Evaluasi Kata Kunci (2) – Memperkirakan Demand dan Relevansi

Kita lanjutkan topik belajar SEO kali ini, masih tentang evaluasi kata kunci. Kalau sebelumnya kita mengevaluasi kata kunci berdasarkan persaingan/kompetisi, maka kali ini kita mengevaluasi nilai sebuah kata kunci berdasarkan permintaan dan relevansinya.

Estimasi Permintaan (Demand)

Walaupun ada beberapa cara untuk memperkirakan permintaan, masalah utamanya adalah ketidaktersediaan data yang akurat. Semua mesin pencari nampaknya tidak terlalu terbuka dalam menyediakan data ini. Jadi kita mengandalkan alat bantu keyword research seperti Market Samurai untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas.

Cara paling gampang yang saya gunakan adalah menggunakan Market Samurai dan melihat kolom ‘Searches’ untuk mendapat estimasi kasar tentang pencarian yang dilakukan di Google untuk kata kunci tertentu dalam satu hari (data ini diekstraksi dari data pencarian bulanan yang disediakan oleh Google).

market-samurai-pencarian-harian
Data pencarian kata kunci tertentu yang dilakukan di Google dengan menggunakan Market Samurai

Sekali lagi ingat, bahwa data popularitas pencarian atau demand ini hanya perkiraan saja, bukan angka pasti dan bisa berubah setiap bulannya serta tidak bisa dipastikan akurasinya. Memang bukan cara yang sempurna (seandainya ada), tapi data ini cukup memadai untuk kebutuhan kita.

Estimasi Relevansi

Saya pernah menulis tentang menentukan tujuan dan kegunaan situs yang dibuat. Dalam analisis kata kunci, anda harus membandingkan setiap kata kunci yang terpilih dan memutuskan apakah kata kunci tersebut relevan dengan tujuan dan kegunaan situs web anda.

Kenapa harus menilai relevansi?

Untuk menetapkan hubungan langsung antara apa yang dicari pengguna dengan apa yang disediakan oleh situs web. Kalau anda mengincar kata kunci yang salah dan pencari tentang “home theater systems” datang ke situs anda yang berisi tentang “contemporary theater”, ini menjadi masalah.

Bukan saja anda sudah mengeluarkan waktu dan energi (dan mungkin uang) dalam rangka agar situs/halaman web anda mendapat posisi di mesin pencari untuk istilah tidak sesuai dengan materi situs, juga traffic kunjungan yang didapat tidak akan ter-konversi menjadi pelanggan karena kurangnya relevansi antara konten situs dengan kata kunci yang digunakan untuk mencari oleh user.

Relevansi sama pentingnya dengan mengetahui tingkat popularitas pencarian dan persaingan untuk sebuah kata kunci.

Dengan skala 5 tingkat yang kita gunakan pada artikel sebelumnya, kita bisa menilai relevansi sebuah kata kunci dengan tujuan dan manfaat situs kita.

Kita gunakan lagi contoh WordPress, misalkan kata kunci “wordpress theme designer” memiliki peringkat 5 – sangat tinggi – pada skala relevansi. Terbalik dengan keyword “wordpress forums” dengan peringkat 1 – tidak relevan dengan apa yang ditawarkan situs web kita dan akan menghasilkan audien yang tidak tepat.

Seiring waktu, nama anda (atau nama perusahaan/website anda) juga bisa dianggap sebagai kata kunci dengan rating 5 – dengan semakin populernya situs web anda, akan semakin banyak orang yang mengetikkan nama anda di mesin pencari. Hal yang sama juga berlaku untuk produk apapun yang dipromosikan.

Evaluasi Kata Kunci

Setelah anda memiliki daftar kata kunci yang terkait dengan niche dan kebiasaan pencarian audien, langkah selanjutnya adalah menemukan kata kunci mana saja yang paling bernilai dari daftar tersebut.

Tidak ada cara yang benar-benar pasti untuk mengevaluasi nilai suatu kata kunci, meski demikian metode/kriteria yang dipaparkan berikut ini bisa digunakan untuk niche atau audien manapun, sekaligus memberi ruang untuk kustomisasi seandainya ada faktor-faktor pembatas lain yang tidak disebutkan di sini.

Ada 3 faktor utama yang bisa digunakan untuk menilai kata kunci: Lanjutkan membaca “Evaluasi Kata Kunci”