.</p><h3><em>Brainstorming</em></h3><ul><li>Siapa anda? Nama perusahaan anda (singkatan dan nama lengkap)? Untuk bisnis kecil barangkali perlu juga dicantumkan nama pemilik atau pengurusnya.</li><li>Produk/jasa apa yang ditawarkan? Tuliskan istilah yang biasa digunakan pada industri anda dan nama produk yang ditawarkan.</li><li>Dimana posisi anda? Optimalisasi lokasi geografis (<em>geo-targetting</em>) sangat penting kalau jenis bisnis/organisasi anda adalah <em><a id="aptureLink_8XANAQPd55" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Brick%20and%20mortar%20business">brick and mortar</a></em>.</li><li><em>Special needs</em> apa yang hendak dipenuhi situs/bisnis anda? Ide kata kunci bisa banyak diperoleh kalau anda sudah menentukan tujuan dan <a title="Siapa Target Audien Anda?" href="http://dhany.web.id/siapa-target-audience.html">target audien</a> situs anda.</li><li>Posisikan diri anda sebagai pencari atau <em>target audience</em>, dan bayangkan diri anda sebagai orang yang akan dilayani. Apa yang akan anda ketik pada kotak pencarian?</li><li>Gunakan variasi semua kata kunci yang sudah dibuat. Misal; &#8216;<em>search engine marketing</em>&#8216; dan &#8216;<em>search engine optimization</em>&#8216; bisa dianggap hal yang sama dan varian satu sama lain (begitu pula &#8216;<em>search marketing</em>&#8216;). Gunakan bentuk tunggal dan jamak (tergantung bahasa).</li><li>Perhatikan tema dan <em>event</em> yang biasa mempengaruhi bisnis anda (<em>seasonal</em>, misal; Ramadhan, Halloween, atau Natal).</li></ul><p>Namanya juga <em>brainstorming</em>, intinya adalah membuat list sebesar mungkin. Memang kesannya repot dan membosankan, tapi anda tidak usah takut kelupaan sesuatu &#8211; cantumkan saja semua yang terpikirkan.</p><p>Langkah berikut? Gunakan bantuan.</p><h3>Mengembangkan list</h3><p>Ada banyak <em>resource</em> yang bisa anda gunakan untuk mengembangkan <em>master list</em>. Dalam beberapa kasus sumber-sumber ini tahu lebih banyak atau &#8211; kadang &#8211; hanya memberi tambahan minor. Meski begitu, tambahan minor bisa memberi perspektif berbeda dan sering cukup berharga untuk dimasukkan.</p><ul><li><strong>Tim anda</strong> &#8211; siapapun. Kalau anda bekerja pada konsultan SEO (atau mengerjakan SEO dalam sebuah tim), lebih baik lakukan <em>brainstorming</em> bersama. Atau kalau anda anggota tim khusus di organisasi/perusahaan yang sedang dikembangkan situsnya, lakukan <em>brainstorming</em> dengan karyawan lain.</li><li><strong>Media industri</strong> &#8211; Gunakan forum <em>online</em>, situs berita, situs referensi dan media <em>offline</em> untuk mengembangkan daftar terminologi yang biasa digunakan untuk mendeskripsikan produk atau jasa anda.</li><li><strong>Customer</strong> &#8211; Konsumen berpengalaman akan mengenal istilah canggih yang anda gunakan, tapi orang kebanyakan tidak akan paham. Kalaupun tahu, mungkin mereka cuma pernah mendengar tanpa tahu artinya, dan kemungkinan tidak akan pernah menggunakannya pada saat melakukan pencarian umum.</li><li><strong>Kompetitor</strong> &#8211; Cara cepat dan mudah melakukan <a id="aptureLink_ATHWRNcnSB" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Keyword%20research">keyword research</a> adalah dengan menemukan <em>top 5 competitor</em> (pilih kata kunci paling luas maknanya dalam industri anda, misal; &#8220;golf&#8221;, lakukan pencarian di Google,  ambil 5 situs yang ditampilkan paling atas) dan perhatikan <em>keyword</em> apa saja yang mereka gunakan.</li></ul><p>Terakhir, kalau <em>website</em>-nya sudah ada dan terpasang program <em>traffic monitoring</em>, catat kata kunci pencarian yang digunakan oleh pengunjung (soal <em>webstat</em> kita perdalam nanti).</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/riset-kata-kunci-keyword-research.html.pdf"> <span>Riset Kata Kunci (Keyword Research)</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/riset-kata-kunci-keyword-research.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>18</slash:comments> </item> <item><title>Siapa Target Audien Anda?</title><link>http://dhany.web.id/siapa-target-audience.html</link> <comments>http://dhany.web.id/siapa-target-audience.html#comments</comments> <pubDate>Thu, 11 Feb 2010 22:34:35 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[Manajemen]]></category> <category><![CDATA[planning]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=896</guid> <description><![CDATA[Setelah anda memutuskan tujuan SEO-isasi, maka langkah selanjutnya adalah menentukan siapa target audien situs anda. Tidak masalah apakah situs  tersebut menjual sepatu atau hendak menggalang dana, anda harus menentukan siapa target pengunjungnya. Biasanya orang menggambarkan target audience secara luas, misal: Seorang developer software pembuat resume/CV misalnya mendefinisikan pengunjung situsnya sebagai orang-orang yang butuh resume yang <a href="http://dhany.web.id/siapa-target-audience.html#more-896'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Setelah anda memutuskan <a title="SEO: Penentuan Tujuan" href="http://dhany.web.id/seo-penentuan-tujuan.html">tujuan SEO</a>-isasi, maka langkah selanjutnya adalah menentukan siapa target audien situs anda. Tidak masalah apakah situs  tersebut menjual sepatu atau hendak menggalang dana, anda harus menentukan siapa target pengunjungnya.</p><p>Biasanya orang menggambarkan <em>target audience</em> secara luas, misal:</p><ul><li>Seorang developer software pembuat <a id="aptureLink_WPLkaHbKGJ" href="http://en.wikipedia.org/wiki/R%C3%A9sum%C3%A9">resume</a>/CV misalnya mendefinisikan pengunjung situsnya sebagai orang-orang yang butuh resume yang lebih baik</li><li>Perusahaan yang menjual peralatan stereo <em>high-end</em> mendefinisikan audien situsnya sebagai para penggemar audio fanatik</li></ul><p>Sebetulnya akan lebih sederhana dan lebih berpeluang sukses nantinya kalau<span id="more-896"></span> menentukan jenis audien yang lebih spesifik, kemudian membangun image dari karakter audien tersebut dan melayani klien dari audien spesifik tersebut. Setelah anda menguasai ceruk pasar yang kecil, anda akan lebih mudah melebarkan sayap dan memperluas fokus. Tapi sebelum anda bisa terbang jauh, semuanya adalah tentang <em>niche, niche, niche</em>, fokus, fokus, dan fokus.</p><p>Mbah Urip (sang <em>web developer freelance</em> kita) menceritakan target audien yang ada di benaknya:</p><blockquote><p>&#8220;Mbah ini mengincar <a id="aptureLink_pqIEYCuE0T" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Entrepreneur">entrepreneur</a> dan bisnis kecil yang serius mengembangkan usahanya, mereka yang butuh tampil mengesankan dan berkualitas tinggi di dunia maya, yang mana hal tersebut akan membantu pencapaian tujuan bisnisnya. Mbah ingin menarik perhatian orang-orang berselera tinggi dan menghargai kualitas.</p><p>Tapi, Mbah juga tahu bagaimana sulitnya orang-orang ini mau merogoh kocek mereka untuk membeli desain web berkualitas, jadi Mbah mau memberikan sesuatu dengan biaya murah agar mereka bisa segera memulai bisnisnya dan Mbah juga ingin mengajarkan mereka cara Mbah membangun situs.</p><p>Target Mbah juga adalah orang-orang yang cukup mengerti cara kerja situs. Usia bukan masalah, dan berkat internet Mbah ini bisa punya audien potensil di seluruh dunia. Meski demikian, Mbah akan fokus pada <em>audience</em> berbahasa Inggris saja, karena soal desain dan mendapat klien yang paham web saja sudah cukup sulit, apalagi ditambah hambatan bahasa.&#8221;</p></blockquote><p>Sebagai tambahan untuk menarik jenis audien lain, Mbah Urip menggunakan <em>skill</em>-nya dengan menyediakan <em>template</em> situs dan tips <em>web design</em> di situs/<a id="aptureLink_13C10Scgga" href="http://www.amazon.com/gp/product/078521576X?tag=stillunderdev-20">blognya</a>. Ini membuat skill Mbah Urip lebih ter-ekspos lagi dan kliennya juga mendapat manfaat tambahan.</p><p>Dari contoh di atas, anda melihat bahwa anda harus menggunakan tujuan situs sebagai patokan dalam menggambarkan target audien secara detail &#8211; <em>web savvy, English speaking</em>, dan pemahaman dasar tentang web-design. Sayangnya, kita lihat bahwa meskipun tujuan Mbah Urip ini cukup detail, tetap <strong>masih kurang terarah</strong>, sehingga dia akan kesulitan nantinya dalam bersaing di ceruk pasar (<em>niche</em>) yang sudah kompetitif tersebut.</p><p>Jadi apa yang Mbah Urip harus lakukan?</p><p>Beliau berpikir lagi tentang tujuan dan target audiennya, kemudian sampai pada kesimpulan bahwa dia akan lebih mem-fokuskan keahlian desainnya pada <em>software</em> ngeblog populer saat ini, <a href="http://wordpress.org" target="_blank">WordPress</a>.</p><p>Langkah cerdas, karena makin banyak orang yang beralih menggunakan WordPress sebagai platform blogging, kemudian semakin banyak juga perusahaan yang mulai ngeblog sebagai bagian dari strategi pemasaran dan branding. Maka desainer berkualitas seperti Mbah Urip akan selalu dibutuhkan.</p><p>Mbah Urip kemudian juga memutuskan bahwa ia akan mengincar komunitas lokal dulu, agar bisa membangun profil dirinya (branding), dan kemudian memanfaatkan profil tersebut sebagai landasan.</p><p>Anda tidak harus meniru langkah &#8216;<em>go local</em>&#8216; Mbah Urip ini, tapi idenya memang bagus yaitu memberi perhatian pada komunitas sendiri dulu (memilih ceruk pasar yang lebih sempit untuk tahap awal). Biasanya menggarap ceruk lokal jauh lebih mudah karena kondisinya lebih dipahami, kemudian penguasaan ini juga bisa memberi momentum kuat untuk menguasai segmen yang lebih besar di masa yang akan datang.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/siapa-target-audience.html.pdf"> <span>Siapa Target Audien Anda?</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/siapa-target-audience.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>11</slash:comments> </item> <item><title>SEO: Penentuan Tujuan</title><link>http://dhany.web.id/seo-penentuan-tujuan.html</link> <comments>http://dhany.web.id/seo-penentuan-tujuan.html#comments</comments> <pubDate>Thu, 04 Feb 2010 12:21:52 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[Manajemen]]></category> <category><![CDATA[planning]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=821</guid> <description><![CDATA[Upaya SEO tidak ada gunanya kalau anda tidak punya gambaran jelas tentang: tujuan situs yang di-SEO-kan siapa yang menjadi target pengunjungnya apa yang anda ingin mereka lakukan apa tujuan jangka panjang anda kemajuan yang dicapai dari waktu ke waktu Selain itu, anda harus tahu cara terbaik untuk menarik perhatian audien (kata kunci yang paling menarik <a href="http://dhany.web.id/seo-penentuan-tujuan.html#more-821'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Upaya SEO tidak ada gunanya kalau anda tidak punya gambaran jelas tentang:</p><ul><li>tujuan situs yang di-SEO-kan</li><li>siapa yang menjadi target pengunjungnya</li><li>apa yang anda ingin mereka lakukan</li><li>apa tujuan jangka panjang anda</li><li>kemajuan yang dicapai dari waktu ke waktu</li></ul><p>Selain itu, anda harus tahu cara terbaik untuk menarik perhatian audien (kata kunci yang paling menarik perhatian) dan berapa besar upaya yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan (analisa persaingan/<em>competitive analysis</em>). Ini akan dibahas nanti, sabar ya.</p><h2>Apa Tujuan Situs Anda?</h2><p>Tentukan tujuan yang hendak dicapai oleh situs anda, tuliskan besar-besar pada kertas atau whiteboard atau media apapun yang mudah terlihat, jangan menulisnya pada komputer kalau harus membuka filenya dulu secara manual.</p><p>Bagi sebagian orang, situs adalah perpanjangan kehidupan/minat/bisnis mereka, bertujuan untuk mempublikasikan dan menarik perhatian atas apa yang dikerjakan di dunia <em>offline</em>. Untuk yang lainnya, situs ADALAH minat/bisnis itu sendiri. Perbedaan ini tentu mempengaruhi banyak hal dan prioritas.</p><p>Apa tujuan utama situs anda? Apakah untuk <span id="more-821"></span>menjual sesuatu? Apakah untuk menarik subscriber ke <em>mailing list</em>? Apakah sebagai etalase <em>online </em>untuk menyediakan informasi dasar tentang produk anda pada kustomer?</p><p>Untuk sebagian perusahaan, <em>branding </em>adalah tujuan utama memiliki situs. Untuk perusahaan lain, situs berfungsi sebagai sarana pembangun komunitas untuk produk dan/atau jasa mereka.</p><p>Tujuan anda (atau tujuan perusahaan ) dan strategi bisnis yang digunakan memiliki pengaruh besar pada cara <em>setup</em> dan kegunaan situs tersebut.</p><p>Untuk mempermudah, saya beri dua contoh, berupa kasus ril sebuah perusahaan <em>online</em>, dan contoh fiktif sebuah bisnis <em>offline </em>yang ingin memanfaatkan website untuk menghasilkan klien.</p><h2>Contoh #1:</h2><p>Misal StatCounter, sebuah perusahaan <em>online </em>yang dikenal menyediakan jasa <em>traffic tracking</em>. StatCounter menyediakan layanan <em>hit counter</em> yang mudah digunakan, non-intrusif dan gratis, tentu saja itu cuma &#8216;pemanis&#8217; agar orang mencoba layanan mereka sebelum menjual jasa berbayarnya (yang menghilangkan berbagai limitasi versi gratis).</p><p>Jadi kira-kira apa tujuan utama StatCounter?</p><p><strong>Tujuan Utama:</strong> Menyediakan layanan <em>hit tracking</em> berbayar terbaik</p><p>Tujuan utama akan membantu anda fokus dan tetap pada jalur yang benar ketika anda memutuskan apa yang hendak dilakukan dengan situs tersebut. Tujuan bisa lebih dari satu, untuk itu anda membaginya menjadi satu tujuan utama dan satu (atau lebih) tujuan sekunder.</p><p>Kembali pada contoh StatCounter, <em>secondary goal</em> mereka kira-kira adalah:</p><p><strong><em>Secondary Goal</em>:</strong> Menjual ruang iklan untuk monetisasi popularitas dan trafik pengunjung sebagai <em>income</em> tambahan.</p><h2>Contoh #2:</h2><p>Bayangkan kasus imajiner tentang desainer web <em>freelance</em>; Mbah Urip, yang ingin menggunakan situsnya untuk presentasi portofolio (hasil karya). Kebetulan Mbah Urip ini punya hasrat mengajar dan ingin membagikan pengetahuan melalui situsnya. Tambahan lagi, Mbah Urip ingin mendapat <em>income </em>ekstra selain dari jasa desain, maka ia juga ingin menjual <em>template </em>situs dan <em>custom script</em> di websitenya.</p><p><strong>Tujuan Utama:</strong> Untuk menarik perhatian calon klien</p><p><strong>Secondary Goal #1:</strong> Menulis tentang teknik-teknik desain web dan berbagi pengetahuan</p><p><strong>Secondary Goal #2: </strong>Mendapat <em>income </em>dari menjual <em>script </em>dan <em>template</em></p><p>Yang bagus dari contoh kedua ini bahwa tujuan-tujuan sekunder mbah Urip mendukung dan masih berhubungan erat dengan tujuan utamanya &#8211; <em>template </em>dan artikel adalah sarana tambahan untuk menarik lebih banyak kustomer/klien.</p><p>Idealnya tujuan sekunder dibatasi sampai paling banyak 3 (lebih sedikit lebih baik). Fokus tunggal sangat membantu dalam mempertajam upaya-upaya SEO anda.</p><p>Tentu saja memiliki banyak tujuan dan berharap banyak hal dari situs anda juga bukan sesuatu yang terlarang. Kalau begitu, bagaimanapun caranya pastikan bahwa anda tidak kehilangan fokus dan membiarkan tujuan berkembang terlalu banyak sehingga tidak satupun yang tercapai.</p><p>Langit boleh saja jadi tujuan, tapi ingat bahwa anda harus menempuhnya langkah demi langkah. <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/seo-penentuan-tujuan.html.pdf"> <span>SEO: Penentuan Tujuan</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/seo-penentuan-tujuan.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>5</slash:comments> </item> <item><title>Membuat Rencana SEO</title><link>http://dhany.web.id/membuat-rencana-seo.html</link> <comments>http://dhany.web.id/membuat-rencana-seo.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 29 Jan 2010 12:14:34 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[Manajemen]]></category> <category><![CDATA[arsitektur situs]]></category> <category><![CDATA[authority]]></category> <category><![CDATA[duplicate content]]></category> <category><![CDATA[link building]]></category> <category><![CDATA[planning]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[sitemap]]></category> <category><![CDATA[trust]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=676</guid> <description><![CDATA[Sia-sia saja punya informasi tapi tidak punya pengetahuan dan keinginan untuk menggunakannya secara efektif. Anda sedang membaca salah satu artikel Panduan SEO, jadi saya anggap anda punya keinginan untuk memanfaatkan ilmu SEO. Setelah punya keinginan, anda harus punya rencana. Dalam ilmu manajemen, rencana terbaik adalah rencana yang fleksibel, tapi mengandung detail yang cukup untuk memandu <a href="http://dhany.web.id/membuat-rencana-seo.html#more-676'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Sia-sia saja punya informasi tapi tidak punya pengetahuan dan keinginan untuk menggunakannya secara efektif. Anda sedang membaca salah satu artikel <a href="http://dhany.web.id/panduan-seo">Panduan SEO</a>, jadi saya anggap anda punya keinginan untuk memanfaatkan ilmu SEO.</p><p>Setelah punya keinginan, anda harus punya rencana. Dalam ilmu manajemen, rencana terbaik adalah rencana yang fleksibel, tapi mengandung detail yang cukup untuk memandu anda dan memungkinkan anda untuk memodifikasinya sesuai kebutuhan.</p><p>Artikel ini akan memperkenalkan 4 fase dalam perencanaan SEO.</p><p>Kenapa 4, bukan 5 atau 3? Yah, karena buat saya 4 langkah ini memberikan hasil terbaik &#8211; dan 4 langkah ini adalah <em>template </em>dasar untuk kampanye SEO yang biasa saya lakukan. Empat fase ini bukan sesuatu yang baku, silakan saja anda ubah (bukan dikurangi substansinya). Misal pada fase peluncuran situs, kalau anda merasa fase tersebut sebaiknya dipecah menjadi 2, lakukan saja. Kemudian kalau anda mau menggabungkan langkah 2 dan 3 (optimalisasi situs dan peluncuran situs), silakan gabungkan. Bebas.</p><p>Apapun perubahan yang anda buat, tetap lakukan langkah-langkah yang harus dilakukan, diubah boleh, dikurangi jangan. <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <span id="more-676"></span></p><h2>Fase 1: Riset</h2><p>Ini bagian penting pertama dari perencanaan SEO dan sebetulnya tidak terlalu sulit dan membosankan seperti yang diduga banyak calon pejuang SEO.</p><p>Harus diakui, saya bukan orang yang suka tenggelam dalam perencanaan dan riset ini. Saya sendiri biasanya &#8216;<em>just do it</em>&#8216; dan memperbaiki berbagai hal belakangan. Riset harus dilakukan, tapi jangan sampai membuat anda terlalu banyak menimbang sehingga tidak pernah beraksi.</p><p>Fase riset ini juga sangat mudah dilewatkan, bisa karena tidak tahu caranya, bisa karena godaan untuk &#8216;<em>just do it</em>&#8216; terlalu tinggi pada saat menemukan sesuatu yang menurut anda menarik.</p><p>Apapun alasannya, ingat satu hal; kalau anda ingin menaklukkan segmen pasar yang diincar, anda HARUS melakukan riset. Titik.</p><p><strong>Penentuan Tujuan</strong></p><p>Apa tujuan situs anda, bayangkan audien ideal untuk situs tersebut.</p><p><em><strong>Keyword Research</strong></em></p><p>Kalau anda sudah tahu topik yang akan diambil (dan punya gambaran tentang audien anda), kumpulkan kata kunci apa saja yang biasa digunakan dan data yang terkait dengan <em>keyword </em>tersebut.</p><p><em><strong>Competitive Analysis</strong></em></p><p>Analisis persaingan yang akan dihadapi. Siapa yang menjadi pesaing, dan apa yang sudah mereka lakukan dalam SEO/<em>online marketing</em>.</p><h2>Fase 2: Membangun/Optimalisasi Situs</h2><p>Fase ini berbeda untuk tiap proyek SEO, tergantung pada apakah situs tersebut baru atau lama/mapan.</p><p><strong><em>Keyword </em>dan Konten Situs</strong></p><p>Bagaimana cara menggunakan <em>keyword </em>pada situs anda, bagaimana memecah kata-kata kunci tersebut pada beberapa halaman dan bagaimana cara mengorganisir situs berdasarkan kata kunci.</p><p><em><strong>On-Page SEO</strong></em></p><p>Optimalisasi elemen halaman situs; tag title, tag meta, penggunaan keyword dan hindari duplikasi konten.</p><p><strong>Arsitektur Situs</strong></p><p><a title="SEO: Faktor Penilaian Berdasarkan Situs" href="http://dhany.web.id/seo-site-based-ranking-factors.html">Arsitektur situs</a> adalah tentang bagaimana anda mengatur halaman-halaman situs (<em>internal linking</em>), <em>search engine friendly</em> URL dan penggunaan <em>sitemap</em>.</p><h2>Fase 3: Peluncuran Situs</h2><p><strong>Dasar-dasar <em>Link Building</em></strong></p><p>Hal-hal dasar pada praktek <em>link building</em> yang efektif, jenis tautan yang dibutuhkan, dan bagaimana anda akan melakukannya dalam jangka panjang.</p><p><em><strong>Site Launch Links</strong></em></p><p>Jenis-jenis tautan yang dibutuhkan saat situs diluncurkan (<em>go online</em>) agar eksistensinya diketahui mesin pencari, agar halaman-halaman situs ter-indeks dan sekaligus terdongkrak posisinya karena <a title="trust dan authority - Apa sih yang Google mau?" href="http://dhany.web.id/apa-sih-yang-google-mau-bag-2.html"><em>trust </em>dan </a><em><a title="trust dan authority - Apa sih yang Google mau?" href="http://dhany.web.id/apa-sih-yang-google-mau-bag-2.html">authority</a> </em>yang diperoleh.</p><h2>Fase 4: SEO Jangka Panjang</h2><p>Sudah dijelaskan dari awal bahwa <a title="Pola Pikir SEO" href="http://dhany.web.id/pola-pikir-seo.html"><em>Search Engine Marketing</em> adalah komitmen jangka panjang</a> dan harus dilakukan secara konsisten. Ini berarti anda harus konsisten membangun konten, konsisten melakukan <em>link building</em> dan konsisten memonitor hasil pekerjaan anda (berdasarkan trafik dan posisi pada SERP), kemudian lakukan <em>fine tuning</em> (penyempurnaan) pada aktivitas SEO anda.</p><p><strong>Sumber-sumber Tautan</strong></p><p>Dari mana situs anda mendapat tautan? Nanti akan ditunjukkan 10 sumber tautan dan cara menemukannya.</p><p><em><strong>Link Partner</strong></em></p><p>Bagaimana menggunakan mesin pencari untuk menemukan <em>link partner</em> yang potensial.</p><p><strong>Penilaian Tautan</strong></p><p>Bagaimana menilai kualitas sebuah tautan, dan bagaimana kualitas ini mempengaruhi praktek <em>link building</em>.</p><p><strong>Konten Berkualitas</strong></p><p>Konten bagaimana yang tepat untuk menyisipkan tautan dan bagaimana membentuk kebiasaan untuk membuat konten berkualitas.</p><p><em><strong>Monitoring</strong></em></p><p>Menggunakan <em>tools analisis</em> dan <em>search ranking data</em> untuk mempersempit dan mengarahkan kampanye SEO/<em>link building</em>.</p><p>Itulah hal-hal yang harus anda ketahui dan cantumkan pada saat membuat rencana SEO. Ini hanya gambaran dulu. Setiap fase diatas akan dijelaskan dalam artikel-artikel tersendiri.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/membuat-rencana-seo.html.pdf"> <span>Membuat Rencana SEO</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/membuat-rencana-seo.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>13</slash:comments> </item> <item><title>Strategi Diversifikasi Dalam SEO</title><link>http://dhany.web.id/strategi-diversifikasi-dalam-seo.html</link> <comments>http://dhany.web.id/strategi-diversifikasi-dalam-seo.html#comments</comments> <pubDate>Mon, 21 Dec 2009 08:00:49 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[Manajemen]]></category> <category><![CDATA[diversifikasi]]></category> <category><![CDATA[mesin pencari]]></category> <category><![CDATA[planning]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=235</guid> <description><![CDATA[Search Engine Optimization (SEO) adalah proses untuk mengarahkan trafik pengunjung dari mesin pencari ke sebuah website. Proses ini tidak mungkin dimengerti kalau belum paham bagaimana cara kerja mesin pencari. Secara khusus, sebelum belajar SEO, kita harus mengerti dulu: Bagaimana mesin pencari membaca (meng-indeks) website Bagaimana mesin pencari memberi peringkat/ranking Kenapa mesin pencari mengubah algoritma pencarian <a href="http://dhany.web.id/strategi-diversifikasi-dalam-seo.html#more-235'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Search Engine Optimization (<strong>SEO</strong>) adalah proses untuk mengarahkan trafik pengunjung dari mesin pencari ke sebuah website. Proses ini tidak mungkin dimengerti kalau belum paham bagaimana cara kerja mesin pencari. Secara khusus, sebelum belajar SEO, kita harus mengerti dulu:</p><ul><li>Bagaimana mesin pencari membaca (meng-indeks) website</li><li>Bagaimana mesin pencari memberi peringkat/ranking</li><li>Kenapa mesin pencari mengubah algoritma pencarian</li><li>Bagaimana (dan kapan) mesin pencari mengubah algoritma</li></ul><p>Poin 1 dan 2 relatif mudah dipahami (poin 2 adalah alasan kenapa industri <em>SEO </em>berkembang). Ada banyak informasi salah, tapi selama anda punya sumber yang tepat, mempraktekkan sendiri dan belajar menyaring <a title="SEO dan bukan SEO" href="http://dhany.web.id/seo-dan-bukan-seo.html">yang perlu dan tidak</a>, anda akan punya gambaran tentang bagaimana mesin pencari memberi peringkat.</p><p>Poin 3 dan 4 memberi banyak kesulitan bagi SEO, terutama karena:<span id="more-235"></span></p><ul><li>Perubahan pada algoritma bisa membuat peringkat sebuah situs berubah, dan ada kemungkinan situs anda kehilangan peringkatnya yang sudah tinggi.</li><li>Tidak tahu kapan mesin pencari meng-update algoritmanya (setidaknya sampai anda melihat perubahan yang jelas atau seseorang di forum mulai membahasnya) berarti anda sebagai webmaster tidak akan pernah tahu kapan perubahan pada mesin pencari akan berefek negatif.</li></ul><p>Ketidakpastian pada mesin pencari, artinya bila trafik dari mesin pencari adalah satu-satunya sumber trafik website anda, dan website anda adalah satu-satunya sumber penghasilan, maka hidup anda tergantung pada kehendak Google.</p><p>Ini tentu saja menakutkan, dan ketakutan ini yang menyebabkan &#8216;kepanikan&#8217; yang sering (atau akan) anda lihat di berbagai forum SEO saat membahas tentang update mesin pencari.</p><p>&#8220;Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang&#8221;, jangan mengandalkan penghasilan dari satu sumber saja. Kalau trafik kunjungan situs anda sebagian besar berasal dari mesin pencari, lakukan <strong>diversifikasi</strong>; tingkatkan trafik dari forum dan situs lainnya, bangun juga sebuah readership. Kalau income utama anda dari AdSense, <em>diversifikasi </em>dalam bentuk lain seperti <a title="affiliate marketing" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Affiliate_marketing" target="_blank"><em>affiliate marketing</em></a>, membuat produk sendiri, dll.</p><p>Dan kalau semua penghasilan anda berasal dari dunia online, diversifikasikan lebih lanjut dengan penghasilan dari dunia offline.</p><p>Prinsip-prinsip <em>smart money-making</em> tetap berlaku, dan melampaui batasan-batasan offline / online. Sekali lagi:</p><p>JANGAN pertaruhkan semua modal (materil dan imateril) pada satu website, satu jenis trafik, dan satu sumber atau satu jenis penghasilan. <span style="text-decoration: underline;">Lakukan diversifikasi</span>.</p><p>Hal penting berikutnya yang harus dicatat adalah:</p><p>Kalau anda paham apa yang diinginkan mesin pencari, maka membuat rencana ke depan dan mengelola kampanye <span style="text-decoration: underline;">SEO</span> anda akan lebih mudah sehingga setiap &#8216;update&#8217; dapat menguntungkan ranking situs anda.</p><p>Coba pikir lagi &#8211; biasanya pada setiap update para webmaster sibuk mencari tahu apakah situs mereka kehilangan peringkat #1 nya atau tidak. Bagaimana kalau anda bisa membuat <a title="•SEO: Pentingnya Sistem dan Prioritas" href="http://dhany.web.id/seo-pentingnya-sistem-dan-prioritas.html">sebuah sistem</a> yang menguntungkan posisi situs anda, tidak peduli perubahan algoritma apa yang terjadi di Google atau Yahoo.</p><p>Hal tersebut yang akan menjadi tema utama seluruh <a title="Belajar SEO" href="http://dhany.web.id/panduan-seo">panduan SEO</a> ini, dan menjadi salah satu target utama yang telah saya putuskan untuk dicapai di blog ini.</p><p>Pantau terus dan jangan lupa <a title="subscribe dhany.web.id via email" rel="nofollow" href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=dhany&amp;loc=en_US" target="_blank">subscribe</a> biar tidak ketinggalan.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/strategi-diversifikasi-dalam-seo.html.pdf"> <span>Strategi Diversifikasi Dalam SEO</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/strategi-diversifikasi-dalam-seo.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>2</slash:comments> </item> </channel> </rss>
