Google Buzz Social Media Baru

Google Buzz resmi diluncurkan, layanan jejaring sosial baru ini akan meramaikan persaingan social mediayang saat ini didominasi Facebook dan Twitter. Google Buzz merupakan perluasan (yang sangat luas) dari Gmail.

Fitur-fitur utamanya antara lain:

  • Auto following
  • Pengalaman berbagi yang cepat (khas Google) dan “penuh warna”
  • Public & private sharing
  • Terintegrasi dengan inbox

Artikel ini sementara masih teks dulu. Screenshot belum sempat di-take.

  • Pada saat anda login ke Gmail anda akan disuguhi splash page yang memperkenalkan Google Buzz.
  • Kemudian di bawah tab Inbox ada tab baru berjudul ‘Buzz’
  • Tab Buzz tersebut memuat tautan ke berbagai situs dan konten web. Picassa, Twitter, Flickr, dan situs lainnya sudah ada di situ.
  • Thumbnail akan ditampilkan apabila ada tautan pada email yang menaut ke foto-foto di Picassa dan Flickr.
  • Shortcut kibor sama seperti pada Gmail dan cukup intuitif. Misal saat anda menekan tombol “R” maka fungsi komentar/reply akan diaktifkan.
  • Terdapat seting publik dan privat untuk setiap buzz. Anda bisa mengirim update ke grup kontak tertentu. Sangat mirip dengan friend list di Facebook.
  • Google berusaha agar anda tidak ketinggalan diskusi. Email akan dikirim saat ada update, email ini berisi buzz yang anda buat dan semua komentar serta gambar yang terkait.

Update komentar secara real-time

  • Mendukung @replies ala Twitter. Kalau anda mengirim @reply ke seseorang, maka orang tersebut akan menerima buzz di inbox-nya.
  • Adanya fitur ‘recommended‘ yang akan menampilkan buzz dari orang yang tidak anda “follow” kalau teman anda mengomentari atau berbagi buzz orang yang tidak anda follow ini. Anda bisa me-non aktifkan atau merubah setting-nya.
  • Google menggunakan algoritma untuk menyaring percakapan yang bersifat spam.

Aspek Mobile

  • Google Buzz dapat diakses pada perangkat mobile melalui situs Google Mobile, Buzz.Google.com (iPhone dan Android) dan via Google Mobile Maps.
  • Buzz bisa mengetahui posisi anda, bahkan mengetahui gedung tempat anda berada.
  • Buzz memiliki fitur pengenalan suara (voice recognition) dan mem-posting secara realtime.
  • Buzz anda dapat ditandai dengan geotag.
  • Pada tampilan mobile anda bisa meng-klik ‘nearby‘ dan melihat apa yang sedang dibahas orang-orang yang posisinya dekat dengan anda.
  • Anda bisa menumpangkan Google Maps pada Buzz. Anda juga bisa menghubungkan gambar dengan buzz pada Google Maps.
  • Conversation bubble akan muncul pada Google Maps anda. Bubbles ini adalah posting buzz yang sudah diberi geotag, yang menunjukkan apa yang sedang dibicarakan orang-orang di sekitar anda.

Dari filosofi yang digunakan, Google nampaknya ingin menjadi panutan dalam menciptakan social environment yang transparan dan mengacu pada open standards. Akankah berhasil? Masih terlalu dini untuk menilainya.

Tinggalkan Balasan