<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>Dhany.Web.id &#187; strategi seo</title> <atom:link href="http://dhany.web.id/tag/strategi-seo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://dhany.web.id</link> <description>SEO, Manajemen, Internet Marketing</description> <lastBuildDate>Sat, 05 Nov 2011 06:47:50 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=331</generator> <xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" /> <item><title>5 Tips Melakukan Corporate Blogging</title><link>http://dhany.web.id/5-tips-melakukan-corporate-blogging.html</link> <comments>http://dhany.web.id/5-tips-melakukan-corporate-blogging.html#comments</comments> <pubDate>Wed, 04 May 2011 15:55:14 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Bisnis]]></category> <category><![CDATA[Blogging]]></category> <category><![CDATA[Guest Post]]></category> <category><![CDATA[corporate blogging]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=1749</guid> <description><![CDATA[Berkembangnya web 2.0 dan dunia digital marketing akhir-akhir ini ikut membuat banyak perusahaan-perusahaan yang mulai melirik internet sebagai tool yang efektif untuk keperluan branding, marketing, PR, advertising, dan sebagainya. Nah, salah satu tool yang digunakan beberapa perusahaan di Indonesia untuk kebutuhan online marketingnya adalah blog. Namun, dari pengamatan pribadi saya, baru sedikit sekali perusahaan yang <a href="http://dhany.web.id/5-tips-melakukan-corporate-blogging.html#more-1749'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Berkembangnya web 2.0 dan dunia digital marketing akhir-akhir ini ikut membuat banyak perusahaan-perusahaan yang mulai melirik internet sebagai tool yang efektif untuk keperluan branding, marketing, PR, advertising, dan sebagainya.</p><p>Nah, salah satu tool yang digunakan beberapa perusahaan di Indonesia untuk kebutuhan online marketingnya adalah blog.</p><p>Namun, dari pengamatan pribadi saya, baru sedikit sekali perusahaan yang melakukan blogging dengan benar. Kebanyakan, blog dibiarkan terlantar dan tidak terurus. Kalaupun ada isinya, biasanya hanya berisi kata-kata yang singkat, tidak berkualitas, atau cuma artikel yang sekedar copas dari artikel lain.</p><p>Lalu, bagaimanakah tips-tips praktis untuk melakukan corporate blogging?  Berikut sharing tips dari saya.<span id="more-1749"></span><strong></strong></p><p><strong>1. </strong><strong>Blog Harus Terlihat Professional</strong></p><p>Dalam melakukan corporate blogging, terlihat professional itu sangat penting karena menyangkut nama baik dan brand image perusahaan.</p><p>Tidak seperti personal blog, dalam melakukan corporate blogging Anda tidak bisa menggunakan bahasa yang terlalu gaul, casual, dengan tampilan blog yang “norak” yang dibanjiri iklan Google Adsense.</p><p>Pilihlah template blog yang clean, simple, professional, dan selaras dengan brand image perusahaan. Jangan gunakan Google Adsense atau bentuk-bentuk iklan banner tidak relevan lainnya, karena hanya akan distract pengunjung blog Anda dan merusak brand image.<strong></strong></p><p><strong>2. </strong><strong>Buat Agar Mudah Terindex Search Engine (Google)</strong></p><p>Sama dengan personal blog, SEO (<em>search engine optimization</em>) juga sangat penting untuk corporate blogging.</p><p>Tujuannya adalah agar blog Anda mudah terindex oleh search engine seperti Google untuk keyword-keyword yang Anda inginkan, sehingga blog Anda mudah ditemukan oleh target audience Anda. Cara melakukan SEO untuk blog dapat Anda searching di Internet karena ada banyak sumber yang membagikan tips-tips SEO (termasuk blog ini sendiri).<strong></strong></p><p><strong>3. </strong><strong>Jadikan Blog Sebagai PR Tool</strong></p><p>Di luar negeri, banyak perusahaan-perusahaan yang telah memanfaatkan blog sebagai salah satu channel komunikasi dan PR kepada para stakeholders.</p><p>Jika perusahaan Anda memiliki blog, Anda juga dapat memanfaatkannya sebagai media komunikasi PR (<em>Public Relation</em>) antara perusahaan Anda dengan target audience Anda. Hal ini terutama berguna ketika terjadi <em>crisis management</em>, dimana terjadi hal-hal yang mencemari nama baik/ reputasi perusahaan Anda.</p><p>Lebih lengkap mengenai ini akan saya bahas di lain kesempatan.<strong></strong></p><p><strong>4. </strong><strong>Berikan Tips dan Solusi Praktis</strong></p><p>Anda mungkin bingung di awal-awal perihal apa yang hendak Anda tulis di blog perusahaan Anda.</p><p>Kesalahan yang umumnya saya temukan adalah terlalu banyak corporate blog yang isinya melulu menceritakan fitur-fitur produk, sehingga membuat visitor bosan membacanya. Daripada menceritakan produk, Anda dapat memposting artikel yang bersifat tips-tips ataupun sesuatu yang sifatnya member solusi.</p><p>Misalnya Anda mengelola blog perusahaan di bidang percetakan.</p><p>Daripada menulis “Ukuran dan Harga Cetak di Perusahaan Kami”, Anda dapat menulis tentang “Tips Melakukan Desain Pada Brosur”. Dengan demikian, Anda akan dipandang sebagai “sang ahli” di bidangnya, sehingga meningkatkan kredibilitas perusahaan Anda.<strong></strong></p><p><strong>5. </strong><strong>Munculkan Brand Anda di Blog</strong></p><p>Ini merupakan hal kecil yang sering dilupakan. Pastikan logo perusahaan Anda muncul di blog Anda di tempat-tempat yang noticeable, misalnya di sisi kanan blog. Selain itu, nama perusahaan juga harus muncul di Meta Title, karena itulah yang pertama kali dibaca kalau seandainya muncul di halaman 1 search engine.</p><p>Contoh corporate blogging dapat Anda lihat di salah satu blog yang saya kelola saat ini, yaitu blog tentang <a href="http://indolokbaktiutama.blogspot.com" target="_blank">CCTV</a> dan produk fire and security lainnya. Tips-tips yang saya bagikan disini merupakan hasil pengalaman dari mengelola blog tersebut. Silahkan teman-teman memberikan masukan dan tambahan tips-tips lainnya.</p><p>Semoga bermanfaat.</p><p>Hendra Deddy<br /> Visit my blog: <a href="http://indolokbaktiutama.blogspot.com" target="_blank">http://indolokbaktiutama.blogspot.com</a></p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/5-tips-melakukan-corporate-blogging.html.pdf"> <span>5 Tips Melakukan Corporate Blogging</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/5-tips-melakukan-corporate-blogging.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Latent Semantic Indexing (LSI) &#8211; Apa dan Bagaimana?</title><link>http://dhany.web.id/latent-semantic-indexing-lsi-apa-dan-bagaimana.html</link> <comments>http://dhany.web.id/latent-semantic-indexing-lsi-apa-dan-bagaimana.html#comments</comments> <pubDate>Sun, 02 May 2010 08:05:26 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Teknologi]]></category> <category><![CDATA[arsitektur situs]]></category> <category><![CDATA[article directory]]></category> <category><![CDATA[backlink]]></category> <category><![CDATA[directory submission]]></category> <category><![CDATA[latent semantic indexing]]></category> <category><![CDATA[mesin pencari]]></category> <category><![CDATA[relevansi]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[serp]]></category> <category><![CDATA[siloing]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category> <category><![CDATA[topical authority]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=1380</guid> <description><![CDATA[Latent Semantic Indexing (LSI) adalah algoritma yang dikembangkan mesin-mesin pencari utama sekarang ini. Apakah situs anda sudah siap menghadapinya? Bagaimana pengaruhnya terhadap posisi halaman web anda di SERP? Apa itu latent semantic indexing? LSI berarti bahwa mesin telusur internet mencoba mengaitkan sebuah istilah dengan suatu konsep saat mengindeks halaman situs. Misal, Paris dan Hilton dihubungkan <a href="http://dhany.web.id/latent-semantic-indexing-lsi-apa-dan-bagaimana.html#more-1380'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Latent Semantic Indexing (LSI)</strong> adalah algoritma yang dikembangkan mesin-mesin pencari utama sekarang ini. Apakah situs anda sudah siap menghadapinya? Bagaimana pengaruhnya terhadap posisi halaman web anda di SERP?</p><h2>Apa itu latent semantic indexing?</h2><p>LSI berarti bahwa mesin telusur internet mencoba mengaitkan sebuah istilah dengan suatu konsep saat mengindeks halaman situs. Misal, Paris dan Hilton dihubungkan dengan nama seorang perempuan, alih-alih nama kota atau hotel, Tiger dan Woods diasosiasikan dengan golf.</p><p>Untuk mengetahui <em>keyword</em> lain yang terkait dengan sebuah kata kunci, lakukan pencarian untuk kata kunci tersebut dengan menambahkan <em>tilde</em> (~) di depan kata kunci tersebut. Google akan menebalkan (<em>bold</em>) keyword terkait pada SERP. Contohnya, Google menemukan bahwa kata &#8220;Nokia&#8221; terkait dengan &#8220;<a href="http://www.google.co.id/#hl=en&amp;q=~phone&amp;fp=1&amp;cad=b" target="_blank">phone</a>&#8220;.</p><p>Teknik yang digunakan <em>webmaster</em> untuk menghadapi LSI biasa disebut metode <em>siloing</em>.</p><h2>Bagaimana Google mengaitkan keyword dengan konsep?</h2><p>Google punya<span id="more-1380"></span> milyaran halaman situs dalam database indeks-nya. Kalau Google menemukan banyak halaman yang mengandung kata Paris dan Hilton sekaligus maka Google mengasumsikan bahwa kedua kata ini terkait. Kata-kata lain yang terkandung bersamaan pada sebuah halaman memberi petunjuk pada Google bahwa kombinasi kedua kata ini secara sekaligus adalah tentang seorang perempuan.</p><p>Kata-kata yang sering muncul berdekatan satu sama lain menunjukkan hubungan keeratan relevansi. Google punya sangat banyak data yang memungkinkannya mengkalkulasi relasi antar kata.</p><h2>Apa artinya untuk posisi halaman web anda di hasil pencarian?</h2><p>Kalau ingin tercantum untuk sebuah kata kunci, anda harus menunjukkan pada Google bahwa situs anda relevan dengan sebuah topik. Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan relevansi:</p><ol><li><strong>Optimasi halaman-halaman situs untuk kata-kata kunci berbeda</strong>. Kalau anda menyasar kata kunci &#8220;used cars&#8221; maka anda juga perlu membuat halaman-halaman lain yang relevan dengan kata kunci tersebut, seperti &#8220;auto&#8221;, &#8220;suv&#8221;, dll.<br /> Semakin banyak halaman situs yang relevan dengan sebuah topik, semakin besar kemungkinannya situs anda akan tercantum untuk kata kunci yang terkait dengan topik tersebut (lihat contoh Nokia di atas).</li><li><strong>Mendapat <em>backlink</em> dari halaman-halaman yang terkait semantik</strong>. Kalau anda anda menjual mobil (&#8220;cars&#8221;), maka tautan dari halaman lain seharusnya bukan tentang film (&#8220;movie&#8221;). Tautan dari halaman-halaman dengan topik sejenis akan menguntungkan secara semantik.<br /> <em>Backlink</em> dari sebuah halaman yang mengandung tautan ke halaman-halaman web lain dengan topik sejenis akan memberi efek lebih besar untuk peringkat situs daripada <em>backlink</em> dari halaman yang menaut ke sembarang halaman dan juga menaut ke halaman/situs anda.<br /> Karena itu, upayakan mendapat <em>backlink</em> dari situs-situs sejenis. Dan kalau anda memanfaatkan direktori (direktori internet dan direktori artikel) tempatkanlah pada kategori yang tepat. Penempatan pada kategori yang salah akan berpengaruh negatif untuk ranking situs di mesin pencari.</li><li><strong>Terapkan arsitektur situs yang &#8220;bermakna&#8221;</strong>. Tata konten situs secara logis. Buat kategorisasi atau seksi yang tepat untuk menampung keragaman topik utama dan tempatkan sedemikian rupa agar mudah ditemukan baik oleh pembaca (manusia) dan mesin pencari.</li><li><strong>Cari tahu kenapa situs lain menempati posisi lebih tinggi</strong>. Kalau anda bertanya-tanya kenapa halaman situs lain punya ranking lebih tinggi daripada halaman situs anda meskipun anda sudah sesempurna mungkin mengoptimalkan halaman-halaman situs untuk kata kunci yang diincar, maka anda harus menganalisa <em>backlink</em> yang diperoleh halaman-halaman tersebut.<br /> Jumlah dan &#8220;<em>power/authority</em>&#8221; yang dimiliki sebuah tautan sangat penting. Demikian, sama pentingnya bahwa tautan berasal dari halaman-halaman yang terkait secara topik dan semantik.</li></ol><h2>Kesimpulan</h2><p>Dalam menghadapi <em>latent semantic indexing</em> jangan fokus hanya pada satu kata kunci saat mengoptimalkan halaman situs. Algoritma canggih mesin pencari terkini berarti anda harus membuat situs yang dioptimasi untuk beragam kata kunci berbeda tapi terkait.</p><p>Tambahan lagi, tautan yang &#8220;masuk&#8221; ke situs anda berasal dari halaman/situs yang berhubungan topiknya dengan situs anda agar mesin telusur internet menempatkan situs anda pada konteks yang tepat.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/latent-semantic-indexing-lsi-apa-dan-bagaimana.html.pdf"> <span>Latent Semantic Indexing (LSI) - Apa dan Bagaimana?</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/latent-semantic-indexing-lsi-apa-dan-bagaimana.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>6</slash:comments> </item> <item><title>Bagaimana Cara Optimalisasi Geo Targeting SEO?</title><link>http://dhany.web.id/bagaimana-cara-optimalisasi-geo-targeting-seo.html</link> <comments>http://dhany.web.id/bagaimana-cara-optimalisasi-geo-targeting-seo.html#comments</comments> <pubDate>Wed, 07 Apr 2010 13:59:58 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Online]]></category> <category><![CDATA[Teknologi]]></category> <category><![CDATA[backlink]]></category> <category><![CDATA[geotargeting]]></category> <category><![CDATA[hosting]]></category> <category><![CDATA[link building]]></category> <category><![CDATA[mesin pencari]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=1350</guid> <description><![CDATA[Ada dua strategi geo targeting utama dalam SEO yang bisa dipilih: Menyasar wilayah geografis tertentu (strategi geografis): Buat subdomain atau subdirektori dalam bahasa ibu (native language) yang menjadi target geografis (Bahasa Jerman kalau anda mengincar pengunjung dari Jerman) dan fokuskan target geografis pada Webmaster Central Tempatkan konten subdomain pada server hosting di lokasi yang jadi <a href="http://dhany.web.id/bagaimana-cara-optimalisasi-geo-targeting-seo.html#more-1350'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Ada dua strategi <em>geo targeting</em> utama dalam SEO yang bisa dipilih:</p><p><strong>Menyasar wilayah geografis tertentu</strong> (strategi geografis):</p><ol><li>Buat subdomain atau subdirektori dalam bahasa ibu (<em>native language</em>) yang menjadi target geografis (Bahasa Jerman kalau anda mengincar pengunjung dari Jerman) dan fokuskan target geografis pada Webmaster Central</li><li>Tempatkan konten subdomain pada <em>server hosting</em> di lokasi yang jadi sasaran</li><li>Bangun <em>backlink </em>dari TLD serupa</li></ol><p><strong>Menyasar bahasa tertentu</strong> (strategi bahasa):</p><ol><li>Buat subdirektori untuk <em>native language</em> tertentu (misal, www.situsanda.com/nl untuk Bahasa Belanda)</li><li>Bangun <em>backlink </em>dari situs dalam bahasa yang sama dengan bahasa subdirektori</li><li><strong>Jangan </strong>gunakan <em>geographic targeting</em> (strategi geografis)</li></ol><p>Alasan tidak menggunakan strategi geografis bersamaan dengan strategi bahasa adalah <span id="more-1350"></span>karena kalau pencari melakukan pencarian dalam bahasa tertentu di Google<strong>.com</strong>, maka halaman dengan bahasa yang dicari akan mendapat prioritas daripada halaman yang dioptimasi untuk wilayah geografis tertentu.</p><p>Strategi geografis berarti mendapat peluang di Google <strong>selain </strong>google.com. Adapun strategi bahasa berarti punya peluang <strong>di</strong> google.com untuk bahasa yang digunakan pencari.</p><p>Mungkin anda tidak mau memilih dan ingin menerapkan keduanya untuk meningkatkan visibilitas situs anda baik di google dot com ataupun google dot lainnya.</p><p>Perhatikan log trafik untuk menentukan asal trafik situs web anda saat ini &#8211; dengan asumsi situs anda menggunakan Bahasa Inggris atau bahasa lain yang banyak digunakan di dunia (kalau situs anda dalam bahasa Indonesia, bisa dipastikan lebih dari 90% pengunjungnya pasti dari Indonesia <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ). Perhatikan juga <em>bounce rate</em>.</p><p>Contoh; kalau trafik situs web anda banyak yang berasal dari Jerman dan tingkat <a id="aptureLink_NgssnllhrV" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bounce%20rate">bounce rate</a> -nya cukup tinggi dibandingkan pengunjung dari USA, buatlah subdirektori untuk bahasa Jerman (www.situsanda.com/de). Ini adalah strategi bahasa.</p><p>Untuk strategi geografisnya, anda kemudian membuat subdomain (de.situsanda.com) dan <em>host </em>subdomain tersebut pada <em>server </em>yang berlokasi di Jerman, kemudian setel <em>geographical targeting</em> ke Germany pada Webmaster Central. Ulangi proses ini pada semua region yang memberi kontribusi trafik pada situs anda.</p><h2>Catatan Penting</h2><ul><li>Kalau anda HANYA ingin memfokuskan dan menarget bahasa tertentu, dengan subdirektori, maka tidak usah melakukan optimasi <em>geographic targeting</em> (strategi geografis).</li><li>Anda bisa juga menjalankan strategi/<em>targeting </em>bahasa dengan subdomain, selain subdirektori, tapi kalau anda memiliki <em>gTLD (generic Top Level Domain)</em> .com gunakan subdirektori, bukan subdomain.</li><li>Judul situs dan halaman-halaman situs serta konten pada subdirektori atau subdomain harus dalam bahasa ibu (<em>native language</em>), gunakan istilah-istilah khas dari bahasa tersebut.</li><li>Selalu gunakan <a href="http://www.seoconsultants.com/meta-tags/language" target="_blank"><em>language based meta tags</em></a>.</li><li>Tempatkan subdomain untuk <em>geographic targeting</em> (strategi geografis) pada <em>server hosting</em> dari wilayah tersebut</li><li>Kalau menggunakan subdomain, beri tautan (<em>link</em>) dari situs utama.</li><li>Tiap subdomain punya <em>sitemap </em>masing-masing.</li><li>Pada <em>meta tags</em> dan konten, gunakan terminologi yang tepat (misal, kalau anda menyasar US dan UK kemudian situs anda menjual celana dan sweater, maka pants dan sweater cocok untuk US, sedangkan trouser dan jumper lebih cocok untuk UK).</li><li>Pada saat melakukan <em>link building</em>, dapatkan <em>backlink </em>dari TLD serupa (misal, tautan dari .nl untuk domain .nl dan berisi bahasa Belanda, atau .web.id menaut ke .co.id dengan konten Bahasa Indonesia).</li><li>Kalau TLD situs anda berjenis <em>ccTLD (country code Top Level Domain)</em> seperti .fr atau .de atau *.id maka anda tidak usah repot menjalankan strategi geografis karena sudah otomatis terkait dengan regional peruntukannya, tinggal tempatkan saja pada <a rel="nofollow" href="http://dhany.web.id/mwn" target="_blank"><em>server hosting</em> yang tepat</a>.</li></ul><h2>Review</h2><p>Jadi, kalau anda punya situs dengan TLD seperti .com dan .co.uk dan wilayah US dan UK memang jadi target SEO anda, maka tidak usah lagi memikirkan strategi geografis (<em>geographic targeting</em>).</p><p>Tapi kalau anda ingin menjalankan <em>geographic </em>dan <em>language targeting</em> sekaligus, maka pertama kali buatlah subdirektori dengan konten dalam <em>native language</em> dan mengaculah pada log trafik (bisa gunakan Google Analytics). Lihat asal visitor yang banyak mengunjungi situs anda.</p><p>Bahasa Inggris pun banyak variasinya, seperti US English, UK, New Zealand, Australia, kalau memang niat buatlah subdirektori untuk masing-masing variasi dan cantumkan istilah-istilah khas tiap variasi pada judul, meta tags, dan konten. Buat sitemap.xml untuk masing-masing subdirektori dan kirim semua sitemap.xml ke mesin pencari utama (Google, Yahoo, Bing).</p><p>Langkah berikutnya adalah membuat subdomain dan tempatkan subdomain-subdomain tersebut pada <em>server hosting</em> dari negara/wilayah yang anda fokuskan. Buat konten dalam <em>native language</em>, ulangi langkah diatas dan atur fokus geografis masing-masing subdomain di <a href="http://www.google.com/webmasters/" target="_blank">Webmaster Central</a>.</p><p>Dengan strategi ini, anda akan punya keunggulan atas pesaing SEO (atau malah jadi lebih sedikit pesaing). Tidak masalah apakah pencarian dilakukan dari dalam atau luar wilayah tertentu, tidak masalah apakah situs anda memang &#8216;<em>native</em>&#8216; atau cuma &#8216;numpang&#8217; di wilayah tersebut, tidak masalah apakah pencari melakukan pencarian dalam <em>native language</em> atau secara manual menggunakan domain google tertentu seperti google.com.mx atau google.es. Situs anda akan tampil di mata yang tepat. <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/bagaimana-cara-optimalisasi-geo-targeting-seo.html.pdf"> <span>Bagaimana Cara Optimalisasi Geo Targeting SEO?</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/bagaimana-cara-optimalisasi-geo-targeting-seo.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>6</slash:comments> </item> <item><title>Google Geotargeting</title><link>http://dhany.web.id/geotargeting-pada-google.html</link> <comments>http://dhany.web.id/geotargeting-pada-google.html#comments</comments> <pubDate>Thu, 01 Apr 2010 10:45:32 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Online]]></category> <category><![CDATA[Teknologi]]></category> <category><![CDATA[anchor text]]></category> <category><![CDATA[backlink]]></category> <category><![CDATA[bing]]></category> <category><![CDATA[geotargeting]]></category> <category><![CDATA[hosting]]></category> <category><![CDATA[link building]]></category> <category><![CDATA[mesin pencari]]></category> <category><![CDATA[pagerank]]></category> <category><![CDATA[relevansi]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[serp]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=1273</guid> <description><![CDATA[Cara kerja mesin telusur internet (search engine) dan hasil yang ditampilkannya selalu berubah dengan cepat. Semakin matangnya algoritma pencarian membuat anda sebagai SEOer perlu mengupayakan teknik-teknik SEO (Search Engine Optimization) terkini. Local search, advanced search, regional search, dan language-based search adalah beberapa filter yang bisa digunakan pencari sebagai &#8216;bahan pertimbangan&#8217; mesin pencari dalam menentukan situs <a href="http://dhany.web.id/geotargeting-pada-google.html#more-1273'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Cara kerja mesin telusur internet (<em>search engine</em>) dan hasil yang ditampilkannya selalu berubah dengan cepat. Semakin matangnya algoritma pencarian membuat anda sebagai SEOer perlu mengupayakan teknik-teknik SEO (<em>Search Engine Optimization</em>) terkini. <em>Local search, advanced search, regional search</em>, dan <em>language-based search</em> adalah beberapa filter yang bisa digunakan pencari sebagai &#8216;bahan pertimbangan&#8217; mesin pencari dalam menentukan situs siapa yang tampil, kapan dan dimana akan ditampilkan.</p><p>Judulnya memang Google <a id="aptureLink_pvkgqrMTmh" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Geo%20targeting">Geotargeting</a>, tapi prinsipnya berlaku juga  pada mesin pencari besar lain seperti Bing dan Yahoo, walaupun <em>geotargeting</em> di kedua mesin pencari yang disebut terakhir ini relatif  lebih sederhana daripada Google.</p><p><em>Geotargeting</em> adalah salah satu <a id="aptureLink_X8F7hBrP8q" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Algorithm">algoritma</a> yang dikembangkan Google untuk memuaskan penggunanya, dan bisa anda (sebagai pelaku SEO) manfaatkan untuk meningkatkan ranking situs web anda.</p><p>Setiap <em>query</em> pencarian pada Google akan menghasilkan set hasil yang berbeda. Perbedaan ini bisa sangat signifikan tergantung pada:<span id="more-1273"></span></p><ol><li>Alamat IP pencari. Proxy bisa mengaburkan asal muasal</li><li>Lokasi server website, tiap negara punya jatah blok IP sendiri</li><li>Setting geografis di <a href="http://www.google.com/webmasters/" target="_blank">Webmaster Central</a>. Domain ccTLD biasanya dikunci untuk geografis peruntukannya</li><li>Penggunaan filter pencarian oleh pencari (misal, pencari melakukan <em>filtering</em> untuk <strong>Pages from [region]</strong> atau <strong>Pages in [language]</strong>)</li><li>Apakah pencari melakukan pencarian di regional Google yang berbeda dengan yang secara <em>default</em> diberikan (misal, pencari dari Indonesia menggunakan google.com alih-alih google.co.id untuk mendapatkan hasil dari US atau pencari melakukan pencarian dalam Bahasa Inggris dari situs-situs non US)</li></ol><p>Elemen lain yang sangat mempengaruhi <em>ranking</em> adalah <em>backlink</em>:</p><ol><li>Apakah tautan masuk berasal dari <a id="aptureLink_ECSBP6yG8l" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Top-level%20domain">TLD</a> yang sama dengan TLD yang ditaut (misal, .in menaut ke domain .in juga)</li><li>Apakah alamat IP yang menaut berasal dari wilayah yang sama dengan IP yang ditaut (misal server Indonesia menaut ke server Indonesia)</li><li>PageRank, <a id="aptureLink_mqhYRxhBrP" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Anchor%20text">anchor text</a> pada pranala (link/tautan) dan <em>outbound link</em> lainnya pada halaman yang ditaut</li><li>Relevansi <em>onpage</em> halaman/situs yang menaut dengan halaman/situs yang ditaut.</li><li><em>Language based meta tags</em> pada situs/halaman yang ditaut</li><li>Semua hal diatas pada situs/halaman yang menaut</li></ol><p>Pencarian pada regional Google manapun (google.com, google.co.id, google.ca, google.ie) akan memberi hasil yang bervariasi kalau filter bahasa dan filter lokasi tidak digunakan oleh pencari.</p><p>Google.com.au misalnya, akan memprioritaskan halaman/situs dari Australia, dimana prioritas tertinggi diberikan pada domain *.au yang di-<em>hosting</em> pada <em>server</em> ber-IP class Aussie dengan <em>backlink</em> dari domain-domain dengan atribut Aussie dan <em>anchor text</em> serta atribut <em>onpage</em> dan <em>offpage</em> yang tepat. Kecuali situs-situs Australia ini tidak ada yang cukup pas untuk query pencarian, barulah .com dan domain lain bisa &#8216;nyundul&#8217; ke puncak di google.com.au.</p><p>Sebelas faktor diatas punya andil dalam algoritma otomatis Google saat ini dan bisa dimanfaatkan untuk mengungguli  kompetitor SEO anda. Tapi memang sulit untuk mengetahui komponen mana yang paling besar bobotnya dalam algoritma, akibatnya cukup sulit untuk mematok strategi apa yang paling efektif.</p><p>Jadi &#8216;gimana dong&#8217;?</p><p>Secara umum caranya sama saja; amati hasil pencarian yang dibuat oleh filter-filter pencarian. Perhatikan situs-situs yang menempati <em>top positions</em> dan tentukan strategi SEO yang tepat untuk situs web anda. Tentu saja anda harus melakukan analisis kompetitor yang cukup mendalam.</p><p>Sudah saya bilang &#8216;kan&#8217; <a title="Contoh Kustomisasi SEO" href="http://dhany.web.id/contoh-kustomisasi-strategi-seo.html">SEO itu perlu kustomisasi</a>, karena ada banyak cara dalam SEO.</p><p>Tiap situs web punya kondisi masing-masing dan solusi SEO-nya tergantung pada demografi, <em>site mechanics</em>, dan sumber-sumberdaya yang tersedia. Pertimbangkan hal-hal berikut:</p><ul><li>Siapa target market (target pencari) anda?</li><li>Apakah anda perlu mengoptimalkan <em>geographic targeting (geotargeting)</em>?</li><li>Apakah anda perlu membuat subdomain atau subdirektori untuk bahasa tertentu?</li><li>Apakah anda harus pindah <em>hosting</em>?</li><li>Apakah anda punya sumberdaya untuk melakukan semua hal diatas?</li></ul><p>&#8216;Ribet&#8217; yah? Tapi (hampir) semua masalah ada solusi praktisnya. <em>Stay tune</em> &#8216;aja&#8217;.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/geotargeting-pada-google.html.pdf"> <span>Google Geotargeting</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/geotargeting-pada-google.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>11</slash:comments> </item> <item><title>Siapa Target Audien Anda?</title><link>http://dhany.web.id/siapa-target-audience.html</link> <comments>http://dhany.web.id/siapa-target-audience.html#comments</comments> <pubDate>Thu, 11 Feb 2010 22:34:35 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[Manajemen]]></category> <category><![CDATA[planning]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=896</guid> <description><![CDATA[Setelah anda memutuskan tujuan SEO-isasi, maka langkah selanjutnya adalah menentukan siapa target audien situs anda. Tidak masalah apakah situs  tersebut menjual sepatu atau hendak menggalang dana, anda harus menentukan siapa target pengunjungnya. Biasanya orang menggambarkan target audience secara luas, misal: Seorang developer software pembuat resume/CV misalnya mendefinisikan pengunjung situsnya sebagai orang-orang yang butuh resume yang <a href="http://dhany.web.id/siapa-target-audience.html#more-896'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Setelah anda memutuskan <a title="SEO: Penentuan Tujuan" href="http://dhany.web.id/seo-penentuan-tujuan.html">tujuan SEO</a>-isasi, maka langkah selanjutnya adalah menentukan siapa target audien situs anda. Tidak masalah apakah situs  tersebut menjual sepatu atau hendak menggalang dana, anda harus menentukan siapa target pengunjungnya.</p><p>Biasanya orang menggambarkan <em>target audience</em> secara luas, misal:</p><ul><li>Seorang developer software pembuat <a id="aptureLink_WPLkaHbKGJ" href="http://en.wikipedia.org/wiki/R%C3%A9sum%C3%A9">resume</a>/CV misalnya mendefinisikan pengunjung situsnya sebagai orang-orang yang butuh resume yang lebih baik</li><li>Perusahaan yang menjual peralatan stereo <em>high-end</em> mendefinisikan audien situsnya sebagai para penggemar audio fanatik</li></ul><p>Sebetulnya akan lebih sederhana dan lebih berpeluang sukses nantinya kalau<span id="more-896"></span> menentukan jenis audien yang lebih spesifik, kemudian membangun image dari karakter audien tersebut dan melayani klien dari audien spesifik tersebut. Setelah anda menguasai ceruk pasar yang kecil, anda akan lebih mudah melebarkan sayap dan memperluas fokus. Tapi sebelum anda bisa terbang jauh, semuanya adalah tentang <em>niche, niche, niche</em>, fokus, fokus, dan fokus.</p><p>Mbah Urip (sang <em>web developer freelance</em> kita) menceritakan target audien yang ada di benaknya:</p><blockquote><p>&#8220;Mbah ini mengincar <a id="aptureLink_pqIEYCuE0T" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Entrepreneur">entrepreneur</a> dan bisnis kecil yang serius mengembangkan usahanya, mereka yang butuh tampil mengesankan dan berkualitas tinggi di dunia maya, yang mana hal tersebut akan membantu pencapaian tujuan bisnisnya. Mbah ingin menarik perhatian orang-orang berselera tinggi dan menghargai kualitas.</p><p>Tapi, Mbah juga tahu bagaimana sulitnya orang-orang ini mau merogoh kocek mereka untuk membeli desain web berkualitas, jadi Mbah mau memberikan sesuatu dengan biaya murah agar mereka bisa segera memulai bisnisnya dan Mbah juga ingin mengajarkan mereka cara Mbah membangun situs.</p><p>Target Mbah juga adalah orang-orang yang cukup mengerti cara kerja situs. Usia bukan masalah, dan berkat internet Mbah ini bisa punya audien potensil di seluruh dunia. Meski demikian, Mbah akan fokus pada <em>audience</em> berbahasa Inggris saja, karena soal desain dan mendapat klien yang paham web saja sudah cukup sulit, apalagi ditambah hambatan bahasa.&#8221;</p></blockquote><p>Sebagai tambahan untuk menarik jenis audien lain, Mbah Urip menggunakan <em>skill</em>-nya dengan menyediakan <em>template</em> situs dan tips <em>web design</em> di situs/<a id="aptureLink_13C10Scgga" href="http://www.amazon.com/gp/product/078521576X?tag=stillunderdev-20">blognya</a>. Ini membuat skill Mbah Urip lebih ter-ekspos lagi dan kliennya juga mendapat manfaat tambahan.</p><p>Dari contoh di atas, anda melihat bahwa anda harus menggunakan tujuan situs sebagai patokan dalam menggambarkan target audien secara detail &#8211; <em>web savvy, English speaking</em>, dan pemahaman dasar tentang web-design. Sayangnya, kita lihat bahwa meskipun tujuan Mbah Urip ini cukup detail, tetap <strong>masih kurang terarah</strong>, sehingga dia akan kesulitan nantinya dalam bersaing di ceruk pasar (<em>niche</em>) yang sudah kompetitif tersebut.</p><p>Jadi apa yang Mbah Urip harus lakukan?</p><p>Beliau berpikir lagi tentang tujuan dan target audiennya, kemudian sampai pada kesimpulan bahwa dia akan lebih mem-fokuskan keahlian desainnya pada <em>software</em> ngeblog populer saat ini, <a href="http://wordpress.org" target="_blank">WordPress</a>.</p><p>Langkah cerdas, karena makin banyak orang yang beralih menggunakan WordPress sebagai platform blogging, kemudian semakin banyak juga perusahaan yang mulai ngeblog sebagai bagian dari strategi pemasaran dan branding. Maka desainer berkualitas seperti Mbah Urip akan selalu dibutuhkan.</p><p>Mbah Urip kemudian juga memutuskan bahwa ia akan mengincar komunitas lokal dulu, agar bisa membangun profil dirinya (branding), dan kemudian memanfaatkan profil tersebut sebagai landasan.</p><p>Anda tidak harus meniru langkah &#8216;<em>go local</em>&#8216; Mbah Urip ini, tapi idenya memang bagus yaitu memberi perhatian pada komunitas sendiri dulu (memilih ceruk pasar yang lebih sempit untuk tahap awal). Biasanya menggarap ceruk lokal jauh lebih mudah karena kondisinya lebih dipahami, kemudian penguasaan ini juga bisa memberi momentum kuat untuk menguasai segmen yang lebih besar di masa yang akan datang.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/siapa-target-audience.html.pdf"> <span>Siapa Target Audien Anda?</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/siapa-target-audience.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>11</slash:comments> </item> <item><title>SEO: Penentuan Tujuan</title><link>http://dhany.web.id/seo-penentuan-tujuan.html</link> <comments>http://dhany.web.id/seo-penentuan-tujuan.html#comments</comments> <pubDate>Thu, 04 Feb 2010 12:21:52 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[Manajemen]]></category> <category><![CDATA[planning]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=821</guid> <description><![CDATA[Upaya SEO tidak ada gunanya kalau anda tidak punya gambaran jelas tentang: tujuan situs yang di-SEO-kan siapa yang menjadi target pengunjungnya apa yang anda ingin mereka lakukan apa tujuan jangka panjang anda kemajuan yang dicapai dari waktu ke waktu Selain itu, anda harus tahu cara terbaik untuk menarik perhatian audien (kata kunci yang paling menarik <a href="http://dhany.web.id/seo-penentuan-tujuan.html#more-821'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Upaya SEO tidak ada gunanya kalau anda tidak punya gambaran jelas tentang:</p><ul><li>tujuan situs yang di-SEO-kan</li><li>siapa yang menjadi target pengunjungnya</li><li>apa yang anda ingin mereka lakukan</li><li>apa tujuan jangka panjang anda</li><li>kemajuan yang dicapai dari waktu ke waktu</li></ul><p>Selain itu, anda harus tahu cara terbaik untuk menarik perhatian audien (kata kunci yang paling menarik perhatian) dan berapa besar upaya yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan (analisa persaingan/<em>competitive analysis</em>). Ini akan dibahas nanti, sabar ya.</p><h2>Apa Tujuan Situs Anda?</h2><p>Tentukan tujuan yang hendak dicapai oleh situs anda, tuliskan besar-besar pada kertas atau whiteboard atau media apapun yang mudah terlihat, jangan menulisnya pada komputer kalau harus membuka filenya dulu secara manual.</p><p>Bagi sebagian orang, situs adalah perpanjangan kehidupan/minat/bisnis mereka, bertujuan untuk mempublikasikan dan menarik perhatian atas apa yang dikerjakan di dunia <em>offline</em>. Untuk yang lainnya, situs ADALAH minat/bisnis itu sendiri. Perbedaan ini tentu mempengaruhi banyak hal dan prioritas.</p><p>Apa tujuan utama situs anda? Apakah untuk <span id="more-821"></span>menjual sesuatu? Apakah untuk menarik subscriber ke <em>mailing list</em>? Apakah sebagai etalase <em>online </em>untuk menyediakan informasi dasar tentang produk anda pada kustomer?</p><p>Untuk sebagian perusahaan, <em>branding </em>adalah tujuan utama memiliki situs. Untuk perusahaan lain, situs berfungsi sebagai sarana pembangun komunitas untuk produk dan/atau jasa mereka.</p><p>Tujuan anda (atau tujuan perusahaan ) dan strategi bisnis yang digunakan memiliki pengaruh besar pada cara <em>setup</em> dan kegunaan situs tersebut.</p><p>Untuk mempermudah, saya beri dua contoh, berupa kasus ril sebuah perusahaan <em>online</em>, dan contoh fiktif sebuah bisnis <em>offline </em>yang ingin memanfaatkan website untuk menghasilkan klien.</p><h2>Contoh #1:</h2><p>Misal StatCounter, sebuah perusahaan <em>online </em>yang dikenal menyediakan jasa <em>traffic tracking</em>. StatCounter menyediakan layanan <em>hit counter</em> yang mudah digunakan, non-intrusif dan gratis, tentu saja itu cuma &#8216;pemanis&#8217; agar orang mencoba layanan mereka sebelum menjual jasa berbayarnya (yang menghilangkan berbagai limitasi versi gratis).</p><p>Jadi kira-kira apa tujuan utama StatCounter?</p><p><strong>Tujuan Utama:</strong> Menyediakan layanan <em>hit tracking</em> berbayar terbaik</p><p>Tujuan utama akan membantu anda fokus dan tetap pada jalur yang benar ketika anda memutuskan apa yang hendak dilakukan dengan situs tersebut. Tujuan bisa lebih dari satu, untuk itu anda membaginya menjadi satu tujuan utama dan satu (atau lebih) tujuan sekunder.</p><p>Kembali pada contoh StatCounter, <em>secondary goal</em> mereka kira-kira adalah:</p><p><strong><em>Secondary Goal</em>:</strong> Menjual ruang iklan untuk monetisasi popularitas dan trafik pengunjung sebagai <em>income</em> tambahan.</p><h2>Contoh #2:</h2><p>Bayangkan kasus imajiner tentang desainer web <em>freelance</em>; Mbah Urip, yang ingin menggunakan situsnya untuk presentasi portofolio (hasil karya). Kebetulan Mbah Urip ini punya hasrat mengajar dan ingin membagikan pengetahuan melalui situsnya. Tambahan lagi, Mbah Urip ingin mendapat <em>income </em>ekstra selain dari jasa desain, maka ia juga ingin menjual <em>template </em>situs dan <em>custom script</em> di websitenya.</p><p><strong>Tujuan Utama:</strong> Untuk menarik perhatian calon klien</p><p><strong>Secondary Goal #1:</strong> Menulis tentang teknik-teknik desain web dan berbagi pengetahuan</p><p><strong>Secondary Goal #2: </strong>Mendapat <em>income </em>dari menjual <em>script </em>dan <em>template</em></p><p>Yang bagus dari contoh kedua ini bahwa tujuan-tujuan sekunder mbah Urip mendukung dan masih berhubungan erat dengan tujuan utamanya &#8211; <em>template </em>dan artikel adalah sarana tambahan untuk menarik lebih banyak kustomer/klien.</p><p>Idealnya tujuan sekunder dibatasi sampai paling banyak 3 (lebih sedikit lebih baik). Fokus tunggal sangat membantu dalam mempertajam upaya-upaya SEO anda.</p><p>Tentu saja memiliki banyak tujuan dan berharap banyak hal dari situs anda juga bukan sesuatu yang terlarang. Kalau begitu, bagaimanapun caranya pastikan bahwa anda tidak kehilangan fokus dan membiarkan tujuan berkembang terlalu banyak sehingga tidak satupun yang tercapai.</p><p>Langit boleh saja jadi tujuan, tapi ingat bahwa anda harus menempuhnya langkah demi langkah. <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/seo-penentuan-tujuan.html.pdf"> <span>SEO: Penentuan Tujuan</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/seo-penentuan-tujuan.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>5</slash:comments> </item> <item><title>Faktor-faktor Penilaian Pada Mesin Pencari</title><link>http://dhany.web.id/faktor-peringkat-mesin-pencari.html</link> <comments>http://dhany.web.id/faktor-peringkat-mesin-pencari.html#comments</comments> <pubDate>Sun, 03 Jan 2010 23:35:43 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[ask.com]]></category> <category><![CDATA[authority]]></category> <category><![CDATA[link building]]></category> <category><![CDATA[mesin pencari]]></category> <category><![CDATA[pagerank]]></category> <category><![CDATA[relevansi]]></category> <category><![CDATA[sandbox]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=347</guid> <description><![CDATA[Tidak semua faktor penilaian peringkat pada mesin pencari itu penting, beberapa ranking factor seperti PageRank (PR) hanya penting dalam kondisi-kondisi tertentu. Yang lainnya seperti META tags, fungsinya hanya untuk menyempurnakan detil dan tidak terlalu besar pengaruhnya pada posisi di mesin pencari. Harus diketahui faktor-faktor apa saja yang diperlukan untuk mendominasi 3 mesin pencari utama secara <a href="http://dhany.web.id/faktor-peringkat-mesin-pencari.html#more-347'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Tidak semua faktor penilaian peringkat pada mesin pencari itu penting, beberapa ranking factor seperti <span style="text-decoration: underline;">PageRank (PR)</span> hanya penting dalam kondisi-kondisi tertentu. Yang lainnya seperti META tags, fungsinya hanya untuk menyempurnakan detil dan tidak terlalu besar pengaruhnya pada posisi di mesin pencari.</p><p>Harus diketahui faktor-faktor apa saja yang diperlukan untuk mendominasi 3 mesin pencari utama secara efektif. Mulai dari artikel ini saya akan membahas tentang faktor-faktor utama dan bagaimana tiap faktor tersebut mendapat perlakuan yang berbeda dari mesin-mesin pencari. Akan dibahas pula faktor-faktor lain dan contoh optimalisasinya.</p><p>Umumnya sulit bagi sebuah website untuk menempati posisi puncak pada satu mesin pencari, apalagi pada lebih dari satu pada saat bersamaan. <span id="more-347"></span>Webmaster sering mengeluh soal &#8216;ketiadaan&#8217; situs mereka di Google, padahal situs itu menempati posisi puncak di Yahoo, atau kasus lainnya, menempati posisi &#8216;bagus&#8217; di Google tapi tidak punya posisi sama sekali di Bing.</p><p>Mengembangkan <span style="text-decoration: underline;"><strong>strategi SEO</strong></span> yang mujarab agar dapat &#8216;menguasai&#8217; Google. Yahoo, dan Bing (kita sertakan juga Ask sebagai pembanding) sekaligus adalah hal yang sulit, tapi bukannya tidak mungkin.</p><p>Pada artikel sebelumnya tentang <a title="faktor-faktor yang dinilai berbagai mesin pencari" href="http://dhany.web.id/bagaimana-dengan-mesin-pencari-lain.html">faktor-faktor yang dinilai berbagai mesin pencari</a> anda sudah lihat bagaimana sifat masing-masing mesin pencari dalam memberi peringkat. Selanjutnya saya akan menjelaskan dulu sedikit tentang Ask (search engine terpopuler keempat) kemudian kita akan bicara tentang faktor-faktor yang bisa mendongkrak posisi situs anda di semua mesin pencari pada artikel-artikel selanjutnya.</p><p>Saya juga akan membahas lebih detil tentang <strong><em>Google Sandbox</em></strong> dan <strong><em>Pagerank</em></strong>, dan kenapa dua faktor ini penting untuk dipahami serta bagaimana anda bisa memanfaatkannya &#8211; ya, kalau dipikir-pikir, ada cara untuk memanfaatkan &#8216;<span style="text-decoration: underline;">efek Sandbox</span>&#8216; ini.</p><p>Apakah situs anda akan dijamin berada pada posisi puncak di Google, Yahoo, dan Bing nantinya? Tidak, saya tidak memberi garansi apapun (apalagi angin surga).</p><p>Yang pasti, saya akan menunjukkan bahwa ada cara-cara untuk mendapat ranking pada ketiga mesin pencari utama dan anda juga bisa melakukannya.</p><p>Top position? Belum tentu.</p><p>Halaman pertama? Sangat, sangat mungkin.</p><h2>Ask &#8211; Mesin Pencari yang Terlupakan</h2><p>Ask.com seringkali disebut sebagai mesin pencari yang paling akurat, tapi kurang dikenal, dan karena dominasi pasar yang saat ini dinikmati Google dan Yahoo membuat nyaris tidak ada tempat lagi untuk mesin-mesin pencari alternatif.</p><p>Meski begitu, kalaupun Ask hanya menguasai 5 persen pangsa pasar pencarian, ini adalah 5 persen yang BISA anda jaring dengan menggunakan prinsip-prinsip <em>search marketing</em> yang baik. Jadi kenapa tidak?</p><p>Hal-hal yang harus diketahui tentang Ask:</p><ul><li>Punya bobot besar terhadap penilaian otoritas (<em><strong>authority</strong></em>) suatu topik dan <span style="text-decoration: underline;">relevansi</span> tautan.</li><li>Lambat dalam mengindeks dan memberi peringkat</li><li>Mirip Google dalam hal memberi bobot lebih terhadap tautan/link alih-alih optimalisasi on-page.</li></ul><p>Bobot besar yang diberikan Ask terhadap tautan yang bersifat on-topic, menjadikan Ask.com sebagai alat ukur yang baik untuk menilai apakah situs anda mendapat <a title="link authority dan link relevancy" href="http://dhany.web.id/apa-sih-yang-google-mau-bag-2.html">jenis tautan yang tepat (<strong>relevan dan punya otoritas</strong>)</a>. Penekanan Ask pada pengelompokan topik juga berarti bahwa situs anda tidak akan mendapat peringkat bagus (bahkan tidak akan terindeks dengan tepat) kalau tidak punya beberapa <span style="text-decoration: underline;"><strong>inbound links dari niche sejenis</strong></span>.</p><p>Soal Ask ini tidak usah terlalu dipikirkan, saya juga tidak akan membahasnya lebih jauh. Yang patut diingat adalah mengecek posisi situs anda di Ask.com adalah cara bagus untuk menilai seberapa on-topic situs anda dan apakah aspek on-topic ini harus ditingkatkan.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/faktor-peringkat-mesin-pencari.html.pdf"> <span>Faktor-faktor Penilaian Pada Mesin Pencari</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/faktor-peringkat-mesin-pencari.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>10</slash:comments> </item> <item><title>Bagaimana dengan Mesin Pencari Lain?</title><link>http://dhany.web.id/bagaimana-dengan-mesin-pencari-lain.html</link> <comments>http://dhany.web.id/bagaimana-dengan-mesin-pencari-lain.html#comments</comments> <pubDate>Sat, 02 Jan 2010 00:17:00 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[bing]]></category> <category><![CDATA[link building]]></category> <category><![CDATA[mesin pencari]]></category> <category><![CDATA[serp]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category> <category><![CDATA[yahoo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=327</guid> <description><![CDATA[Artikel pertama untuk tahun yang baru. Pada artikel sebelumnya tentang faktor-faktor yang dinilai oleh Google, sudah dijelaskan 3 faktor apa saja yang menjadi ukuran &#8216;kualitas&#8217; oleh Google. Pada tulisan kali ini saya akan merangkum apa yang menjadi faktor pemeringkatan utama, baik di Google maupun di mesin pencari lainnya. Yahoo, MSN (Bing), dll. Dominasi Google menempatkan <a href="http://dhany.web.id/bagaimana-dengan-mesin-pencari-lain.html#more-327'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Artikel pertama untuk tahun yang baru. <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> Pada <a title="Apa sih yang Google Mau?" href="http://dhany.web.id/apa-sih-yang-google-mau.html">artikel sebelumnya</a> tentang <a title="Apa sih yang Google Mau? - Bagian 2" href="http://dhany.web.id/apa-sih-yang-google-mau-bag-2.html">faktor-faktor yang dinilai oleh Google</a>, sudah dijelaskan 3 faktor apa saja yang menjadi ukuran &#8216;kualitas&#8217; oleh Google. Pada tulisan kali ini saya akan merangkum apa yang menjadi faktor pemeringkatan utama, baik di Google maupun di <strong>mesin pencari</strong> lainnya.</p><h2>Yahoo, MSN (Bing), dll.</h2><p>Dominasi Google menempatkan Yahoo dan Bing pada posisi terpenting kedua dan ketiga dalam upaya SEO yang kita lakukan (Ask yang menempati posisi keempat, hanya menguasai hampir 5% total pasar pencarian).</p><p>Ada satu pemikiran yang menarik &#8211; karena banyak laporan yang mengatakan lebih mudah untuk mendapat ranking dan menguasai <a title="Komponen SERP: Search Engine Results Page" href="http://dhany.web.id/komponen-serp-search-engine-results-page.html">halaman SERP</a> di Yahoo dan Bing, daripada &#8216;menguasai&#8217; Google.</p><p>Saya sendiri berpendapat bahwa itu tergantung pada <a title="Sesuaikan Strategi SEO" href="http://dhany.web.id/sesuaikan-strategi-seo.html"><em><strong>strategi SEO</strong></em></a> yang diterapkan. Ada banyak website yang menerima mayoritas trafik dari Google, dan hampir tidak ada trafik-nya yang berasal dari Yahoo atau Bing. Ada juga banyak website yang mendapat ranking tinggi di Yahoo, tapi cukup rendah di Google. Perbedaan yang saya lihat hanya dari<span id="more-327"></span> <span style="text-decoration: underline;">cara mempromosikan situs</span>-situs tersebut dan <span style="text-decoration: underline;">metode <em>link building</em></span> yang digunakan.</p><h2>Mana yang lebih penting/bernilai?</h2><p>Google menguasai lebih dari 50% (sepertinya angka ini masih akan terus naik dan mungkin lebih tinggi lagi saat anda membaca artikel ini) dari semua trafik pencarian, jadi menurut saya &#8216;menguasai&#8217; Google punya nilai lebih.</p><h2>Mana yang lebih mudah dioptimasi?</h2><p>Dunia SEO umumnya sepakat bahwa Google lah yang paling sulit di-optimasi. Saya sendiri berpendapat pernyataan tersebut kurang fair, terutama karena kebanyakan <a title="Pejuang SEO" href="http://dhany.web.id/pola-pikir-seo.html/comment-page-1#comment-248">pejuang SEO</a> (minjem <a href="http://daniiswara.net/2009/02/07/evaluator-aksesibilitas-fungsional-web/" target="_blank">istilah Pak Dokter</a>) menggunakan strategi-strategi yang &#8216;kadaluarsa&#8217; dan terlalu memperhatikan hal-hal yang Google sendiri tidak anggap penting lagi dalam 3-4 tahun ini.</p><p>Cara lama masih memungkinkan anda mendapat ranking bagus di Google, tapi dengan metode &#8216;jadul&#8217; ini peluang anda justru lebih baik di Yahoo dan <em>mesin pencari</em> lainnya daripada di Google.</p><p>Justru pertanyaan besarnya adalah &#8211; faktor ranking apa yang digunakan ketiga mesin pencari utama, dan bagaimana kita sebagai webmaster dapat menggunakannya untuk situs kita?</p><p>Pertanyaan kedua akan terjawab di <a title="Panduan SEO" href="http://dhany.web.id/panduan-seo">Panduan SEO</a> ini. Pertanyaan pertama dapat ditemukan jawabannya pada artikel tentang <a title="Google vs Yahoo vs MSN" href="http://d.metacamp.us/817/google-vs-yahoo-vs-msn.html" target="_blank">Google vs Yahoo vs MSN</a> (in English).</p><h2>Memantau Perkembangan di Dunia Pencarian</h2><p>Ada beberapa website yang memantau perkembangan di <span style="text-decoration: underline;">dunia mesin pencari</span> secara lengkap dan up-to-date, kita tinggal pantau saja website tersebut (tidak, saya tidak mempromosikan website saya sendiri <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ).</p><p>Favorit saya adalah 3 situs di bawah ini (ketiganya dalam Bahasa Inggris):</p><p><a rel="nofollow" href="http://searchengineland.com/" target="_blank">Search Engine Land</a> &#8211; Menyediakan reportase lengkap. Kontributor utamanya Danny Sullivan dan Barry Schwartz, didukung banyak kontributor lainnya seperti Eric Ward, Gord Hotchkiss, Greg Sterling, Bill Slawski, dll.</p><p><a rel="nofollow" href="http://www.seroundtable.com/" target="_blank">Search Engine Roundtable</a> &#8211; topik-topik dan diskusi terbaik dari dunia pencarian (terutama dari berbagai forum), oleh Barry Schwartz.</p><p><a rel="nofollow" href="http://www.searchenginejournal.com/" target="_blank">Search Engine Journal</a> &#8211; Kombinasi reportase dunia pencarian dan tutorial SEO, punya layanan SEO Clinic, yang menyediakan konsultasi gratis dua kali dalam sebulan. Oleh Loren Baker.</p><p>Sementara 3 itu dulu, tiga itu saja pasti akan membuat anda sibuk menyelami dunia SEO.</p><p>Kalau anda butuh sumber bacaan yang lebih berbobot, silakan kunjungi <a rel="nofollow" href="http://www.seobythesea.com/" target="_blank">SEO by the Sea</a> oleh Bill Slawski yang berisi analisanya tentang berbagai algoritma dan teknologi pemeringkatan yang dipatenkan oleh Google, Yahoo, dan MSN (Bing). Bacaan yang bagus, tapi menurut saya bukan bacaan yang cocok kalau anda tidak tertarik untuk terlibat secara profesional dalam SEO.</p><p>Artikel selanjutnya akan mendalami faktor-faktor pemeringkatan (ranking factors) dan alasan kenapa faktor-faktor tersebut penting (dan kenapa akan tetap penting jauh di masa yang akan datang). Stay tuned!</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/bagaimana-dengan-mesin-pencari-lain.html.pdf"> <span>Bagaimana dengan Mesin Pencari Lain?</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/bagaimana-dengan-mesin-pencari-lain.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>10</slash:comments> </item> <item><title>Strategi Diversifikasi Dalam SEO</title><link>http://dhany.web.id/strategi-diversifikasi-dalam-seo.html</link> <comments>http://dhany.web.id/strategi-diversifikasi-dalam-seo.html#comments</comments> <pubDate>Mon, 21 Dec 2009 08:00:49 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[Manajemen]]></category> <category><![CDATA[diversifikasi]]></category> <category><![CDATA[mesin pencari]]></category> <category><![CDATA[planning]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=235</guid> <description><![CDATA[Search Engine Optimization (SEO) adalah proses untuk mengarahkan trafik pengunjung dari mesin pencari ke sebuah website. Proses ini tidak mungkin dimengerti kalau belum paham bagaimana cara kerja mesin pencari. Secara khusus, sebelum belajar SEO, kita harus mengerti dulu: Bagaimana mesin pencari membaca (meng-indeks) website Bagaimana mesin pencari memberi peringkat/ranking Kenapa mesin pencari mengubah algoritma pencarian <a href="http://dhany.web.id/strategi-diversifikasi-dalam-seo.html#more-235'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Search Engine Optimization (<strong>SEO</strong>) adalah proses untuk mengarahkan trafik pengunjung dari mesin pencari ke sebuah website. Proses ini tidak mungkin dimengerti kalau belum paham bagaimana cara kerja mesin pencari. Secara khusus, sebelum belajar SEO, kita harus mengerti dulu:</p><ul><li>Bagaimana mesin pencari membaca (meng-indeks) website</li><li>Bagaimana mesin pencari memberi peringkat/ranking</li><li>Kenapa mesin pencari mengubah algoritma pencarian</li><li>Bagaimana (dan kapan) mesin pencari mengubah algoritma</li></ul><p>Poin 1 dan 2 relatif mudah dipahami (poin 2 adalah alasan kenapa industri <em>SEO </em>berkembang). Ada banyak informasi salah, tapi selama anda punya sumber yang tepat, mempraktekkan sendiri dan belajar menyaring <a title="SEO dan bukan SEO" href="http://dhany.web.id/seo-dan-bukan-seo.html">yang perlu dan tidak</a>, anda akan punya gambaran tentang bagaimana mesin pencari memberi peringkat.</p><p>Poin 3 dan 4 memberi banyak kesulitan bagi SEO, terutama karena:<span id="more-235"></span></p><ul><li>Perubahan pada algoritma bisa membuat peringkat sebuah situs berubah, dan ada kemungkinan situs anda kehilangan peringkatnya yang sudah tinggi.</li><li>Tidak tahu kapan mesin pencari meng-update algoritmanya (setidaknya sampai anda melihat perubahan yang jelas atau seseorang di forum mulai membahasnya) berarti anda sebagai webmaster tidak akan pernah tahu kapan perubahan pada mesin pencari akan berefek negatif.</li></ul><p>Ketidakpastian pada mesin pencari, artinya bila trafik dari mesin pencari adalah satu-satunya sumber trafik website anda, dan website anda adalah satu-satunya sumber penghasilan, maka hidup anda tergantung pada kehendak Google.</p><p>Ini tentu saja menakutkan, dan ketakutan ini yang menyebabkan &#8216;kepanikan&#8217; yang sering (atau akan) anda lihat di berbagai forum SEO saat membahas tentang update mesin pencari.</p><p>&#8220;Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang&#8221;, jangan mengandalkan penghasilan dari satu sumber saja. Kalau trafik kunjungan situs anda sebagian besar berasal dari mesin pencari, lakukan <strong>diversifikasi</strong>; tingkatkan trafik dari forum dan situs lainnya, bangun juga sebuah readership. Kalau income utama anda dari AdSense, <em>diversifikasi </em>dalam bentuk lain seperti <a title="affiliate marketing" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Affiliate_marketing" target="_blank"><em>affiliate marketing</em></a>, membuat produk sendiri, dll.</p><p>Dan kalau semua penghasilan anda berasal dari dunia online, diversifikasikan lebih lanjut dengan penghasilan dari dunia offline.</p><p>Prinsip-prinsip <em>smart money-making</em> tetap berlaku, dan melampaui batasan-batasan offline / online. Sekali lagi:</p><p>JANGAN pertaruhkan semua modal (materil dan imateril) pada satu website, satu jenis trafik, dan satu sumber atau satu jenis penghasilan. <span style="text-decoration: underline;">Lakukan diversifikasi</span>.</p><p>Hal penting berikutnya yang harus dicatat adalah:</p><p>Kalau anda paham apa yang diinginkan mesin pencari, maka membuat rencana ke depan dan mengelola kampanye <span style="text-decoration: underline;">SEO</span> anda akan lebih mudah sehingga setiap &#8216;update&#8217; dapat menguntungkan ranking situs anda.</p><p>Coba pikir lagi &#8211; biasanya pada setiap update para webmaster sibuk mencari tahu apakah situs mereka kehilangan peringkat #1 nya atau tidak. Bagaimana kalau anda bisa membuat <a title="•SEO: Pentingnya Sistem dan Prioritas" href="http://dhany.web.id/seo-pentingnya-sistem-dan-prioritas.html">sebuah sistem</a> yang menguntungkan posisi situs anda, tidak peduli perubahan algoritma apa yang terjadi di Google atau Yahoo.</p><p>Hal tersebut yang akan menjadi tema utama seluruh <a title="Belajar SEO" href="http://dhany.web.id/panduan-seo">panduan SEO</a> ini, dan menjadi salah satu target utama yang telah saya putuskan untuk dicapai di blog ini.</p><p>Pantau terus dan jangan lupa <a title="subscribe dhany.web.id via email" rel="nofollow" href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=dhany&amp;loc=en_US" target="_blank">subscribe</a> biar tidak ketinggalan.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/strategi-diversifikasi-dalam-seo.html.pdf"> <span>Strategi Diversifikasi Dalam SEO</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/strategi-diversifikasi-dalam-seo.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>2</slash:comments> </item> <item><title>SEO: Pentingnya Sistem dan Prioritas</title><link>http://dhany.web.id/seo-pentingnya-sistem-dan-prioritas.html</link> <comments>http://dhany.web.id/seo-pentingnya-sistem-dan-prioritas.html#comments</comments> <pubDate>Fri, 18 Dec 2009 07:31:41 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[directory submission]]></category> <category><![CDATA[mesin pencari]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=230</guid> <description><![CDATA[Memiliki sebuah &#8216;sistem&#8216; untuk mencapai tujuan adalah langkah berikutnya untuk seseorang yang harus menyelesaikan suatu jenis proyek lebih dari satu kali. Contoh; web desainer yang harus menyelesaikan 10-20 situs setiap tahun punya sistem, programer yang bekerja pada proyek besar, patuh pada &#8216;sistem&#8216; kerja mereka, dll. Kalau anda belum punya sistem, sekarang saatnya memikirkan SEO sebagai <a href="http://dhany.web.id/seo-pentingnya-sistem-dan-prioritas.html#more-230'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Memiliki sebuah &#8216;<strong>sistem</strong>&#8216; untuk mencapai tujuan adalah langkah berikutnya untuk seseorang yang harus menyelesaikan suatu jenis proyek lebih dari satu kali. Contoh; web desainer yang harus menyelesaikan 10-20 situs setiap tahun punya sistem, programer yang bekerja pada proyek besar, patuh pada &#8216;<em>sistem</em>&#8216; kerja mereka, dll.</p><p>Kalau anda belum punya sistem, sekarang saatnya memikirkan <strong>SEO </strong>sebagai sebuah sistem aktivitas dan proses yang efektif untuk menghasilkan trafik terarah (targeted traffic) bagi website anda dari mesin pencari.</p><p>Suatu <span style="text-decoration: underline;">sistem </span>disebut efektif jika sistem tersebut dapat membantu anda memenuhi target setiap saat anda menjalani proyek yang serupa (bukan sama &#8211; karena tidak pernah ada proyek yang sama).<span id="more-230"></span></p><p>Dan seperti yang <a title="Pola Pikir SEO" href="http://dhany.web.id/pola-pikir-seo.html">dijelaskan sebelumnya</a>, fokus pada pekerjaan yang paling efektif dan tetap berlaku dalam jangka panjang, bukan yang paling mudah atau murah, atau paling cepat, atau yang dibilang oleh Google (dan mesin pencari lainnya).</p><p>Kerjakan apa yang berhasil saat ini dan nanti.</p><h2>Buat <em>Prioritas</em></h2><p>Kalau sudah punya <em>basic system</em> untuk melakukan berbagai aktivitas <em>SEO</em>, membuat <strong>prioritas </strong>dan menentukan tugas mana yang harus dikerjakan lebih dulu akan jadi lebih mudah.</p><p>Seperti halnya dalam kehidupan nyata, di SEO juga terdapat sejumlah aktivitas yang perlu sedikit waktu dan usaha tapi berdampak besar pada peringkat di mesin pencari. Ingat aturan 80-20 (<a title="Hukum Pareto" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pareto_principle" target="_blank">hukum Pareto</a>)? Hal ini juga berlaku di SEO, dan tentu ini membuat hidup kita sebagai SEOer jadi lebih mudah.</p><p>Tugas-tugas SEO yang paling penting butuh waktu sekitar 15-25% dari daur hidup proyek SEO, dan memberikan pengaruh sebesar 70-85% terhadap hasil. Misal:</p><ul><li>Mengoptimalkan tag Title pada blog anda cuma butuh waktu kurang dari 2 menit, tapi hasilnya sangat jelas pada bagaimana halaman-halaman blog tersebut tampil di mesin pencari.</li><li>Membayar listing direktori (directory submission) di Yahoo butuh waktu 5 menit, tapi tautan yang anda bayar tersebut lebih berharga daripada men-submit ke 100 direktori gratis yang sudah sekarat dibombardir spam.</li></ul><p>Tanyakan diri sendiri seberapa penting yang anda lakukan sebelum anda melakukannya, inilah yang menjadi <span style="text-decoration: underline;">dasar prioritas</span>. Jadikan &#8216;bertanya pada diri sendiri&#8217; ini sebagai kebiasaan, karena dengan begitu anda menghemat banyak waktu dan membuat anda lebih fokus pada hal-hal yang lebih penting dalam SEO.</p><h2>Peringkat BUKAN Segalanya!</h2><p>Pada kenyataannya, trafik yang melimpah (karena menempati halaman 1 atau posisi #1) dari hasil SEO tidak ada gunanya kalau anda tidak punya cara untuk memanfaatkan trafik tersebut. Ini fakta.</p><p>Kalau anda punya tujuan khusus untuk website tersebut, anda juga akan punya gambaran jelas tentang target audien dan apa yang seharusnya mereka lakukan (action) saat mereka mengunjungi website anda.</p><p>Mungkin saja <em>action </em>ini berupa pendaftaran (signup), penjualan, klik pada iklan, <em>Feed/RSS subscription</em>, dll.</p><p>Kalau situs anda tidak melakukan &#8216;tugasnya&#8217;, maka semua peringkat dan trafik yang didapat terbuang sia-sia.</p><p>Kesimpulannya; <strong>Search Engine Optimization (<span style="text-decoration: underline;">SEO</span>)</strong> adalah sesuatu yang hebat kalau berhasil, tapi anda juga harus tahu bagaimana memanfaatkan trafik tersebut sebaik mungkin.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/seo-pentingnya-sistem-dan-prioritas.html.pdf"> <span>SEO: Pentingnya Sistem dan Prioritas</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/seo-pentingnya-sistem-dan-prioritas.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> </item> <item><title>Pola Pikir SEO</title><link>http://dhany.web.id/pola-pikir-seo.html</link> <comments>http://dhany.web.id/pola-pikir-seo.html#comments</comments> <pubDate>Tue, 15 Dec 2009 06:35:13 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=191</guid> <description><![CDATA[Berpikir Jangka Panjang Search Engine Optimization bukanlah program &#8216;cepat kaya&#8217;, juga bukan aktivitas jangka pendek yang hanya memberi hasil sementara dengan resiko di-blacklist oleh mesin pencari. Artikel yang merupakan bagian dari seri belajar SEO ini tidak membahas etika ber-SEO, menurut saya (silakan saja berpikir lain) mesin pencari menyediakan layanan, adapun panduan dan kebijakan yang mereka <a href="http://dhany.web.id/pola-pikir-seo.html#more-191'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<h2>Berpikir Jangka Panjang</h2><p>Search Engine Optimization bukanlah program &#8216;cepat kaya&#8217;, juga bukan aktivitas jangka pendek yang hanya memberi hasil sementara dengan resiko di-<em>blacklist</em> oleh mesin pencari.</p><p>Artikel yang merupakan bagian dari seri <a href="http://dhany.web.id/panduan-seo">belajar SEO</a> ini tidak membahas etika ber-SEO, menurut saya (silakan saja berpikir lain) mesin pencari menyediakan layanan, adapun panduan dan kebijakan yang mereka keluarkan bukanlah &#8216;hukum&#8217; atau peraturan, tapi sekedar pernyataan umum (<em>general statement</em>).</p><p>General statement tersebut seringkali ambigu dan tidak memberi petunjuk jelas tentang apa yang harus dilakukan &#8216;pejuang SEO&#8217; agar kata kunci (keyword) incaran mereka mendapat ranking di SERP.</p><p>Meski begitu, mempertaruhkan website anda dengan <span id="more-191"></span>melakukan optimalisasi yang bertentangan dengan kebijakan mesin pencari dan bisa terdeteksi oleh mesin pencari adalah tindakan bodoh.</p><p>Ada banyak cara yang lebih baik untuk mendominasi <a title="Komponen SERP: Search Engine Result Page" href="http://dhany.web.id/komponen-serp-search-engine-results-page.html">SERP</a> tanpa  harus melakukan hal-hal yang bisa membuat situs anda ditendang oleh Google, Bing atau Yahoo.</p><p>Pola berpikir dalam SEO harus bersifat jangka panjang- kalau anda melakukan SEO untuk keuntungan jangka pendek, maka itu <a title="SEO dan bukan SEO" href="http://dhany.web.id/seo-dan-bukan-seo.html">bukan SEO</a>, tapi trik untuk mengeksploitasi kelemahan mesin pencari.</p><p>SEO adalah proses yang butuh waktu, sejumlah faktor yang digunakan untuk menentukan posisi di Google misalnya, menggunakan waktu sebagai elemen perhitungan.</p><p>Konsep seperti <em>link-aging</em>, <em>sandbox</em> (atau <em>trustbox</em>, tergantung perspektif anda), <em>quality filter</em>, dan <em>domain-aging</em> (jangan kuatir, konsep-konsep ini akan dijelaskan nanti) membuat situs anda tidak mungkin menjadi #1 dalam sekejap &#8211; setidaknya bukan di Google.</p><p>Untuk <a title="contoh kustomisasi strategi seo" href="http://dhany.web.id/contoh-kustomisasi-strategi-seo.html">contoh sebelumnya</a> (Situs A dan B):</p><ul><li>Site A akan menempati posisi #1 dalam 1 &#8211; 6 bulan, tergantung pada apa yang anda lakukan dan seberapa kuat situs yang saat ini menempati posisi #1.</li><li>Site B, butuh waktu 6 &#8211; 12 bulan untuk mencapai puncak, sekali lagi tergantung seberapa cepat anda bergerak dan keyword apa saja yang disasar.</li></ul><p>Pada dasarnya &#8211; SEO butuh waktu agar efektif, jadi apapun yang anda rencanakan, pastikan bahwa rencana tersebut bersifat jangka panjang dan perhitungkan konsekuensi jangka panjang dari tindakan anda.</p><h2>Punya Pikiran Sendiri</h2><p>Sering saya melihat pelaku SEO yang mengikuti apapun yang diajarkan &#8220;guru&#8221;, atau percaya apapun yang dikatakan Google seperti mempercayai kitab suci.</p><p>Tapi seperti apa yang saya bilang sebelumnya &#8211; ada banyak cara untuk melakukan SEO, dan tentu saja tidak ada &#8216;salah&#8217; atau &#8216;benar&#8217; dalam SEO. SEO adalah tentang strategi yang paling efektif dalam membuat situs anda berada di puncak halaman hasil pencarian (SERP), dan itulah yang harus menjadi fokus anda.</p><p>Percaya buta semua yang Google atau &#8216;guru SEO&#8217; bilang tidaklah baik. Anda harus mempertimbangkan opini pihak lain yang bertentangan, bandingkan dengan hasil yang anda dapatkan, dan kalau memungkinkan lakukan eksperimen anda sendiri.</p><p>Satu contoh, yaitu tentang tautan berbayar (<em>paid links</em>). Google secara jelas mengatakan bahwa <em>paid links</em> untuk tujuan mendapat ranking di mesin pencari tidak bisa ditolerir dan situs yang melakukannya akan kena penalti, namun di sisi lain <em>paid links </em>untuk tujuan traffic (iklan langsung) itu oke-oke aja. Ini menimbulkan perdebatan di dunia SEO; apakah tautan berbayar &#8220;benar atau salah&#8221;.</p><p>Jangan jadi budak Google atau orang lain yang mengajarkan anda tentang SEO &#8211; tidak ada satu formula yang mujarab untuk semua situasi dalam SEO, dan oleh karena itu tidak ada &#8216;benar&#8217; atau &#8216;salah&#8217;.</p><p>Namun ini juga bukan berarti anda harus bertentangan dengan Google. Anda cuma harus <span style="text-decoration: underline;">berpikiran terbuka</span> dan fokus pada apa yang terbukti berhasil dan dijamin bertahan untuk jangka panjang.</p><p>Jangan percaya begitu saja apapun yang dikatakan Google, atau para &#8220;dewa SEO&#8221;, atau saya. Perhatikan perkembangan dunia SEO, fokus, dan gali pengalaman anda sendiri.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/pola-pikir-seo.html.pdf"> <span>Pola Pikir SEO</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/pola-pikir-seo.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>8</slash:comments> </item> <item><title>Contoh Kustomisasi Strategi SEO</title><link>http://dhany.web.id/contoh-kustomisasi-strategi-seo.html</link> <comments>http://dhany.web.id/contoh-kustomisasi-strategi-seo.html#comments</comments> <pubDate>Sun, 13 Dec 2009 06:38:47 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[directory submission]]></category> <category><![CDATA[link building]]></category> <category><![CDATA[mesin pencari]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=167</guid> <description><![CDATA[Setiap website punya tujuan yang berbeda, tujuan ini yang akan menentukan jenis keyword apa yang ingin disasar, bagaimana komposisi audien-nya, seberapa ganas persaingannya, seberapa kuat modal dan waktu yang mampu anda keluarkan. Seperti yang sudah saya janjikan disini, pada artikel ini akan saya tampilkan contoh untuk meng-kustomisasi strategi SEO pada dua jenis proyek yang berbeda: <a href="http://dhany.web.id/contoh-kustomisasi-strategi-seo.html#more-167'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Setiap website punya tujuan yang berbeda, tujuan ini yang akan menentukan jenis keyword apa yang ingin disasar, bagaimana komposisi audien-nya, seberapa ganas persaingannya, seberapa kuat modal dan waktu yang mampu anda keluarkan.</p><p>Seperti yang sudah saya janjikan <a href="http://dhany.web.id/sesuaikan-strategi-seo.html">disini</a>, pada artikel ini akan saya tampilkan contoh untuk meng-<em>kustomisasi strategi SEO</em> pada dua jenis proyek yang berbeda:</p><p><strong>Situs A</strong> adalah situs informasi (bukan situs produk) yang fokus pada niche tertentu. Sifat ini menentukan kata kunci/keyword yang hendak &#8220;ditembak&#8221;. Kata-kata kunci tersebut (begitu juga dengan target niche-nya) memiliki tingkat persaingan rendah, sehingga dibutuhkan sedikit saja kerja, waktu, dan biaya yang perlu dikeluarkan agar Situs A ini mendapat posisi #1 untuk target keyword-nya. Kemudian, ditentukan bahwa Situs A ini akan sangat mengandalkan traffic dari mesin pencari.</p><p>Dengan informasi ini, ada dua alternatif solusi &#8211; pertama<span id="more-167"></span>, anda bisa <span style="text-decoration: underline;">menekan biaya</span> dengan melakukan SEO &#8216;gratis&#8217; dan tidak perlu mengeluarkan ongkos untuk membayar tautan dan <em>directory submission</em>. Atau, anda bisa <span style="text-decoration: underline;">menghemat waktu</span> dengan membayar beberapa direktori dengan otoritas tinggi untuk menempatkan tautan agar hasilnya cepat terasa di mesin pencari.</p><p>Contoh lain:</p><p><strong>Situs B</strong> adalah website korporat sebuah perusahaan yang sedang berkembang pesat dalam industri yang cukup kompetitif secara offline, tapi persaingan di dunia online-nya belum terlalu sengit. Sebagian kata kunci yang lazim digunakan dalam industri ini memiliki tingkat kompetisi rendah sampai menengah (nanti akan kita bahas juga apa sebetulnya arti &#8216;kompetisi&#8217; ini dan bagaimana anda bisa menentukan situs-situs yang paling kuat persaingannya).</p><p>Kemudian diketahui bahwa mesin pencari hanya salah satu aspek dalam strategi <em>online marketing</em> perusahaan tersebut. Tujuan utama situs ini adalah untuk menekankan keunggulan layanan dan produk mereka, dan menyasar sejumlah kata kunci utama (punya level kompetisi yang tinggi).</p><p>Berdasarkan informasi ini, anda tahu bahwa untuk mendapat posisi #1 perusahaan harus menginvestasikan waktu dan uang. Membayar directory submission menjadi wajib, begitu pula membeli tautan. Sebagian dari kata kunci tersebut juga perlu upaya <em>link building</em> terpadu dan terkoordinasi serta biasanya perlu waktu cukup lama sebelum hasilnya terlihat di halaman pertama (bukan/belum posisi #1) SERP.</p><p>Dalam kasus ini, strategi SEO anda juga akan tergantung pada seberapa luwes kebebasan yang dimiliki untuk mengeluarkan uang dan melakukan perubahan pada situs &#8211; anda mungkin diminta dulu contoh hasil terdahulu sebelum proposal anggaran disetujui dan dana yang dibutuhkan cair. Selain itu, melakukan perubahan pada situs korporat biasanya tidak terlalu mudah karena hambatan-hambatan birokratis dan non-teknis lainnya.</p><p>Tentu saja, apapun jenis proyeknya, anda harus memutuskan sendiri kostumisasi strategi SEO yang harus dibuat, saya bisa menunjukkan cara dan alat bantunya, tapi andalah yang harus membuat keputusan.</p><p>Namun jangan khawatir, jika berpegang pada panduan yang dijelaskan nanti, anda tidak akan menemukan masalah berarti. Tidak sabar? Silakan cek artikel-<a title="Belajar SEO" href="http://dhany.web.id/panduan-seo">artikel Panduan SEO</a> selengkapnya.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/contoh-kustomisasi-strategi-seo.html.pdf"> <span>Contoh Kustomisasi Strategi SEO</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/contoh-kustomisasi-strategi-seo.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>10</slash:comments> </item> <item><title>Sesuaikan Strategi SEO</title><link>http://dhany.web.id/sesuaikan-strategi-seo.html</link> <comments>http://dhany.web.id/sesuaikan-strategi-seo.html#comments</comments> <pubDate>Thu, 10 Dec 2009 15:48:58 +0000</pubDate> <dc:creator>Dhany</dc:creator> <category><![CDATA[Belajar SEO]]></category> <category><![CDATA[mesin pencari]]></category> <category><![CDATA[seo]]></category> <category><![CDATA[strategi seo]]></category><guid isPermaLink="false">http://dhany.web.id/?p=110</guid> <description><![CDATA[Memahami Cara Kerja Mesin Pencari Logis saja kalau anda ingin menempati posisi #1 untuk kata kunci yang dipilih, konsekuensinya anda harus memahami bagaimana cara kerja mesin pencari. Artinya, anda tidak hanya harus tahu faktor apa saja yang digunakan search engine untuk memberi peringkat pada sebuah website, anda juga harus tahu bagaimana mesin pencari membaca halaman <a href="http://dhany.web.id/sesuaikan-strategi-seo.html#more-110'" class="more-link">more pictures... »</a>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<h2>Memahami Cara Kerja Mesin Pencari</h2><p>Logis saja kalau anda ingin menempati posisi #1 untuk kata kunci yang dipilih, konsekuensinya anda harus memahami bagaimana cara kerja <strong>mesin pencari</strong>. Artinya, anda tidak hanya harus tahu faktor apa saja yang digunakan search engine untuk memberi peringkat pada sebuah website, anda juga harus tahu bagaimana mesin pencari membaca halaman situs dan menyusun indeks (topik ini akan saya bahas nanti).</p><p>Dalam beberapa tahun terakhir ini <em>mesin pencari</em> sudah banyak mengalami perubahan, dan masih terus memperbarui algoritmanya secara berkala. Jadi pada saat mempelajari bagaimana cara kerja mesin pencari, harus dipahami hal-hal berikut:<span id="more-110"></span></p><ul><li>Paham tujuan apa yang hendak dicapai oleh mesin pencari</li><li>Bagaimana anda bisa mengetahui perubahan dalam algoritma mesin pencari</li><li>Bagaimana memperbarui pengetahuan anda atas berbagai perkembangan di dunia mesin pencarian (salah satunya dengan <a rel="nofollow" href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=dhany&amp;loc=en_US" target="_blank">memantau blog ini</a> <img src='http://dhany.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</li></ul><p>Kunci penting dari strategi <strong>SEO </strong>anda adalah mendapat pengetahuan terkini tentang perkembangan di dunia SEO, terutama tentang berbagai perubahan pada <span style="text-decoration: underline;">mesin pencari</span>.</p><h2>Sesuaikan Strategi SEO Anda</h2><p>Hal terpenting tentang <em>SEO </em>adalah bahwa tidak ada satu formula standar yang berlaku untuk semua. Setiap proyek website perlu penyesuaian yang berbeda dan tepat.</p><p>Tentu saja satu formula yang mungkin sudah anda ketahui akan memberikan hasil, namun hasil tersebut tidak akan seefektif rencana yang khusus dibuat untuk kebutuhan proyek tertentu. Walaupun prinsip umumnya tetap sama dan bisa diterapkan pada semua proyek website ada perbedaan pada komponen analisis, kesimpulan, dan langkah selanjutnya sebagai hasil dari kesimpulan tersebut.</p><p>Putuskan apa yang harus anda fokuskan, lakukan analisa kompetitif, dan evaluasi seberapa sulit atau mudahnya website anda mencapai peringkat untuk kata kunci tertentu.</p><p>Setiap website punya tujuan yang berbeda, tujuan ini yang akan menentukan jenis keyword apa yang ingin anda sasar, bagaimana komposisi audien-nya, seberapa ganas persaingannya, seberapa kuat modal dan waktu yang mampu anda keluarkan.</p><p>Pada artikel berikutnya akan saya berikan contoh bagaimana anda menyesuaikan proses <span style="text-decoration: underline;">SEO</span> pada dua jenis proyek yang berbeda. Silakan <a rel="nofollow" href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=dhany&amp;loc=en_US" target="_blank">subscribe</a> biar tidak ketinggalan.</p><div id="br_pdf_link"> <a href="http://dhany.web.id/sesuaikan-strategi-seo.html.pdf"> <span>Sesuaikan Strategi SEO</span> </a></div>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://dhany.web.id/sesuaikan-strategi-seo.html/feed</wfw:commentRss> <slash:comments>3</slash:comments> </item> </channel> </rss>
<!-- Dynamic page generated in 1.921 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-02-05 18:25:39 -->

