Google Caffeine: Pengaruhnya Terhadap Ranking

Google Caffeine adalah nama algoritma Google yang baru dan akan segera online setelah libur akhir tahun ini. Kelihatannya Google Caffeine ini lebih dari sekedar update biasa dari Google.

Kemungkinan besar “candu” ini bersifat major upgrade dari sistem perhitungan yang Google gunakan untuk memberi peringkat/ranking pada sebuah halaman situs.

Apa saja yang berubah?

Ini tetap rahasia. :) Meski begitu indeks yang baru sudah tampil di beberapa test server (data center). Faktor-faktor berikut kelihatannya berperan besar pada sistem indexing Google yang baru:

  • Loading time – kalau website anda ‘lemot’, tidak akan mendapat ranking tinggi di Google.
  • Broken links – kalau website anda banyak menaut ke halaman atau situs yang tidak bisa dibuka, akan berpengaruh negatif pada posisi website di Google SERP (search engine result page).
  • ‘Salah gaul’ – Pada algoritma yang sekarangpun menaut ke situs spammer yang sudah dikenal dan sebaliknya, mendapat banyak tautan dari website spam berpengaruh buruk. Efek negatifnya akan semakin besar pada Google Caffeine.
  • Kualitas website secara menyeluruh – algoritma yang baru ini akan lebih ‘meneliti’ kualitas keseluruhan sebuah website. Memiliki hanya satu atau dua faktor ranking yang baik tidak cukup lagi.

Website perlu konten yang dioptimasi, desain yang baik dengan navigasi yang jelas, inbound link yang berkualitas, bounce rate rendah, dsb. Peran social bookmark juga sepertinya akan meningkat pada algoritma Caffeine ini.

Kemudian faktor-faktor seperti usia situs, riwayat masa lalunya, authority, dll masih menjadi faktor penting pada indeks Google yang baru.

Bagaimana menyesuaikan website terhadap indeks Google Caffeine?

Meskipun Google Caffeine ini belum diluncurkan secara resmi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan peluang mendapat ranking yang bagus pada indeks baru:

  • Hapus semua elemen spam dari situs. Apapun yang bisa dianggap sebagai spam, cepat atau lambat bisa dan akan berdampak buruk pada situs anda. Contohnya teks dengan warna yang mirip dengan latar belakang, cloaking, dan automated linking.
  • Periksa desain dan navigasi website. Situs anda harus memiliki look & feel yang profesional. Navigasi yang tidak menyesatkan dan harus mudah dijelajah oleh mesin pencari.
  • Mendapat tautan dari situs social bookmarking. Pada algoritma sekarang saja social bookmarking sudah diperhitungkan. Pada Google Caffeine perannya akan semakin besar.
  • Periksa lagi berbagai link/tautan pada situs anda. Jangan pernah menaut ke situs yang kelihatan seperti spam (karena kemungkinan besar memang spammer). Lebih baik fokus pada sedikit situs dengan kualitas baik daripada mendapat link sebanyak mungkin (kuantitas).

Google Caffeine akan segera dirilis. Kalau anda mengikuti tips di atas, website anda akan memiliki posisi yang bagus saat indeks Google yang baru tersebut aktif.

Tinggalkan Balasan